GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Baik, Iran Terancam Batal ke Piala Dunia 2026: Begini Syarat Timnas Indonesia Lolos Aturan FIFA

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyebut kondisi geopolitik saat ini membuat keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 masih tanda tanya. Timnas Indonesia
Minggu, 1 Maret 2026 - 15:39 WIB
Timnas Iran
Sumber :
  • instagram iran national football

tvOnenews.com - Isu konflik Iran-Amerika kini ikut mengancam partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026, yang sebagian besar digelar di wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, yang menyatakan bahwa “dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan oleh Amerika Serikat, sepertinya kita tidak dapat menantikan Piala Dunia,” lewat wawancara di televisi publik Iran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya tekanan yang dihadapi Iran di tengah konflik berskala besar tersebut.

Dengan ketidakpastian itu, banyak pengamat dan penggemar bola mulai membahas kemungkinan skenario luar biasa: bisakah Timnas Indonesia menjadi penerus slot Iran di putaran final, meskipun Garuda telah gagal lolos dari putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di bawah pelatih sebelumnya? 

Di era baru bersama John Herdman, peluang tersebut tampak seperti angin segar, namun bagaimana realitasnya menurut aturan FIFA?

Presiden Federasi Iran Tegaskan Timbulkan Ketidakpastian Partisipasi

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengatakan secara eksplisit bahwa kondisi geopolitik saat ini membuat keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 berada dalam tanda tanya besar. 

“Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan oleh Amerika Serikat, kecil kemungkinan kami bisa menatap Piala Dunia,” ujar Taj, menegaskan bahwa keputusan akhir tetap di tangan para pemimpin olahraga negaranya. 

Skuad timnas iran di kualifikasi piala dunia 2026
Skuad timnas iran di kualifikasi piala dunia 2026
Sumber :
  • instagram iran national football

Pernyataan ini muncul dalam konteks penyerangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel yang memicu respons keras dari Tehran serta berhentinya kompetisi liga domestik Iran sampai waktu yang belum ditentukan.

Iran sendiri telah memastikan tiket ke putaran final setelah sukses di babak kualifikasi zona Asia. Timnas Iran dijadwalkan berada di Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir, dengan semua pertandingan fase grup berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat. 

Namun, konflik ini bukan sekadar kata-kata, isu visa dan keamanan juga ikut memperumit kemungkinan partisipasi mereka. 

FIFA sendiri mengatakan tengah memantau situasi secara dekat karena keselamatan semua pihak menjadi prioritas utama menjelang turnamen.

Skema FIFA Jika Iran Mundur: Apa Aturannya?

Menurut regulasi resmi FIFA, jika sebuah tim yang sudah lolos tidak dapat berpartisipasi di putaran final, maka slot mereka tidak otomatis hilang. 

FIFA biasanya menunjuk tim pengganti dari konfederasi yang sama (dalam hal ini AFC) yang memiliki performa terbaik namun belum lolos. 

Opsi ini mengikuti aturan bahwa tim cadangan biasanya berasal dari runner-up kualifikasi atau tim dengan ranking terbaik yang belum lolos.

Artinya, jika Iran benar-benar menyatakan mundur atau tidak dapat tampil karena alasan keamanan, kans pengisian slot tersebut tetap ada, asal tim pengganti memenuhi syarat teknis dan administratif yang ditetapkan oleh FIFA. 

Karena itu, peluang Indonesia untuk masuk di slot Iran secara langsung tetap sangat minim menurut skema ini.

Siapa Rival Terberat Indonesia Jika Masih Ada Harapan ke Piala Dunia 2026?

Jika kita mengukur peluang pengganti berdasarkan hasil kualifikasi zona Asia, maka ada beberapa negara yang akan lebih diutamakan dibanding Indonesia:

Timnas Indonesia di kualifikasi piala dunia 2026 round 4
Timnas Indonesia di kualifikasi piala dunia 2026 round 4
Sumber :
  • instagram Ole Romeny

Timnas Irak – Irak menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan Iran karena lolos ke playoff antarkonfederasi dan memiliki peringkat yang kuat di antara negara-negara Asia yang belum lolos.

Timnas Uni Emirat Arab – UEA juga punya peluang tinggi karena performanya yang baik di babak kelima kualifikasi Asia. 

Mereka berada di posisi yang lebih unggul dibanding Indonesia, yang gagal meraih poin di putaran keempat terakhir.

Timnas Oman – Oman juga masuk pembicaraan karena hasil yang lebih baik daripada Indonesia pada babak kualifikasi terakhir.

Dengan urutan ini, Indonesia secara realistis berada di belakang tiga kandidat tersebut jika berdasarkan hasil performa di kompetisi kualifikasi. 

Maka dari itu, meskipun konflik geopolitik membuka diskusi tak terduga, peluang Indonesia untuk menggantikan Iran tetap sangat kecil menurut aturan FIFA.

Fokus Indonesia: Membangun Era Herdman, Bukan Sekadar “Durian Runtuh”

Bagi Indonesia, peluang “ketiban durian runtuh” tetap layak dijadikan angin segar percakapan publik. Namun secara teknis berdasarkan aturan FIFA, kans itu nyaris bukan opsi utama. 

Realitasnya menegaskan bahwa Timnas Indonesia perlu fokus membangun kekuatan nyata di lapangan, terutama di bawah pelatih John Herdman, untuk mencapai mimpi tampil di Piala Dunia melalui jalur kualifikasi umum di masa depan.

Walaupun peluang tak langsung melalui skenario Iran tetap sangat kecil secara administratif, momentum diskusi ini memberi ruang baru untuk evaluasi dan optimisme di lingkungan sepak bola nasional, dengan catatan realistis dan kerja keras yang terukur.

Konflik Iran–Amerika jelas mengubah dinamika global, bahkan berimbas pada kemungkinan partisipasi di Piala Dunia 2026. 

Namun pernyataan Presiden Federasi Iran, Mehdi Taj, lebih mencerminkan ketidakpastian daripada kepastian mundur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan aturan FIFA, slot pengganti tetap mengikuti jalur performa kualifikasi, di mana Irak, UEA, dan Oman berada di depan Indonesia dalam antrian. 

Bagi Garuda, fokus realistis tetap memperbaiki prestasi di era John Herdman demi peluang layak tampil di pentas dunia. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Di podcast Denny Sumargo, adik Aman Yani, Titi membongkar semua keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai  Ujung Tombak Partai Golkar

Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai Ujung Tombak Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia hadir dalam kegiatan penutupan Rakernas I dan Rapimnas I Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Tahun 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/5/2026).
Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Insiden TNI tembak TNI hingga menyebabkan satu orang tewas terjadi di sebuah cafe di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Sempat mengaku pernah dihubungi oleh perwakilan Timnas Indonesia pada 2024 silam, kiper Jerman dengan garis keturunan Bali ini terancam tanpa klub musim depan.
Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai telah mengubah wajah dakwah dan komunikasi publik secara total.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
background

Pekan ke-33

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT