Panas! Fenerbache Berani Tuding Al-Ittihad Lakukan Perbuatan Tercela Ini
- ANTARA
Fenerbahce sebelumnya tengah mengupayakan kepulangan N’Golo Kante ke Eropa dengan merekrut gelandang asal Prancis itu dari Al-Ittihad.
Di sisi lain, penyerang andalan mereka, Youssef En-Nesyri, direncanakan akan hijrah ke klub asal Arab Saudi tersebut.
Namun, rencana ambisius kedua klub itu harus kandas di tengah jalan. Melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial, Fenerbahce menyebut Al-Ittihad melakukan kesalahan fatal dalam pengisian transfer matching system (TMS), yang menjadi penyebab utama tersendatnya proses transfer hingga akhirnya batal terlaksana.
“Karena kesalahan pengisian TMS oleh klub lawan, transaksi tidak bisa diselesaikan dalam periode pendaftaran transfer,” tulis Fenerbahce dalam pernyataan resminya.
Lebih lanjut, klub berjuluk The Yellow Canaries itu mengungkapkan bahwa mereka telah berupaya maksimal untuk menyelamatkan kesepakatan tersebut. Fenerbahce bahkan mengajukan permohonan perpanjangan waktu tenggat transfer serta menjalin komunikasi langsung dengan FIFA agar perpindahan kedua pemain tetap bisa terealisasi.
Sayangnya, upaya tersebut kembali menemui jalan buntu. Fenerbahce menuding Al-Ittihad kembali gagal menyelesaikan kewajibannya, meski waktu tambahan telah diberikan.
“Semua langkah sudah diambil untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, klub lawan belum juga menyelesaikan transaksi tanpa memberikan penjelasan apa pun kepada kami. Akibatnya, proses transfer sayangnya tidak bisa diselesaikan,” lanjut pernyataan klub.
Atas kejadian itu, manajemen Fenerbahce menyampaikan penyesalan mendalam sekaligus permohonan maaf kepada para pendukung setia mereka yang telah menantikan kedatangan Kante.
“Kami memahami dan turut merasakan kekecewaan yang ditimbulkan dari proses ini,” tulis Fenerbahce.
Gagalnya transfer tersebut membuat N’Golo Kante, yang kini berusia 34 tahun, harus menunda ambisinya kembali merumput di Eropa. Sebelumnya, Kante terakhir kali bermain di Eropa bersama Chelsea pada periode 2016–2023 sebelum memutuskan hijrah ke Liga Arab Saudi.
Load more