News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapi Laporan Palestina, FIFA Resmi Jatuhkan Sanksi kepada Federasi Sepak Bola Israel usai Langgar Kode Disiplin

FIFA melalui Komite Disiplin (Komdis) secara resmi menjatuhkan hukuman kepada Israel setelah menerima laporan dari Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA). Keputusan ini menjadi tindak lanjut dari pembahasan yang mengemuka dalam Kongres FIFA.
Jumat, 20 Maret 2026 - 06:13 WIB
Logo FIFA
Sumber :
  • FIFA.com

‎Jakarta, tvOnenews.com - FIFA melalui Komite Disiplin (Komdis) secara resmi menjatuhkan hukuman kepada Israel setelah menerima laporan dari Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA). Keputusan ini menjadi tindak lanjut dari pembahasan yang mengemuka dalam Kongres FIFA.

‎Kasus tersebut berawal dari pengaduan resmi yang diajukan PFA terkait dugaan pelanggaran oleh Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA). Laporan itu kemudian diproses secara internal hingga menghasilkan keputusan final dari FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Dalam hasil yang dilakukan, FIFA menyatakan bahwa IFA terbukti tidak memenuhi kewajiban sebagai anggota federasi. Temuan ini sekaligus menegaskan adanya pelanggaran yang cukup serius bagi federasi Israel tersebut.

‎FIFA menilai tindakan yang dilakukan tidak hanya melanggar aturan administratif, tetapi juga menyentuh aspek etika dalam sepak bola. Hal ini berkaitan langsung dengan nilai fair play yang selama ini dijunjung tinggi.

‎Lebih lanjut, FIFA mengungkap bahwa pelanggaran tersebut berkaitan dengan Pasal 13 dalam Kode Disiplin. Pasal itu mengatur tentang perilaku ofensif serta pelanggaran terhadap prinsip sportivitas.

‎Tak hanya itu, Israel juga dinilai melanggar Pasal 15 yang berhubungan dengan diskriminasi dan tindakan bernuansa rasial. Aspek ini menjadi perhatian utama karena bertentangan dengan semangat kesetaraan dalam olahraga.

‎Sebagai konsekuensi, FIFA menjatuhkan tiga bentuk sanksi kepada Israel. Salah satu hukuman yang diberikan adalah kewajiban membayar denda dalam jumlah signifikan.

‎"IFA [Israel] diperintahkan untuk membayar denda sebesar 150 ribu franc alias Rp3,2 miliar dengan ketentuan pada poin C," tulis FIFA dalam rilis resmi. 

‎"IFA juga diberikan peringatan terkait perilaku mereka," lanjutnya. 

‎FIFA juga menegaskan adanya ketentuan tambahan yang harus dipenuhi oleh pihak Israel. Ketentuan tersebut tercantum dalam poin C yang menjadi bagian dari sanksi.

‎Dalam poin tersebut, IFA diwajibkan menjalankan sejumlah langkah konkret sebagai bentuk tanggung jawab. Hal ini menjadi syarat penting dalam pelaksanaan hukuman yang dijatuhkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Selain kewajiban simbolik tersebut, FIFA juga menuntut adanya upaya nyata untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Upaya ini harus dilakukan secara sistematis dan terencana.

‎"Asosiasi Sepak Bola Israel diperitahkan utnuk menampilkan banner yang terlihat jelas dengan kalimat 'Football Unites the World - No to Discrimination' bersamaan dengan logo Asosiasi Sepak Bola Israel," tulis FIFA. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai dites perkalian dadakan oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda, murid di Sekolah Rakyat Akekolano justru jadi sorotan netizen, dibandingkan dengan zaman dulu.
Pertemuan Menlu China-Iran, Wang Yi: Kami Mitra Terpercaya

Pertemuan Menlu China-Iran, Wang Yi: Kami Mitra Terpercaya

Dalam ketegangan konflik di Iran,  Tiongkok menyebut Iran adalah mitra strategis. Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan hal tersebut saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi di Beijing pada Rabu. 
Reaksi Dedi Mulyadi Ketika Lihat Pohon Dipaku Banner, Mendadak Sidak Infrastruktur Saat Kirab Milangkala Tatar Sunda

Reaksi Dedi Mulyadi Ketika Lihat Pohon Dipaku Banner, Mendadak Sidak Infrastruktur Saat Kirab Milangkala Tatar Sunda

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan warna baru dalam peringatan Milangkala Tatar Sunda. 
Survei Ungkap Hampir 60 Persen Warga AS Tak Setuju Kebijakan Ekonomi Trump

Survei Ungkap Hampir 60 Persen Warga AS Tak Setuju Kebijakan Ekonomi Trump

Hampir 60 persen warga Amerika Serikat tidak menyetujui kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump
Skandal Presensi Fiktif di Brebes: 3.000 ASN Terancam Sanksi Disiplin Hingga Penurunan Jabatan

Skandal Presensi Fiktif di Brebes: 3.000 ASN Terancam Sanksi Disiplin Hingga Penurunan Jabatan

Sebanyak 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes kini tengah berada dalam bayang-bayang sanksi berat. 
Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Guru BK SMKN 2 Garut, Ai Nursaidah meminta maaf sudah paksa memotong rambut belasan siswi. Ia menyampaikan ini saat diundang Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Reaksi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bertemu kakek punya istri muda. Penahanan dr Richard Lee kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen diperpanjang
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo menyayangkan venue laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Samarinda.
Bantahan Keras Koh Hanny, Langsung Hubungi Tim Kreatif Richard Lee usai Dituding Cabut Sertifikat Mualaf karena Emosi

Bantahan Keras Koh Hanny, Langsung Hubungi Tim Kreatif Richard Lee usai Dituding Cabut Sertifikat Mualaf karena Emosi

Bantahan keras Koh Hanny Kristianto, langsung menghubungi tim kreatif dokter Richard Lee usai dituding cabut sertifikat mualaf karena emosi.
Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Guru BK SMKN 2 Garut, Ai Nursaidah meminta maaf sudah paksa memotong rambut belasan siswi. Ia menyampaikan ini saat diundang Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Ahmad Dhani: Keluarga Saya Tidak Mau Bertemu dengan Maia Estianty Lagi

Ahmad Dhani: Keluarga Saya Tidak Mau Bertemu dengan Maia Estianty Lagi

Ahmad Dhani tutup pintu silaturahmi, secara tegas menyatakan bahwa keluarganya tidak mau bertemu lagi dengan Maia Estianty.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT