GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Federico Dimarco, Edin Dzeko Heran Timnas Italia Remehkan Bosnia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026

Edin Dzeko memberikan reaksi soal tindakan sejumlah pemain Timnas Italia yang dianggap meremehkan Bosnia dan Herzegovina. Salah satu di antaranya adalah mantan rekan setimnya di Inter Milan, Federico Dimarco.
Selasa, 31 Maret 2026 - 13:59 WIB
Striker Bosnia Edin Dzeko
Sumber :
  • REUTERS/Amel Emric

Jakarta, tvOnenews.com - Edin Dzeko memberikan reaksi soal tindakan sejumlah pemain Timnas Italia yang dianggap meremehkan Bosnia dan Herzegovina. Salah satu di antaranya adalah mantan rekan setimnya di Inter Milan, Federico Dimarco.

Skuad Gli Azzurri akan bertandang ke Stadion Bilino Polje di Zenica pada Rabu (1/4/2026) dini hari nanti WIB. Mereka memerlukan satu kemenangan lagi untuk menembus putaran final Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Italia menantikan kesempatan untuk kembali ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya sejak 2014. Namun, Bosnia juga demikian, karena turnamen Piala Dunia terakhir yang mereka ikuti adalah pada 2014 silam.

Italia mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 2-0 pada babak semifinal. Setelah laga, para pemain sempat menyaksikan secara bersama pertandingan antara Wales dan Bosnia.

Duel tersebut berakhir imbang 1-1 dengan Bosnia keluar sebagai pemenang melalui adu penalti. Saat mengetahui bahwa Bosnia menang di Cardiff, para pemain Timnas Italia, yaitu Federico Dimarco dan Guglielmo Vicario, terlihat merayakan kemenangan itu.

Sinyal yang ditangkap di publik adalah Italia meremehkan Bosnia, karena Wales dianggap sebagai lawan yang lebih sulit. Dimarco pun menuai hujatan.

Edin Dzeko ditanyakan mengenai hal ini dalam konferensi pers pada Senin (30/3/2026) kemarin. Namun, dia menegaskan bahwa fokusnya ada di Bosnia.

“Syukurlah fokusnya telah bergeser ke pihak lain,” kata Dzeko, ebagaimana dilansir dari Football-Italia.

“Setiap orang memiliki preferensi masing-masing, siapa yang ingin mereka lawan dan siapa yang tidak. Anda harus cerdas, terutama saat ini dengan media sosial, karena semuanya bisa bergeser ke arah yang berbeda. Tapi bagi saya, ini semua normal,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimarco sudah buka suara dan membawa-bawa Edin Dzeko selaku mantan rekan setimnya di Inter Milan. Sang striker yang kini membela Schalke 04 mengaku tidak habis pikir bagaimana Italia bisa takut menghadapi Wales ketika mereka adalah salah satu negara terkuat di dunia.

“Kita semua melihat apa yang terjadi. Jujur saja, itu hal yang sangat normal. Seperti yang saya katakan sebelumnya, kita semua punya preferensi masing-masing. Preferensi saya mungkin adalah untuk tidak bermain melawan Italia di final ini. Saya tidak bisa merayakan karena saya bermain melawan mereka,” tandas Dzeko.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
background

Pekan ke-33

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT