Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Sanksi FIFA ke Israel: Awal Laporan Palestina di 2024, Berakhir Denda dan Peringatan

Perjalanan kasus ini bermula pada Mei 2024 saat Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengirimkan proposal resmi ke FIFA. Dalam pengajuan tersebut, Palestina mendesak adanya tindakan tegas terhadap Israel.
Jumat, 20 Maret 2026 - 16:01 WIB
Para Pemain Timnas Israel
Sumber :
  • instagram.com/isr.fa

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan FIFA untuk menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) akhirnya resmi diumumkan setelah melalui proses panjang selama dua tahun. Meski demikian, langkah tersebut dinilai muncul dari rangkaian laporan serius yang diajukan oleh pihak Palestina.

‎Perjalanan kasus ini bermula pada Mei 2024 saat Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengirimkan proposal resmi ke FIFA. Dalam pengajuan tersebut, Palestina mendesak adanya tindakan tegas terhadap Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Permintaan itu tidak lepas dari situasi konflik yang terjadi di Gaza yang menjadi sorotan dunia. Palestina menilai kondisi tersebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas sepak bola yang berada di bawah otoritas Israel.

‎Tak hanya itu, PFA juga menyampaikan sejumlah tuduhan yang cukup berat terhadap IFA. Mereka menilai ada dugaan keterlibatan dalam pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh pemerintah Israel.

‎Isu diskriminasi terhadap pemain Arab juga menjadi bagian dari laporan yang diajukan. Selain itu, keberadaan klub-klub dari wilayah Palestina dalam kompetisi Israel turut dipersoalkan.

‎Menanggapi laporan tersebut, FIFA mengambil langkah awal pada Oktober 2024. Saat itu, Komite Disiplin FIFA diminta untuk melakukan penelaahan terhadap berbagai tudingan yang disampaikan.

‎Proses investigasi kemudian berjalan cukup panjang dan melibatkan berbagai pertimbangan. Hingga akhirnya, FIFA sampai pada keputusan yang diumumkan setelah dua tahun berlalu.

‎Dalam hasil pemeriksaan tersebut, FIFA menyatakan bahwa IFA terbukti melakukan pelanggaran. Temuan ini menjadi dasar utama dalam penjatuhan sanksi.

‎FIFA memastikan Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) telah melakukan beberapa pelanggaran terhadap kewajiban mereka sebagai anggota FIFA.

‎Pelanggaran yang dimaksud berkaitan dengan aspek etika serta nilai-nilai dasar dalam sepak bola. Hal itu dinilai bertentangan dengan prinsip fair play yang dijunjung tinggi FIFA.

‎FIFA juga menyebutkan bahwa Israel telah melakukan pelanggaran terhadap pasal 13 (perilaku ofensif dan pelanggaran terhadap prinsip fair play) serta Pasal 15 (diskriminasi dan perilaku rasial) dalam Kode Disiplin FIFA.

‎Sebagai konsekuensi dari temuan tersebut, FIFA menjatuhkan tiga jenis sanksi kepada IFA. Salah satu poin penting yang disorot adalah hukuman berupa denda.

‎Atas pelanggaran tersebut, FIFA kemudian menjatuhkan tiga poin sanksi terhadap Israel. Salah satunya adalah menjatuhkan sanksi berupa denda.

‎"IFA (Israel) diperintahkan untuk membayar denda sebesar 150 ribu franc alias Rp3,2 miliar dengan ketentuan pada poin C," tulis FIFA dalam rilis resmi.

‎Selain hukuman finansial, FIFA juga memberikan peringatan resmi kepada federasi tersebut. Teguran ini menjadi bagian dari upaya pembinaan terhadap perilaku organisasi.

‎"IFA juga diberikan peringatan terkait perilaku mereka," tulis FIFA.

‎FIFA juga menetapkan sejumlah kewajiban tambahan yang harus dipenuhi Israel dalam waktu tertentu. Ketentuan ini menjadi bagian dari poin lanjutan dalam sanksi.

‎Poin C yang dimaksud kemudian adalah sejumlah kewajiban yang harus dijalani oleh Israel.

‎"Asosiasi Sepak Bola Israel diperintahkan untuk menampilkan banner yang terlihat jelas dengan kalimat 'Football Unites the World - No to Discrimination' bersamaan dengan logo Asosiasi Sepak Bola Israel," tulis FIFA.

‎Selain itu, FIFA menekankan pentingnya langkah konkret dalam mencegah diskriminasi di masa mendatang. Upaya tersebut harus disusun dalam bentuk program yang terstruktur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Dalam 60 hari terhitung keputusan saat ini, Israel diminta untuk mengalokasikan sepertiga dari denda yang disebut di poin A untuk pelaksanaan rencana yang komprehensif untuk tindakan pencegahan terhadap diskriminasi dan pencegahan pengulangan insiden," pungkasnya.

‎(igp/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Tingkatkan Kompetensi, Ratusan Pekebun Sawit Ikut Pelatihan di Bengkulu

Upaya Tingkatkan Kompetensi, Ratusan Pekebun Sawit Ikut Pelatihan di Bengkulu

Ratusan pekebun di Kabupaten Bengkulu Selatan mengikuti pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang berlangsung di Kota Bengkulu.
Mantap Gugat Hak Asuh, Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Ingin Rebut Anak dari Sarwendah Terbongkar

Mantap Gugat Hak Asuh, Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Ingin Rebut Anak dari Sarwendah Terbongkar

onflik pascacerai antara presenter Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, persoalan tersebut memasuki babak baru usai Ruben resmi ajukan gugatan hak asuh anak.
Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Belum sempat merasakan debut apalagi diperkenalkan secara resmi, Persib dikaitkan erat dengan nama Osmar Loss Vieira dibandingkan menyegel Igor Tolic sebagai suksesor Bojan Hodak. 
Lewat Game Online, Pemuda di Purworejo Banjir Prestasi

Lewat Game Online, Pemuda di Purworejo Banjir Prestasi

Konten kreator GalangCF atau @galang.cf tengah menjadi sorotan hangat bagi para pecinta game online Free Fire di Indonesia.
Ruben Onsu Resmi Gugat Hak Asuh Anak, Ini Jadwal Sidang Perdananya

Ruben Onsu Resmi Gugat Hak Asuh Anak, Ini Jadwal Sidang Perdananya

Perseteruan mengenai hak pengasuhan anak antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kini resmi berlanjut ke jalur hukum.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belgia Vs Senegal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belgia Vs Senegal

Belgia lolos sebagai juara Grup G, sedangkan Senegal lolos dengan status sebagai tim peringkat 3 Grup I pada Piala Dunia 2026.

Trending

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih menggantikan Bojan Hodak yang menolak perpanjangan kontrak. 
Ruben Onsu Resmi Gugat Hak Asuh Anak, Ini Jadwal Sidang Perdananya

Ruben Onsu Resmi Gugat Hak Asuh Anak, Ini Jadwal Sidang Perdananya

Perseteruan mengenai hak pengasuhan anak antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kini resmi berlanjut ke jalur hukum.
Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Profil Osman Loss Vieira, Pelatih Brasil yang Bisa Geser Posisi Igor Tolic dari Persib Kapan Saja

Belum sempat merasakan debut apalagi diperkenalkan secara resmi, Persib dikaitkan erat dengan nama Osmar Loss Vieira dibandingkan menyegel Igor Tolic sebagai suksesor Bojan Hodak. 
Lewat Game Online, Pemuda di Purworejo Banjir Prestasi

Lewat Game Online, Pemuda di Purworejo Banjir Prestasi

Konten kreator GalangCF atau @galang.cf tengah menjadi sorotan hangat bagi para pecinta game online Free Fire di Indonesia.
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini, Area Parkir PN Jaktim Ditutup untuk Pengunjung

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini, Area Parkir PN Jaktim Ditutup untuk Pengunjung

Sidang perdana tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Jokowi, Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa, digelar pada Kamis (2/7/2026) pukul 09.00 WIB.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belgia Vs Senegal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belgia Vs Senegal

Belgia lolos sebagai juara Grup G, sedangkan Senegal lolos dengan status sebagai tim peringkat 3 Grup I pada Piala Dunia 2026.
Hasil Piala Dunia 2026: Harry Kane Bawa Inggris Comeback dari Kongo

Hasil Piala Dunia 2026: Harry Kane Bawa Inggris Comeback dari Kongo

Hasil pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kongo berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Atlanta, Kamis (2/7/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT