GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Timnas Iran Putuskan Mundur dari Piala Dunia 2026: Lolos Jalur Kualifikasi hingga Konflik dengan AS-Israel

Keputusan mengejutkan datang dari Timnas Iran terkait partisipasi mereka di ajang Piala Dunia 2026. Hal itu disampaikan oleh Menpora Ahmad Donyamali.
Kamis, 12 Maret 2026 - 06:23 WIB
Timnas Iran
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com – Keputusan mengejutkan datang dari Timnas Iran terkait partisipasi mereka di ajang Piala Dunia 2026. Pemerintah Iran melalui Menteri Pemuda dan Olahraga Ahmad Donyamali menyatakan bahwa negaranya memilih mundur dari turnamen akbar tersebut, berikut kronologi lengkapnya. 

Team Melli secara resmi mundur dari Piala Dunia 2026, langkah ini muncul setelah hubungan politik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memanas dalam beberapa waktu terakhir. Situasi konflik yang berkepanjangan dinilai membuat keikutsertaan Iran di pesta sepak bola dunia menjadi tidak lagi relevan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Iran sebenarnya telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui jalur kualifikasi zona Asia. Kepastian tersebut didapat setelah Team Melli tampil impresif sepanjang fase kualifikasi yang berakhir pada 10 Juni 2025.

Dalam pertandingan terakhir fase tersebut, Iran meraih kemenangan telak 3-0 atas Korea Utara. Hasil itu membuat skuad yang diperkuat Mehdi Taremi berhasil menutup fase kualifikasi sebagai pemuncak klasemen Grup A.

Secara keseluruhan, Iran mengumpulkan 23 poin dari total 10 pertandingan yang mereka jalani. Catatan itu membuat mereka menjadi salah satu tim Asia yang lebih dulu mengamankan tempat di Piala Dunia 2026.

Namun situasi berubah hanya beberapa hari setelah keberhasilan tersebut. Pada 13 Juni 2025, Amerika Serikat yang menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 melancarkan serangan rudal ke wilayah Iran.

Serangan tersebut dilakukan bersama Israel dengan menargetkan sejumlah lokasi penting di Iran. Kediaman petinggi militer, fasilitas pertahanan, hingga ilmuwan yang terkait dengan program nuklir menjadi sasaran operasi tersebut.

Iran kemudian memberikan respons dengan melakukan serangan balasan. Konflik militer antara kedua pihak pun berlangsung selama kurang lebih 12 hari sebelum situasi mereda sementara.

Sejak saat itu muncul spekulasi bahwa Iran bisa saja memboikot Piala Dunia 2026. Kekhawatiran tersebut diperkuat dengan kebijakan Amerika Serikat yang menolak paspor Iran untuk masuk ke negara tersebut sejak 9 Juni 2025 selama ajang berlangsung.

Ketegangan itu kembali terlihat pada awal Desember 2026. Menjelang undian fase grup yang digelar di Washington, Amerika Serikat tidak mengizinkan seluruh delegasi Iran untuk menghadiri acara tersebut.

Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI) sempat merespons dengan menyatakan akan memboikot proses undian. Namun setelah adanya komunikasi dengan FIFA, sebagian perwakilan Iran akhirnya tetap datang ke Washington.

Memasuki tahun 2026, hubungan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel kembali memanas. Di tengah proses perundingan yang sedang berlangsung, serangan udara justru kembali terjadi pada 28 Februari 2026.

Serangan yang terjadi pada Sabtu pagi itu menewaskan sejumlah pejabat militer Iran. Bahkan, pemimpin tertinggi negara tersebut Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan turut menjadi korban meninggal dunia.

Peristiwa itu memicu kemarahan besar dari pemerintah Iran. Mereka kemudian melakukan serangan balasan yang menyasar wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Sehari setelah serangan tersebut, Ketua FFIRI, Mehdi Taj mengisyaratkan kemungkinan Iran mundur dari Piala Dunia 2026. Ia menyebut keputusan akhir akan bergantung pada arahan dari pemerintah Iran.

"Setelah serangan ini [terhadap Iran], kami tidak bisa berharap menantikan Piala Dunia dengan penuh harapan," ujar Taj dalam wawancara dengan media Iran pada 1 Maret lalu. 

Pernyataan itu memunculkan berbagai spekulasi mengenai masa depan Iran di turnamen tersebut. FIFA kemudian memberikan tanggapan dengan menegaskan bahwa Iran tetap dianggap sebagai peserta Piala Dunia 2026.

Bahkan FIFA menyatakan pemerintah Amerika Serikat siap memberikan jaminan keamanan bagi Timnas Iran. Hal itu disampaikan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino.

"Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat," kata Infantino dalam rilis FIFA beberapa waktu lalu. 

Meski demikian, sikap berbeda akhirnya disampaikan pemerintah Iran. Menteri Pemuda dan Olahraga Ahmad Donyamali mengungkapkan bahwa negaranya memutuskan untuk tidak ikut serta dalam Piala Dunia 2026.

Menurutnya, status Amerika Serikat sebagai tuan rumah Piala Dunia bersama Meksiko dan Kanada menjadi salah satu alasan utama keputusan tersebut. Ia juga menyinggung perlakuan diskriminatif terhadap warga Iran.

"Mengingat rezim korup ini [AS] telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," kata Donyamali dilansir dari Al Jazeera, Kamis (12/3/2026). 

"Anak-anak kami tidak aman dan pada dasarnya kondisi untuk berpartisipasi seperti itu tidak ada. Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran," sambungnya. 

Lebih lanjut, Donyamali kembali menyinggung terkait Amerika Serikat yang aktif melancarkan serangan ke negara Iran. Bahkan, dampak dari hal itu membuat ribuan rakyat meninggal dunia. 

"Mereka memicu dua perang terhadap kami selama delapan atau sembilan bulan dan membunuh serta memartir ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran seperti itu," tegas Donyamali..

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski pernyataan tersebut sudah disampaikan oleh pejabat pemerintah Iran, hingga saat ini belum ada surat resmi yang dikirimkan ke FIFA. Organisasi sepak bola dunia itu juga belum mengeluarkan sikap resmi terkait kemungkinan mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026.

(igp/rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Liga Champions: Filip Jorgensen Bikin Blunder saat Chelsea Dihajar PSG 2-5, Liam Rosenior Pasang Badan

Berita Liga Champions: Filip Jorgensen Bikin Blunder saat Chelsea Dihajar PSG 2-5, Liam Rosenior Pasang Badan

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, pasang badan untuk Filip Jorgensen. Sang penjaga gawang membuat blunder dalam pertandingan melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions.
Tinju Dunia: Tersandung Kasus Doping, IBF Resmi Cabut Gelar Juara Janibek Alimkhanuly di Kelas Menengah

Tinju Dunia: Tersandung Kasus Doping, IBF Resmi Cabut Gelar Juara Janibek Alimkhanuly di Kelas Menengah

IBF selaku badan tinju dunia resmi mencabut gelar juara dunia milik Janibek Alimkhanuly di kelas menengah usai sang jawara tersandung kasus doping.
KOI Imbau Atlet Berani Laporkan Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Dunia Olahraga, Tegaskan Ada Program Safeguarding

KOI Imbau Atlet Berani Laporkan Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Dunia Olahraga, Tegaskan Ada Program Safeguarding

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, mengimbau para atlet untuk berani melapor jika mengalami tindakan kekerasan maupun pelecehan seksual di lingkungan olahraga.
Nasib Ratusan Siswa SMK IDN Bogor di Ujung Tandung Usai Izin Sekolah Dicabut KDM, Disdik Sebut Operasional Bisa Tetap Jalan Asal Penuhi Syarat Ini

Nasib Ratusan Siswa SMK IDN Bogor di Ujung Tandung Usai Izin Sekolah Dicabut KDM, Disdik Sebut Operasional Bisa Tetap Jalan Asal Penuhi Syarat Ini

Kepala Disdik Jabar, Purwanto, menjelaskan bahwa SMK IDN Bogor sempat memperoleh izin operasional
Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Hal itu disampaikan setelah Rismon melakukan penelitian ulang selama kurang lebih dua bulan terakhir terhadap dokumen yang menjadi perdebatan publik tersebut.
Bareskrim Polri Ungkap Bakal Ada Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana PT DSI

Bareskrim Polri Ungkap Bakal Ada Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana PT DSI

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri terus usut kasus penggelapan dana dan TPPU PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Bek Persib Frans Putros menyusul 3 rekannya yang dipanggil Timnas Indonesia. Ia kini dipanggil Irak untuk play-off Piala Dunia 2026.
Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Thom Haye pamit dari Persib Bandung setelah dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Gelandang naturalisasi itu memilih pulang ke Belanda.
Ogah Putrinya Dicap Pelakor, Ibu Cindy Rizap Bongkar Tabiat Suami Maissy Pramaisshela: Anak Saya Apes Kena Tipu

Ogah Putrinya Dicap Pelakor, Ibu Cindy Rizap Bongkar Tabiat Suami Maissy Pramaisshela: Anak Saya Apes Kena Tipu

Ibunda dokter koas Cindy Rizky Aprilia (Cindy Rizap), Ayu Atika tepis anaknya merebut suami eks penyanyi cilik Maissy Pramaisshela, Rizky Febriansyah Saleh.
Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Pemberitaan penerbitan SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) cabut izin operasional SMK IDN Bogor, aturan THR dan gaji ke-13 dalam PP 9 Tahun 2026, dan Abu Janda mengamuk berujung diusir terpopuler di kanal News tvOnenews.com.
Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal bela Timnas Indonesia, winger keturunan Solo, Ilias Alhaft, kini menjadi pemain kunci Bangkok United di Thailand, menorehkan gol penting di ajang ACL 2.
KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Berawal dari Siswa yang Dituding Merokok dan Nonton Video Porno

KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Berawal dari Siswa yang Dituding Merokok dan Nonton Video Porno

Kasus pencabutan izin SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tengah menjadi sorotan publik.
Reuni Tak Terduga, Megawati Hangestri Bakal Hadapi Sosok Penting Ini di Red Sparks

Reuni Tak Terduga, Megawati Hangestri Bakal Hadapi Sosok Penting Ini di Red Sparks

Reuni tak terduga akan terjadi di lapangan voli: Megawati Hangestri, Megatron Indonesia, bakal menghadapi mantan mentor dan asisten pelatihnya, Lee Sook-ja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT