GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Larangan FIFA Terancam Dicabut, Rodrigo Holgado Selangkah Lagi Gabung JDT?

Karier penyerang tim nasional Malaysia, Rodrigo Holgado, berada di titik krusial. Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) dilaporkan akan mempertimbangkan pencabutan sanksi larangan bermain selama 12 bulan yang sebelumnya dijatuhkan FIFA kepada sang pemain.
Selasa, 20 Januari 2026 - 21:49 WIB
Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado
Sumber :
  • FAM- Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Karier penyerang tim nasional Malaysia, Rodrigo Holgado, berada di titik krusial. Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) dilaporkan akan mempertimbangkan pencabutan sanksi larangan bermain selama 12 bulan yang sebelumnya dijatuhkan FIFA kepada sang pemain.

Rodrigo Holgado terseret dalam skandal naturalisasi pemain tim nasional Malaysia yang mencuat pada 2025. FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain selama satu tahun kepada tujuh pemain keturunan, termasuk Holgado, karena dugaan pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi dan saat memperkuat tim nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila banding tersebut dikabulkan, striker berusia 30 tahun itu berpeluang kembali melanjutkan karier profesionalnya dalam waktu dekat. Johor Darul Ta’zim (JDT) disebut-sebut menjadi klub yang paling berpeluang merekrut Holgado jika larangan tersebut dicabut.

Jurnalis sepak bola Amerika Selatan, Maestro Pichanguero, menyebutkan bahwa Holgado dan pihak perwakilannya bersikap optimistis setelah Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mengajukan banding ke CAS.

“Saya menerima konfirmasi dari sumber yang dekat dengan Holgado bahwa FAM telah membawa kasus ini ke CAS. Minggu depan mereka mungkin akan mencabut larangan 12 bulan yang dijatuhkan FIFA pada September 2025,” tulis Pichanguero melalui media sosial.

Selain Holgado, FIFA juga menjatuhkan sanksi kepada Gabriel Palmero, Facundo Garces, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Ketujuh pemain tersebut dikenai denda serta skorsing satu tahun, yang berdampak besar terhadap kelanjutan karier mereka.

Pihak terdekat Holgado menilai bahwa kesalahan dalam kasus ini lebih disebabkan oleh persoalan administratif.

“Orang-orang di sekitar Holgado percaya bahwa kesalahan terletak pada FAM, bukan pada pemain,” ujar Pichanguero. Aspek inilah yang menjadi salah satu poin utama dalam proses banding di CAS.

Meski tengah menjalani sanksi, Holgado menepis spekulasi mengenai kemungkinan pensiun dini. Ia disebut masih berambisi melanjutkan karier sepak bolanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Holgado masih ingin terus bermain dan percaya dia pantas mendapatkan kesempatan kedua,” ungkap sumber dari Amerika Selatan.

Saat ini, Holgado masih terikat kontrak dengan klub Kolombia, América de Cali, hingga akhir 2026. Namun, sejumlah sumber menyebutkan kontrak tersebut berpotensi diakhiri lebih awal apabila larangan FIFA resmi dicabut.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bertahan di musim depan, Madura United kalah dengan skor 3-1 dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026). 
Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal pengelolaan kebun binatang modern, CEO Faunaland Danny Gunalen menilai pentingnya membutuhkan keseimbangan antara konservasi, animal welfare, edukasi dan keberlanjutan operasional.
Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Dalam sidak tersebut, Menteri Agus meninjau langsung proses pembuatan paspor  dan berdialog dengan sejumlah pemohon untuk memastikan fasilitas yang tersedia sudah sesuai standar pelayanan yang ramah, nyaman, dan akuntabel.
Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak besok, 12 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
KDM Heran dengan Pekerja Tambang Bogor: Hitungan 3 Ribu, yang Diajukan Malah 18 Ribu Orang

KDM Heran dengan Pekerja Tambang Bogor: Hitungan 3 Ribu, yang Diajukan Malah 18 Ribu Orang

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil sikap tegas terkait polemik jalur tambang di Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Pria yang akrab disapa KDM ini dengan -
Sikapi Kekalahan Persija atas Persib, Eks Pemain Timnas Indonesia Bilang Begini soal Kerja Keras Macan Kemayoran

Sikapi Kekalahan Persija atas Persib, Eks Pemain Timnas Indonesia Bilang Begini soal Kerja Keras Macan Kemayoran

Pemain Arema FC atau eks bek Timnas Indonesia, Hansamu Yama mengapresiasi perjuangan Rizky Ridho cs meski hasil laga Persija Jakarta vs Persib Bandung skor 1-2.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT