Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026? Media Inggris Jabarkan Keputusan FIFA usai Iran Resmi Mundur
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Media Inggris membeberkan skenario soal pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026. Mungkinkah Timnas Indonesia masih punya kesempatan lolos?
Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 telah menjadi tanda tanya selama beberapa waktu terakhir. Konflik dengan Amerika Serikat dan Israel menjadi penyebabnya.
Sebagai pengingat, AS merupakan salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. Mereka menjadi tuan rumah utama, dengan didampingi oleh Kanada dan juga Meksiko.
Namun, Presiden AS, Donald Trump, memberlakukan larangan kunjungan untuk warga negara Iran. Padahal, Team Melli akan melakoni ketiga pertandingan fase grup di Amerika Serikat.
Keselamatan para pemain juga menjadi tanda tanya setelah AS menyerang Teheran beberapa pekan lalu. Serangan itu bahkan sampai menewaskan pimpinan agung Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sebelumnya telah mengindikasikan pengunduran diri. Kini, sudah dikonfirmasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, bahwa Team Melli tak dapat berpartisipasi.
"Mengingat rezim korup ini [AS] telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," kata Donyamali dilansir dari Al Jazeera, Kamis (12/3/2026).
"Anak-anak kami tidak aman dan pada dasarnya kondisi untuk berpartisipasi seperti itu tidak ada. Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran," sambungnya.
Walau begitu, Piala Dunia 2026 tetap diharapkan digelar. Dengan pengunduran diri Iran, maka ada satu slot kosong yang bisa diisi oleh wakil Asia.
Di sinilah, Timnas Indonesia mulai berharap adanya keajaiban. Sebab, dengan kewenangannya, FIFA bisa menunjuk siapa saja untuk diundang.
“Peraturan Piala Dunia FIFA tidak mengatur secara jelas mengenai penggantian tim yang telah lolos ke babak final, hanya menyatakan bahwa FIFA memiliki ‘kewenangan penuh’ untuk ‘‘mengambil tindakan apa pun yang dianggap perlu’, dan bahwa FIFA ‘dapat memutuskan untuk mengganti asosiasi anggota yang bersangkutan dengan asosiasi lain’,” demikian ulasan media Inggris, The Guardian.
Namun demikian, sejak jauh-jauh hari, The Guardian memperkirakan bahwa dua negara pengganti Iran adalah Irak dan Uni Emirat Arab. Sebab, keduanya bersaing hingga putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 di zona Asia.
Irak pada akhirnya memenangkan babak itu, namun masih harus bersaing di playoff interkontinental. Menurut Guardian, babak playoff interkontinental akan tetap dimainkan oleh Irak.
Namun, hasilnya akan menentukan. Jika Irak gagal lolos di babak ini, maka mereka akan diberikan tiket lolos atas pengunduran diri Iran.
Sedangkan jika Irak berhasil lolos di babak ini, maka tiket yang seharusnya diberikan kepada Iran akan menjadi milik UEA. The Guardian menyatakan bahwa itu adalah keputusan dari seorang sumber UEFA kepada mereka.
“Jika Irak gagal lolos, sumber FIFA mengindikasikan bahwa mereka akan menjadi yang pertama menggantikan Iran jika diperlukan. Jika Irak mencapai putaran final, tempat mana pun mungkin akan diberikan kepada UEA, negara Asia dengan peringkat tertinggi berikutnya yang belum mendapatkan tempat di putaran final,” tulis Guardian. (rda)
Load more