News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wakil Malaysia di AFC Optimistis Menang di Pengadilan CAS, Untung Bagi Pemain Naturalisasi dan Timnas

Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, menyebut bahwa keputusan CAS menangguhkan hukuman merupakan hal yang jarang terjadi.
Selasa, 10 Februari 2026 - 17:57 WIB
Malaysia Optimistis Menang di Pengadilan CAS, Untung Bagi pemain Naturalisasi dan Timnas
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) yang mengabulkan permohonan penangguhan pelaksanaan hukuman terhadap tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia dinilai sebagai sinyal positif dalam proses banding yang tengah berjalan. 

Putusan tersebut memberi harapan besar, tidak hanya bagi para pemain, tetapi juga bagi masa depan Timnas Malaysia. Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, menyebut bahwa keputusan CAS tersebut merupakan hal yang jarang terjadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pengalamannya selama bertahun-tahun menangani berbagai kasus di AFC, permohonan penangguhan hukuman di CAS umumnya sangat sulit untuk dikabulkan.

"Kalau kita lihat, penangguhan penahanan ini biasanya sangat sulit didapat. Berdasarkan pengalaman saya di AFC, sejak saya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal pada 2015, belum pernah ada satu pun kasus di mana pihak yang mengajukan banding memperoleh penangguhan sementara seperti ini," ujar Windsor dikutip dari laman Berita Harian, Selasa (10/2/2026).

Wakil Malaysia di AFC ini menyebut dalam hampir seluruh kasus yang dibawa ke CAS dan melibatkan keputusan AFC, pihak pemohon penangguhan selalu gagal. O

leh karena itu, dikabulkannya permohonan tujuh pemain Malaysia ini menjadi sebuah preseden yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun demikian, Windsor mengingatkan bahwa keputusan penangguhan tersebut belum dapat diartikan sebagai jaminan kemenangan dalam sidang utama. Menurutnya, peluang hasil akhir masih terbuka lebar bagi kedua belah pihak.

"Ini tetap 50-50. Karena ketika CAS memutuskan untuk memberikan penangguhan hukuman, FIFA belum menyampaikan argumen mereka. Saat itu, yang dipertimbangkan baru argumen dari pihak pemain. Sekarang kemungkinan besar FIFA sudah menyampaikan hujah mereka, dan pada 26 Februari nanti, kedua belah pihak , baik pemain dan FIFA akan didengar secara penuh,” jelasnya.

Sebelumnya, pada 26 Januari lalu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan bahwa CAS mengabulkan permohonan penangguhan hukuman yang diajukan tujuh pemain Timnas Malaysia, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Dengan keputusan tersebut, hukuman skorsing selama 12 bulan yang dijatuhkan FIFA kepada ketujuh pemain itu ditangguhkan sementara. Artinya, para pemain tetap diperbolehkan melanjutkan karier profesional mereka dan berpartisipasi dalam seluruh aktivitas sepak bola hingga CAS mengeluarkan putusan akhir atas banding yang diajukan.

Sidang utama banding tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari mendatang. Windsor menjelaskan, apabila CAS memutuskan memenangkan pihak pemain dan FAM, maka hukuman skorsing akan dicabut sepenuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Informasi tidak resmi yang kami terima, jika banding itu berhasil, maka penangguhan hukuman akan langsung dihentikan. Para pemain bisa bermain kembali untuk klub maupun tim nasional tanpa hambatan,” ungkapnya.

Sebaliknya, jika banding tersebut ditolak, CAS berhak menetapkan agar hukuman skorsing dilanjutkan hingga masa penggantungan berakhir. Meski demikian, dengan dikabulkannya penangguhan pelaksanaan hukuman, peluang kini dinilai lebih terbuka bagi pihak Malaysia.(hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Puluhan kiai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo, Rabu (21/10), guna memberikan doa dan dukungan moral kepada eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). 
Kisah Heroik Iptu Agus: Abaikan Sakit demi Tugas Padamkan Karhhutla, Kapolri Beri Apresiasi Luar Biasa

Kisah Heroik Iptu Agus: Abaikan Sakit demi Tugas Padamkan Karhhutla, Kapolri Beri Apresiasi Luar Biasa

Dedikasi tinggi Iptu M. Agus Setiawan, Kanit Patroli Samapta Polresta Palangka Raya dalam tangani karhutla mencuri perhatian Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. 
Dibantai Como 1-4, Manchester United Perpanjang Tren Buruk Jadi Tujuh Laga Tanpa Kemenangan

Dibantai Como 1-4, Manchester United Perpanjang Tren Buruk Jadi Tujuh Laga Tanpa Kemenangan

Manchester United takluk 1-4 dari Como 1907 pada matchday ketiga Liga Champions 2026-2027. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Setan Merah jadi tujuh.
Bagaimana Budaya Nusantara Bertahan di Era Digital? Ini yang Dibahas di Festival Budaya Nasional 2026

Bagaimana Budaya Nusantara Bertahan di Era Digital? Ini yang Dibahas di Festival Budaya Nasional 2026

Festival Budaya Nasional 2026 juga menghadirkan pameran dan kegiatan interaktif yang memperkenalkan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Program ini membuka kesempatan
Gestur Silangkan Jari di Leher Jadi Sorotan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tegas Janji Copot Ajudan Usai Didemo Mahasiswa

Gestur Silangkan Jari di Leher Jadi Sorotan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tegas Janji Copot Ajudan Usai Didemo Mahasiswa

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud berjanji mencopot ajudannya setelah insiden dengan kader GMNI viral. Gestur tangannya saat menjawab demonstran ikut menjadi .
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 

Trending

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Islam Makhachev Diingatkan Waspada, Javier Mendez Ungkap Kekuatan Mematikan Carlos Prates

Islam Makhachev Diingatkan Waspada, Javier Mendez Ungkap Kekuatan Mematikan Carlos Prates

Pelatih Islam Makhachev, Javier Mendez, mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai Carlos Prates yang dinilai memiliki striking eksplosif dan akurat di kelasnya
Gestur Silangkan Jari di Leher Jadi Sorotan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tegas Janji Copot Ajudan Usai Didemo Mahasiswa

Gestur Silangkan Jari di Leher Jadi Sorotan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tegas Janji Copot Ajudan Usai Didemo Mahasiswa

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud berjanji mencopot ajudannya setelah insiden dengan kader GMNI viral. Gestur tangannya saat menjawab demonstran ikut menjadi .
Bukan Timnas Malaysia, Agen Bocorkan Tujuan Hajime Moriyasu usai Tinggalkan Jepang

Bukan Timnas Malaysia, Agen Bocorkan Tujuan Hajime Moriyasu usai Tinggalkan Jepang

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan bakal meninggalkan jabatannya usai Piala Asia 2027. Di tengah rumor yang mengaitkannya ke Timnas Malaysia.
Prof. Deby Vinski Raih Merit Award di Moldova, Bawa Misi Pengembangan Stem Cell ke Eropa

Prof. Deby Vinski Raih Merit Award di Moldova, Bawa Misi Pengembangan Stem Cell ke Eropa

Prof. Deby Vinski menggagas International Stem Cell & Longevity Centre di Moldova. Simak rencana pengembangan layanan kesehatan preventif, riset, dan
Dibantai Como 1-4, Manchester United Perpanjang Tren Buruk Jadi Tujuh Laga Tanpa Kemenangan

Dibantai Como 1-4, Manchester United Perpanjang Tren Buruk Jadi Tujuh Laga Tanpa Kemenangan

Manchester United takluk 1-4 dari Como 1907 pada matchday ketiga Liga Champions 2026-2027. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Setan Merah jadi tujuh.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT