Infantino Ungkap Percakapan dengan Donald Trump: Iran Tetap Diizinkan Main di AS pada Piala Dunia 2026 Meski Konflik Memanas?
- YouTube FIFA
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan lampu hijau bagi tim nasional Iran untuk tetap masuk ke wilayah AS dan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.
Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi Team Melli, julukan Timnas Iran, yang sebelumnya terancam terhambat masalah imigrasi akibat konflik politik internasional.
Ketegangan geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel belakangan kembali menjadi sorotan dunia.
Situasi tersebut bahkan sempat memunculkan pertanyaan mengenai nasib Timnas Iran di ajang Piala Dunia 2026, mengingat sebagian pertandingan turnamen tersebut akan digelar di wilayah Amerika Serikat.
- Reuters
Gianni Infantino mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu langsung dengan Donald Trump untuk membahas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membicarakan situasi politik global yang berpotensi memengaruhi partisipasi sejumlah negara.
Infantino menjelaskan melalui unggahan di Instagram bahwa pembahasan tidak hanya menyangkut kesiapan turnamen, tetapi juga mengenai status Timnas Iran sebagai salah satu peserta.
Ia menuliskan bahwa pada malam itu dirinya bertemu Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk membicarakan perkembangan persiapan Piala Dunia serta antusiasme menjelang turnamen yang akan dimulai dalam waktu sekitar 93 hari.
Infantino juga menyinggung bahwa mereka turut membahas situasi terkini di Iran serta fakta bahwa tim nasional negara tersebut telah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026.
Dalam diskusi tersebut, Trump kembali menegaskan bahwa Timnas Iran tetap disambut untuk berkompetisi di turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat.
Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran publik mengenai kemungkinan pembatasan masuk bagi pemain dan ofisial Iran akibat kebijakan imigrasi yang ketat.
Seperti diketahui, hubungan politik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel selama ini sering diwarnai ketegangan.
Kondisi tersebut bahkan memengaruhi kebijakan perjalanan bagi warga negara Iran yang ingin masuk ke wilayah Amerika Serikat.
Pemegang paspor Iran memang menghadapi sejumlah pembatasan untuk memasuki Amerika Serikat. Hanya kelompok tertentu yang biasanya mendapatkan pengecualian, seperti diplomat, pemilik kewarganegaraan ganda, atau individu dengan alasan khusus yang diizinkan oleh otoritas imigrasi.
Load more