News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancam Walkout di Tengah Pertandingan, CAF Pertimbangkan Hukuman untuk Pelatih dan Pemain Senegal

Aksi protes Timnas Senegal itu dipicu oleh keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Maroko usai meninjau tayangan VAR, hanya beberapa saat setelah gol Senegal dianulir.
Senin, 19 Januari 2026 - 20:19 WIB
Ancam Walkout di Tengah Pertandingan, CAF Pertimbangkan Hukuman untuk Pelatih dan Pemain Senegal
Sumber :
  • REUTERS/Siphiwe Sibeko

Jakarta, tvOnenews.com - Senegal terancam sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Aafrika (CAF) setelah melakukan aksi kontroversial dengan mengancam akan meninggalkan lapangan alias walk out di tengah pertandingan final Piala Afrika 2025 melawan tuan rumah Maroko, Senin (19/1/2026) malam WIB.

Insiden tersebut terjadi pada menit-menit akhir laga dan sempat menghentikan pertandingan selama lebih dari seperempat jam. Aksi protes itu dipicu oleh keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Maroko usai meninjau tayangan VAR, hanya beberapa saat setelah gol Senegal dianulir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian bermula pada menit kedelapan masa injury time. Wasit menunjuk titik putih untuk Maroko, keputusan yang langsung memicu kemarahan kubu Senegal. Pelatih kepala Senegal, Pape Thiaw, bahkan memimpin para pemainnya keluar lapangan sebagai bentuk protes terbuka terhadap keputusan pengadil pertandingan.

Akibat aksi tersebut, laga final sempat tertunda selama sekitar 16 menit sebelum akhirnya dilanjutkan kembali. Penalti Maroko yang dieksekusi Brahim Diaz gagal berbuah gol, dan Senegal justru memastikan kemenangan lewat gol spektakuler Pape Gueye di babak perpanjangan waktu.

Meski keluar sebagai juara, selebrasi Senegal terancam ternodai oleh potensi hukuman disipliner. CAF secara tegas mengecam perilaku tersebut dan memastikan tengah melakukan investigasi.

“CAF mengecam keras perilaku tidak dapat diterima dari sejumlah pemain dan ofisial selama final TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations Maroko 2025 antara Maroko dan Senegal di Rabat tadi malam,” tulis CAF dalam pernyataan resminya dikuti dari laman Independent, Senin (19/1/2026).

“CAF dengan tegas menentang segala bentuk perilaku tidak pantas yang terjadi selama pertandingan, terutama yang menargetkan perangkat pertandingan atau penyelenggara. Seluruh rekaman sedang ditinjau dan kasus ini akan dirujuk ke badan terkait untuk tindakan yang sesuai terhadap pihak-pihak yang terbukti bersalah," tutup pernyaataan CAF.

Di tengah kontroversi tersebut, bintang Senegal Sadio Mane terlihat enggan terlibat dalam aksi walkout. Mantan pemain Liverpool itu bahkan menyatakan bahwa meninggalkan pertandingan adalah keputusan yang keliru dan bisa mencoreng citra sepak bola Afrika.

“Ini akan menjadi sesuatu yang memalukan dan menyedihkan jika pertandingan berakhir seperti itu,” ujar Sadio Mane usai laga.

“Bayangkan jika kami masuk ke ruang ganti dan pertandingan berhenti begitu saja. Itu akan memberi citra negatif terhadap sepak bola kami. Afrika hari ini tidak pantas mendapatkan hal seperti itu," katanya.

Mane juga menegaskan bahwa sepak bola Afrika telah berkembang pesat dan kini menjadi sorotan dunia.

“Sepak bola Afrika sudah berkembang luar biasa dan diikuti oleh seluruh dunia. Saya melakukan apa yang menurut saya benar. Akan gila jika tidak melanjutkan pertandingan hanya karena penalti diberikan. Saya lebih baik kalah daripada melihat hal seperti ini merusak sepak bola kami,” tegasnya.

Sementara itu, Pelatih Senegal Pape Thiaw akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya. Dalam wawancara dengan beIN Sports, Thiaw mengakui bahwa keputusannya dipengaruhi emosi sesaat.

“Setelah saya renungkan, saya meminta para pemain kembali ke lapangan. Dalam situasi panas, reaksi seperti itu bisa terjadi,” ujar Thiaw.

“Kami menerima kesalahan wasit. Seharusnya kami tidak melakukan itu, tetapi semuanya sudah terjadi dan kami menyampaikan permohonan maaf kepada dunia sepak bola," kata sang pelatih. 

Namun, pelatih Maroko Walid Regragui justru melontarkan kritik keras terhadap Thiaw. Ia menilai aksi tersebut mencoreng wajah sepak bola Afrika di mata dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gambaran yang kami tampilkan tentang Afrika sangat memalukan. Seorang pelatih yang menyuruh pemainnya meninggalkan lapangan tidak menghormati sepak bola Afrika,” kata Regragui.

“Apa yang dilakukan Pape tidak mencerminkan kelas. Kami menghentikan pertandingan di mata dunia selama 10 menit,” kata Regragui. (hfp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apa Itu Tendangan Panenka yang Dilesatkan Brahim Diaz dan Jadi Petaka untuk Maroko di Final AFCON 2025?

Apa Itu Tendangan Panenka yang Dilesatkan Brahim Diaz dan Jadi Petaka untuk Maroko di Final AFCON 2025?

Brahim Diaz mencoba untuk melakukan teknik ikonik panenka di Final AFCON 2025. Sayangnya, teknik itu justru jadi petaka bagi Timnas Maroko dalam pertandingan tersebut.
Sering Kehilangan Barang Bukan Berarti Dicuri, Amalkan Doa Berikut Agar Segera Ditemukan Kembali

Sering Kehilangan Barang Bukan Berarti Dicuri, Amalkan Doa Berikut Agar Segera Ditemukan Kembali

Kadang seseorang mengalami kehilangan barang berharga, dan meski telah berusaha mencarinya, barang tersebut belum juga ditemukan. Amalkan doa ini sambil ikhtiar
Wali Kota Madiun Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT: Saya Tidak Pernah Lelah Membangun Kota Madiun

Wali Kota Madiun Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT: Saya Tidak Pernah Lelah Membangun Kota Madiun

Wali Kota Madiun, Maidi tiba di Gedung Merah Putih setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Madiun, Jawa Tengah, pada Senin (19/1/2026).
Kisah Sunyi Generasi Sandwich Dilema Anak Merawat Orang Tua di Usia Senja: Keluarga Yang Tak Dirinduka

Kisah Sunyi Generasi Sandwich Dilema Anak Merawat Orang Tua di Usia Senja: Keluarga Yang Tak Dirinduka

Di tengah maraknya tontonan keluarga yang cenderung ringan, Keluarga Yang Tak Dirindukan justru memilih jalur yang lebih sunyi dan menyentil.  Relasi orang tua
Mengapa Rasulullah SAW Anjurkan Perbanyak Puasa Sunnah di Bulan Syaban? Begini Penjelasan dari Ulama

Mengapa Rasulullah SAW Anjurkan Perbanyak Puasa Sunnah di Bulan Syaban? Begini Penjelasan dari Ulama

Sebentar lagi akan memasuki bulan Syaban, bulan ini memiliki banyak keutamaan yang bisa didapatkan umat muslim terutama mengerjakan puasa sunnah, ini alasannya
Soal Temuan 137 Ton Sampah di Pesisir Muara Baru, Gubernur Pramono: Perilaku Buang Sampah di Sungai Harus Dihilangkan

Soal Temuan 137 Ton Sampah di Pesisir Muara Baru, Gubernur Pramono: Perilaku Buang Sampah di Sungai Harus Dihilangkan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh warga ibu kota untuk segera mengakhiri kebiasaan membuang sampah ke aliran sungai. 
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 putri usai seri Medan, di mana Gresik Phonska berhasil menguasai puncak sedangkan Jakarta Livin Mandiri jadi juru kunci usai babak belur di awal musim.
Bupati Pati Sudewo Disebut Diperiksa KPK, Isu OTT Jual Beli Jabatan Perangkat Desa Jadi Sorotan

Bupati Pati Sudewo Disebut Diperiksa KPK, Isu OTT Jual Beli Jabatan Perangkat Desa Jadi Sorotan

Bupati Sudewo dan Camat Jaken diisukan terseret dugaan tindak pidana korupsi berupa jual beli jabatan, dengan titik berat pada proses pengisian perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati. 
Cerita Detik-detik Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK

Cerita Detik-detik Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK

Beredar kabar terkait cerita detik-detik Bupati Pati, Sudewo kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang digelar di Pati, Jawa Tengah, pada Senin (19/1/2026).
Bupati Pati Sudewo Sempat Gagal Digulingkan dan Dijerat, Kini Terciduk OTT KPK Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan

Bupati Pati Sudewo Sempat Gagal Digulingkan dan Dijerat, Kini Terciduk OTT KPK Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan

Bupati Pati Sudewo kini kembali menjadi sorotan setelah terkonfirmasi bahwa menjadi salah satu pihak yang diciduk oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Pati, Jawa Tengah.
Firasat Ayah Rylan Henry Pribadi, Lakukan Hal Ini Berdua Sebelum Sang Anak Meninggal Dunia

Firasat Ayah Rylan Henry Pribadi, Lakukan Hal Ini Berdua Sebelum Sang Anak Meninggal Dunia

Seolah telah menjadi sebuah firasat, Rylan Henry Pribadi sempat menghabiskan momen berdua dengan sang ayah, Reza Pribadi.
Bupati Pati Kena OTT KPK, Ini Sepak Terjang Sudewo di Dunia Politik

Bupati Pati Kena OTT KPK, Ini Sepak Terjang Sudewo di Dunia Politik

Bupati Pati, Sudewo kena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, pada Seni (19/1/2026). Sontak, kabar ini begitu menyedot perhatian publik hingga menuai komentar
Ramalan Zodiak Besok, 20 Januari 2026: Prediksi Lengkap soal Karier, Keuangan, dan Cinta

Ramalan Zodiak Besok, 20 Januari 2026: Prediksi Lengkap soal Karier, Keuangan, dan Cinta

Simak ramalan zodiak besok, 20 Januari 2026, untuk semua zodiak. Prediksi lengkap seputar karier, keuangan, dan asmara yang bisa jadi panduan menjalani hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT