News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misi Akhiri Penantian 24 Tahun, Ambisi Montella Bawa Turki Ulangi Sejarah Piala Dunia 2002 Lewat Duel Krusial Kontra Rumania

Pelatih Timnas Turki, Vincenzo Montella, menatap masa depan dengan optimisme tinggi. Ia percaya skuad asuhannya bisa kembali tampil di ajang Piala Dunia 2026.
Minggu, 4 Januari 2026 - 21:08 WIB
Para pemain timnas Turki merayakan kelolosan mereka ke babak knock-out Euro 2024
Sumber :
  • AFP/CHRISTOPHE SIMON

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih tim nasional Turki, Vincenzo Montella, menatap masa depan dengan optimisme tinggi. Pelatih asal Italia itu percaya skuad asuhannya memiliki kapasitas untuk kembali tampil di panggung Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Keyakinan tersebut datang seiring peluang Turki yang masih terbuka lebar melalui jalur playoff zona Eropa. Montella memastikan timnya siap tampil habis-habisan demi mewujudkan mimpi tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turki dijadwalkan menghadapi Rumania pada laga semifinal playoff yang akan digelar pada 27 Maret 2026. Laga tersebut dipandang Montella sebagai ujian awal yang harus dilalui dengan mentalitas final.

“Kami percaya pada diri kami sendiri dan target kami tetap lolos ke Piala Dunia,” ujar Montella, seperti dikutip dari laman resmi FIFA. Ia menegaskan kepercayaan diri menjadi fondasi utama dalam menghadapi tekanan di fase krusial tersebut.

Dalam peta persaingan playoff zona Eropa, Turki berada di Path C. Jika mampu menyingkirkan Rumania, mereka masih harus melakoni satu laga penentuan lainnya di partai final.

Pada laga pamungkas, Turki akan berhadapan dengan pemenang duel antara Slovakia dan Kosovo. Hanya satu kemenangan lagi yang akan memisahkan mereka dari tiket ke Piala Dunia 2026.

“Kami memiliki dua laga final di depan mata dan kami akan menjalaninya selangkah demi selangkah,” kata Montella. Ia menekankan pentingnya fokus penuh di setiap pertandingan tanpa terbebani bayangan hasil akhir.

Jika berhasil melewati rintangan playoff, Turki akan tergabung di Grup D Piala Dunia 2026. Mereka akan bersaing dengan tuan rumah Amerika Serikat, serta Paraguay dan Australia.

Peluang ini menjadi sangat berarti bagi Turki, yang sudah lama absen dari panggung Piala Dunia. Terakhir kali mereka tampil di turnamen tersebut terjadi pada edisi 2002, atau 24 tahun silam.

Kenangan Piala Dunia 2002 masih lekat dalam ingatan publik sepak bola Turki. Saat itu, mereka tampil mengejutkan dengan melangkah hingga semifinal sebelum dihentikan Brasil.

Meski gagal melaju ke final, Turki menutup turnamen dengan catatan manis. Mereka sukses menaklukkan Korea Selatan dalam laga perebutan tempat ketiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik sepanjang sejarah sepak bola Turki di Piala Dunia. Kini, di bawah arahan Montella, harapan untuk mengulang bahkan melampaui sejarah itu kembali tumbuh.

Playoff Maret 2026 pun menjadi momen krusial yang bisa menentukan arah masa depan timnas Turki. Dengan keyakinan, kerja keras, dan disiplin, Montella percaya peluang itu masih sangat terbuka.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT