GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Iran Angkat Bicara usai Donald Trump Tak Bisa Menjamin Keselamatan dan Kemanan di Piala Dunia 2026, Beri Pesan Heroik

Iran bereaksi keras terhadap komentar Donald Trump soal Piala Dunia 2026. Team Melli menegaskan tak ada negara yang berhak mengeluarkan mereka dari turnamen FIFA.
Jumat, 13 Maret 2026 - 15:16 WIB
Timnas Iran
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat mulai merembet ke dunia sepak bola internasional, khususnya terkait partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026. Situasi ini mencuat setelah sejumlah pernyataan dari pejabat Iran dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan publik global.

Laporan Reuters pada Rabu menyebutkan bahwa Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, meragukan kemungkinan negaranya tampil di Piala Dunia 2026. Turnamen akbar tersebut rencananya akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut muncul setelah meningkatnya ketegangan militer antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ketegangan itu memuncak pada 28 Februari ketika terjadi operasi militer besar yang berdampak pada situasi keamanan di Iran.

Dalam operasi tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas akibat serangan udara yang terjadi di kantornya di Teheran. Peristiwa itu memicu kemarahan besar di dalam negeri serta mempengaruhi sikap pemerintah Iran terhadap berbagai agenda internasional.

Menanggapi situasi tersebut, Ahmad Donyamali menyampaikan sikap keras terkait kemungkinan Iran tampil di Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa kondisi keamanan saat ini tidak memungkinkan negaranya untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

"Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," kata Donyamali.

"Anak-anak kita tidak aman dan, pada dasarnya, kondisi untuk berpartisipasi seperti itu tidak ada," lanjutnya.

Donyamali juga menyinggung konflik yang menurutnya telah berlangsung berbulan-bulan dan menelan banyak korban dari pihak Iran. Pernyataan itu menegaskan bahwa situasi politik dan keamanan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan terkait keikutsertaan Iran.

"Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memicu dua perang terhadap kami selama delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta memartir ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran seperti itu," katanya.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut memberikan komentar terkait kemungkinan Iran tetap tampil di turnamen tersebut. Ia menyampaikan pandangannya melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Kamis pagi.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut bahwa Iran tetap dipersilakan untuk mengikuti Piala Dunia. Namun ia juga menyinggung faktor keselamatan sebagai hal yang perlu dipertimbangkan.

"Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan untuk mengikuti Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya bahwa kehadiran mereka di sana pantas, demi keselamatan dan keamanan hidup mereka sendiri," kata Trump.

"Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini! Presiden DONALD J. TRUMP."

Pernyataan Trump tersebut kemudian memicu respons dari pihak tim nasional Iran. Melalui akun Instagram resmi TeamMelli yang memiliki lebih dari 1,2 juta pengikut, mereka menyampaikan pernyataan yang menegaskan posisi Iran dalam ajang Piala Dunia.

Pernyataan itu juga dibagikan oleh pelatih kepala Iran, Amir Ghalenoei, melalui akun media sosialnya. Dalam unggahan tersebut, mereka menekankan bahwa Piala Dunia adalah turnamen internasional yang berada di bawah otoritas FIFA.

"Piala Dunia adalah ajang bersejarah dan internasional, dan badan pengaturnya adalah FIFA - bukan individu atau negara mana pun."

"Tim nasional Iran, dengan kekuatan dan serangkaian kemenangan penting yang diraih oleh putra-putra pemberani Iran, termasuk di antara tim-tim pertama yang lolos ke turnamen besar ini."

Selain itu, pernyataan tersebut juga menyinggung isu keamanan yang menjadi sorotan dalam polemik ini. Mereka menegaskan bahwa tidak ada pihak yang berhak mengeluarkan Iran dari turnamen tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu saja, tidak ada yang dapat mengecualikan tim nasional Iran dari Piala Dunia; satu-satunya negara yang dapat dikecualikan adalah negara yang hanya menyandang gelar 'tuan rumah' tetapi tidak memiliki kemampuan untuk menyediakan keamanan bagi tim-tim yang berpartisipasi dalam ajang global ini."

Dalam unggahan tersebut, akun resmi Piala Dunia FIFA serta Presiden FIFA Gianni Infantino turut ditandai. Hal ini menunjukkan bahwa Iran berharap badan sepak bola dunia tetap menjadi otoritas utama dalam menentukan keikutsertaan negara peserta. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Pengusaha Genteng di Majalengka Banjir Pesanan, Omzet Meningkat Berkat KUR BRI

Pengusaha Genteng di Majalengka Banjir Pesanan, Omzet Meningkat Berkat KUR BRI

Pengusaha genteng asal Majalengka mengaku kerja sama dengan BRI selama empat tahun terakhir dan memberikan dukungan penting bagi keberlanjutan usaha keluarga tersebut.
Kurang Dari Dua Pekan, KPK Hattrick OTT Tiga Kepala Daerah Diamankan

Kurang Dari Dua Pekan, KPK Hattrick OTT Tiga Kepala Daerah Diamankan

Hanya kurang dari dua pekan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan tiga kali Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjaring tiga Kepala Daerah.
Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar rekaman CCTV terkait penyiraman air keras yang dilakukan oleh diduga dua orang tak dikenal (OTK) terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN siap mendukung arahan Pemerintah dengan memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman dan terkendali.
KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, 27 Orang Diciduk Terkait Fee Proyek

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, 27 Orang Diciduk Terkait Fee Proyek

KPK membeberkan OTT yang menyeret Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman berkaitan dengan dugaan penerimaan uang atau fee dari proyek-proyek di Cilacap.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT