Infantino Ungkap Percakapan dengan Donald Trump: Iran Tetap Diizinkan Main di AS pada Piala Dunia 2026 Meski Konflik Memanas?
- YouTube FIFA
Situasi geopolitik ini sempat menimbulkan kekhawatiran bahwa Timnas Iran bisa mengalami hambatan administratif untuk tampil dalam Piala Dunia 2026.
Namun, pernyataan Infantino memberikan sinyal bahwa olahraga tetap diupayakan berada di atas konflik politik.
Menurutnya, ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut harus tetap menjadi ruang yang mempersatukan berbagai negara, terlepas dari perbedaan yang ada.
Jadwal Piala Dunia 2026 dan Grup Iran
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen edisi ke-23 ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah karena melibatkan 48 negara peserta.
Timnas Iran sendiri tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Persaingan di grup ini diprediksi cukup menarik karena menghadirkan kombinasi tim dari berbagai benua.
Menariknya, Iran dijadwalkan menjalani pertandingan fase grup di wilayah Amerika Serikat, termasuk di kota-kota seperti California dan Seattle.
Infantino menegaskan bahwa Piala Dunia seharusnya menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarbangsa melalui olahraga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Donald Trump atas dukungan yang diberikan terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurut Infantino, dunia membutuhkan ajang seperti Piala Dunia yang mampu mempertemukan berbagai bangsa dalam semangat sportivitas.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat atas dukungan yang kembali diberikan, sekaligus menegaskan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan dunia.
Dengan keputusan tersebut, Timnas Iran dipastikan tetap memiliki kesempatan untuk tampil di panggung sepak bola terbesar dunia, meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih terus memanas. (dwi/fan)
Load more