GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Akta Kelahiran Meledak! CAS Bekukan Hukuman FIFA, Malaysia Serang Balik soal Yurisdiksi

Kontroversi akta kelahiran tujuh pemain naturalisasi Malaysia makin panas dan memasuki babak baru.
Kamis, 12 Februari 2026 - 03:52 WIB
Skandal naturalisasi yang menjerat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terus menjadi sorotan publik dan media internasional.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi akta kelahiran tujuh pemain naturalisasi Malaysia makin panas dan memasuki babak baru.

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) resmi menangguhkan sementara sanksi skorsing 12 bulan yang sebelumnya dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan itu diambil menyusul banding yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Dengan adanya penangguhan ini, para pemain untuk sementara waktu diizinkan kembali beraktivitas dan membela tim sembari menunggu putusan final dari CAS.

Langkah CAS tersebut sekaligus menggeser fokus perkara dari sekadar dugaan pemalsuan dokumen menjadi perdebatan hukum yang lebih luas terkait yurisdiksi FIFA dalam menentukan keabsahan dokumen negara berdaulat.

Awal Mula Kontroversi

Kasus ini bermula dari kecurigaan terhadap dokumen naturalisasi tujuh pemain tim nasional Malaysia, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

FIFA menilai terdapat indikasi ketidaksesuaian atau dugaan pemalsuan dalam dokumen yang diajukan, sehingga menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 12 bulan kepada ketujuh pemain tersebut.

Namun, FAM membantah keras tudingan tersebut. Federasi sepak bola Malaysia itu menegaskan bahwa seluruh dokumen, termasuk akta kelahiran yang dipermasalahkan, diterbitkan secara resmi oleh otoritas negara yang sah dan berwenang.

Sorotan pada Kewenangan FIFA

Perdebatan hukum pun mencuat. Mantan pengacara hukum olahraga, Zhafri Aminarashid, dalam wawancara dengan Stadium Astro pada 10 Februari, menyoroti inti persoalan bukan pada dokumen mana yang lebih benar, melainkan pada kewenangan FIFA.

Menurut Zhafri, dalam perkara FAM vs FIFA di CAS, terdapat dua akta kelahiran yang dikeluarkan oleh dua negara berdaulat.

Dalam konteks tersebut, ia menilai FIFA tidak memiliki otoritas untuk menentukan keabsahan hukum dokumen sipil yang diterbitkan oleh negara.

“Dalam kasus FAM v. FIFA di CAS, ada dua akta kelahiran yang dikeluarkan oleh dua negara berdaulat. FIFA tidak memiliki wewenang untuk menentukan mana yang lebih sah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan, FIFA bukanlah badan peradilan yang berwenang mengadili atau memutus sah atau tidaknya pendaftaran sipil suatu negara.

Zhafri juga menambahkan, apabila CAS nantinya mengakui keabsahan akta kelahiran yang diterbitkan oleh Malaysia, maka FIFA wajib tunduk pada putusan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Gempa M7,7 Guncang NTT, Istana Instruksikan BMKG dan Basarnas Siaga

Usai Gempa M7,7 Guncang NTT, Istana Instruksikan BMKG dan Basarnas Siaga

Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) baru saja diguncang gempa bumi bermagnitudo 7 (M7). Sontak, hal ini menuai resapons dari Istana Kepresidenan. Dalam
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 16 Agustus 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti!

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 16 Agustus 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti!

Berdasarkan pergerakan rasi bintang, esok hari Minggu, 16 Agustus 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Beberapa zodiak
Prabowo Minta Menteri Hukum Segera Sahkan RUU Perampasan Aset

Prabowo Minta Menteri Hukum Segera Sahkan RUU Perampasan Aset

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan mendapat perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Dia mengatakan RUU
Prabowo Ingin Buat Pengadilan Ad Hoc, Menteri Hukum: Itu Hanya Contoh Saja

Prabowo Ingin Buat Pengadilan Ad Hoc, Menteri Hukum: Itu Hanya Contoh Saja

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas buka suara soal pernyataan Prabowo yang menyebut akan membuat pengadilan Ad Hoc bagi pejabat BUMN yang terlibat korupsi.
Menerka Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 usai India Mundur, 6 Negara Dirumorkan Bakal Jadi Rival Garuda

Menerka Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 usai India Mundur, 6 Negara Dirumorkan Bakal Jadi Rival Garuda

Mundurnya Timnas India dari FIFA ASEAN Cup 2026 membuat satu tempat di Grup A kini kosong. Situasi itu memunculkan sejumlah negara yang bisa jadi pengganti.
Dalam Rangka Menyambut HUT ke-81 RI, Korem 051 Wijayakarta Dirikan Kampung Pancasila di Depok

Dalam Rangka Menyambut HUT ke-81 RI, Korem 051 Wijayakarta Dirikan Kampung Pancasila di Depok

Menyambut HUT ke-81 RI, Korem 051 Wijayakarta menyulap tongkrongan warga menjadi ruang kreatif dan produktif

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Media sosial beberapa waktu lalu diramaikan dengan viralnya video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menuai kritikan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT