Timnas Putri Iran Enggan Nyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Asia Imbas Serangan AS-Israel
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Putri Iran enggan menyanyikan lagu kebangsaan di Piala Asia melawan Korea Selatan. Hal ini beriringan dengan serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Iran menghadapi Korea Selatan dalam ajang Piala Asia Putri 2026, yang digelar di Australia. Dalam laga itu, mereka kalah dengan skor 0-3.
Sebelum laga digelar, dalam sesi lantunan lagu kebangsaan, para pemain putri Iran hanya bungkam, sebagaimana dilaporkan Fox News dan Global News. Hal ini beriringan dengan serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran.
Serangan yang dilakukan pada Sabtu (28/2/2026) tersebut menewaskan pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, serta beberapa ofisial tingkat tinggi di negara Timur Tengah tersebut.
Iran membalasnya dengan menyerang sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.
Meskipun sebagian besar serangan itu diintersep oleh pertahanan udara, setidaknya ada lima yang dilaporkan meninggal dunia per Senin (2/3/2026), termasuk tiga orang dari UEA, dan masing-masing satu di Kuwait dan Bahrain.
Selagi negaranya berperang, para pemain putri Iran berlaga di Piala Asia Putri 2026. Pelatih Iran, Marziyeh Jafari, dan para pemain tak mau buka suara soal perang atau kematian Khamenei.
Tim mendarat di Australia beberapa hari sebelum Teheran diserang. Setelah kekalahan dari Korea Selatan, mereka akan menghadapi tuan rumah Australia dan kemudian Filipina untuk laga penutup.
Load more