News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Federasi Buka Suara soal Status Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Ambil Tindakan

Ketegangan geopolitik yang memanas di Timur Tengah merembet hingga ke ranah olahraga internasional. Timnas Iran disebut-sebut berada dalam posisi sulit terkait peluang tampil di Piala Dunia 2026.
Minggu, 1 Maret 2026 - 08:01 WIB
timnas Iran
Sumber :
  • instagram/Iran Football Federation

‎Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik yang memanas di Timur Tengah merembet hingga ke ranah olahraga internasional. Timnas Iran disebut-sebut berada dalam posisi sulit terkait peluang tampil di Piala Dunia 2026.

‎Isu ini mencuat setelah situasi keamanan di Iran memanas akibat serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran bahwa persiapan menuju turnamen akbar dunia tersebut bisa terganggu serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Presiden federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, menyebut ada potensi Iran tak bisa ambil bagian dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tersebut. Pernyataan itu langsung menjadi sorotan karena menyangkut keikutsertaan Team Melli di panggung sepak bola dunia.

‎Ketidakpastian situasi dalam negeri membuat federasi kesulitan menyusun agenda jangka panjang. Stabilitas nasional dinilai menjadi faktor utama yang harus diprioritaskan sebelum berbicara soal turnamen internasional.

‎Setelah adanya serangan AS dan Israel di wilayah Iran, yang dibalas dengan serangan ke pangkalan militer AS di Timur Tengah dan Israel, Sabtu (28/2), situasi jadi tak menentu. Eskalasi yang terus berkembang membuat berbagai sektor berada dalam status siaga.

‎Dampaknya pun terasa hingga ke kompetisi domestik. Liga sepak bola Iran dikabarkan telah ditunda sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Perang yang berkecamuk menjadi penentu liga akan lanjut atau dihentikan.

Penundaan tersebut tentu memengaruhi kondisi fisik dan mental para pemain. Tanpa kompetisi reguler, ritme pertandingan akan sulit dijaga dalam jangka panjang.

‎Mehdi Taj pun tak menutupi kegelisahan yang tengah dirasakan federasi. Ia mengakui bahwa situasi terkini membuat peluang tampil di Piala Dunia menjadi tanda tanya besar.

‎"Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan oleh Amerika Serikat, sepertinya kita tidak bisa menaruh harapan pada Piala Dunia," kata Taj dilansir dari Marca, Minggu (1/3/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Walau demikian, ia menegaskan bahwa keputusan final berada di tangan otoritas tertinggi sepak bola dunia. Federasi Iran hanya bisa menunggu dan mengikuti arahan yang akan ditetapkan.

‎"Akan tetapi para pemimpin olahraga [FIFA] yang harus memutuskan hal itu," kata Taj. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Perwakilan World Resources Institute (WRI), Diego Rivera, mengatakan Makassar menjadi salah satu kota dengan dampak program paling signifikan secara global.
KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT