Bak Bumi dan Langit, Timnas Italia Unggul Telak atas Bosnia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa
- instagram.com/azzurri/
Jakarta, tvOnenews.com -Â Perbedaan di antara Timnas Italia dan Bosnia dan Herzegovina begitu besar. Tak ayal jika Gli Azzurri menjadi unggulan jelang duel di final playoff Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Italia berupaya untuk kembali ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014. Mereka hanya memerlukan satu kemenangan lagi atas Bosnia pada Rabu (1/4/2026) dini hari nanti WIB.
Namun, itu takkan mudah karena Italia harus bertandang ke Stadion Bilino Polje, Zenica, yang notabenenya markas Bosnia. Mereka bahkan perlu bersusah payah untuk mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 2-0 di kandang.
Tim asuhan Gennaro Gattuso sempat kesulitan untuk membuka skor dalam laga itu. Italia baru bisa mencetak gol di babak kedua melalui Sandro Tonali.
Tonali tampaknya memang menjadi nyawa permainan Gli Azzurri. Sebab, gelandang Newcastle United itu kemudian mempersembahkan assist untuk Moise Kean.
Bagaimanapun, Italia tetap dikatakan sebagai unggulan dalam perburuan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026. Sebab, mereka memiliki materi pemain yang jauh lebih unggul.
Football-Italia mengorek harga pasaran para pemain Italia dari Transfermarkt. Hasilnya, 28 pemain yang ada di skuad Gattuso saat ini bernilai total 833,5 juta euro.
Itu bernilai lebih dari enam kali lipat dari skuad Bosnia dan Herzegovina yang berisikan 24 pemain. Berdasarkan transfermarkt, nilai pasaran total mereka adalah 127,1 juta euro.
Rata-rata nilai pasaran para pemain Italia adalah 29,77 juta euro. Sedangkan Bosnia hanya memiliki nilai rata-rata sebesar 5,3 juta euro.
Sandro Tonali menjadi yang termahal karena dihargai 80 juta euro, disusul Alessandro Bastoni dengan 70 juta euro. Riccardo Calafiori kemudian berada di peringkat ketiga dengan 50 juta euro, sama dengan Nicolo Barella dan Federico Dimarco.
Di sisi lain, menurut Transfermarkt, nilai pasaran tertinggi di skuad Bosnia hanyalah sebesar 22 juta euro. Harga pasaran tersebut disematkan kepada Ermedin Demirovic, seorang striker dari Stuttgart.
Bek tengah Sassuolo, Tarik Muharemovic, menjadi yang termahal kedua senilai 20 juta euro. Kemudian, Kerim Alajbegovic dan Amar Dedic sama-sama bernilai 15 juta euro. (rda)
Load more