News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Lagi ke Piala Dunia, Haruskah Revolusi Timnas Italia Dimulai dari Juventus?

Timnas Italia gagal lagi ke Piala Dunia untuk tiga edisi beruntun. Di saat bersamaan, penurunan Juventus juga disorot di ranah publik.
Rabu, 1 April 2026 - 15:21 WIB
Timnas Italia dikalahkan Bosnia
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Italia gagal lagi ke Piala Dunia untuk tiga edisi beruntun. Di saat bersamaan, penurunan Juventus juga disorot di ranah publik.

Gli Azzurri kandas melalui adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Kegagalan Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante dalam menyelesaikan tugasnya sebagai eksekutor menjadi akhir untuk segalanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Italia sebenarnya sempat unggul melalui Moise Kean di menit ke-15. Namun, kartu merah Alesandro Bastoni di akhir babak pertama telah menyulitkan anak-anak asuhan Gennaro Gattuso.

Hingga menit ke-78, Italia berhasil menahan Bosnia dengan 10 orang. Namun, Haris Tabakovic kemudian menyelesaikan peluang di mulut gawang yang membuat duel berimbang 1-1.

Kiper Timnas Italia Gianluigi Donnarumma dan bek Federico Gatti
Kiper Timnas Italia Gianluigi Donnarumma dan bek Federico Gatti
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Kegagalan ke Piala Dunia 2026 memperpanjang masa absennya Italia, yang terakhir kali tampil di turnamen ini pada 2014 silam. Mereka juga gagal lolos di babak playoff ketika menghadapi Swedia pada edisi 2018 dan Makedonia Utara pada edisi 2022.

Keterpurukan Italia pada saat ini disoroti dengan kemunduran performa tim-tim top di kancah Serie A. Inter Milan pada saat ini mendominasi dan itu tergambar dari susunan line-up yang diturunkan Gennaro Gattuso semalam.

Tiga pemain Inter Milan menjadi starter, yaitu Nicolo Barella, Alessandro Bastoni, dan Federico Dimarco. Di bangku cadangan, masih ada Francesco Pio Esposito dan Davide Frattesi yang kemudian diturunkan sebagai pengganti.

Juventus diwakili oleh tiga pemain. Namun hanya Manuel Locatelli yang menjadi starter, selagi Federico Gatti hanya menjadi pengganti setelah Bastoni dikartu merah dan Andrea Cambiaso hanya menjadi pemanis di bangku cadangan.

Di ranah publik, perdebatan mencuat dengan menyoroti bagaimana Italia mengandalkan para penggawa Juventus ketika mereka berhasil meraih trofi penting. Pada 1982 misalnya, sebanyak enam pemain Juve menjadi bagian dari skuad pada saat itu.

Itu termasuk kapten Dino Zoff dan striker Paolo Rossi yang menjadi bintang utama Italia menjadi juara di bawah asuhan Enzo Bearzot. Antonio Cabrini, Claudio Gentile, Gaetano Scirea, dan Marco Tardelli merupakan personel lainnya dalam skuad.

Kemudian, itu juga terulang di Piala Dunia 2006 ketika Italia menjadi juara. Ada lima pemain Juventus yang pada saat itu menjadi andalan, dan kebanyakan adalah starter.

Mereka adalah Gianluigi Buffon, Fabio Cannavaro, Gianluca Zambrotta, Mauro Camoranesi, dan Alessandro Del Piero. Empat di antaranya adalah starter, sedangkan Del Piero sering digunakan sebagai rotasi oleh Marcello Lippi.

Situasi terulang pada Piala Eropa 2020. Pada 2021, Juventus juga menjadi bagian penting dari skuad, karena tiga di antaranya adalah starter, yaitu Federico Chiesa, Leonardo Bonucci, dan Giorgio Chiellini.

Ada satu pemain lagi dalam skuad asuhan Roberto Mancini tersebut. Dia adalah Federico Bernardeschi, namun lebih sering digunakan sebagai pemain cadangan pada saat itu.

Berdasarkan fakta tersebut, para pemain Juve memang mendominasi dalam skuad-skuad Italia yang berjaya. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa Italia juga pernah terpuruk ketika pemain Juve mendominasi.

Seperti pada playoff Piala Dunia 2018, Giorgio Chiellini dan Gianluigi Buffon masih menjadi bagian dari skuad. Andrea Barzagli, Daniele Rugani, dan Federico Bernardeschi juga ada di skuad asuhan Giampiero Ventura pada saat itu.

Namun, pada playoff Piala Dunia 2022, tidak ada pemain Juve yang menjadi starter melawan Makedonia Utara, setelah Bonucci tak dipanggil dan Chiellini dicadangkan. Federico Chiesa tak dipanggil setelah mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL).

Mungkin saja, keterpurukan Juve berkesinambungan dengan nasib Timnas Italia. Namun, tak bisa dipungkiri juga kesulitan tim-tim lain juga ikut berkontribusi.

Banyak faktor yang membuat sepak bola Italia menurun. Seperti yang terlihat di Liga Champions musim ini, tak ada tim Italia yang tersisa ketika sudah menyentuh babak perempat final.

Di babak 16 besar, hanya ada Atalanta yang tersisa. Juventus dan Inter Milan sama-sama tersingkir di playoff 16 besar setelah kalah dari tim-tim sekaliber Galatasaray dan Bodo/Glimt.

Sepak bola Italia memang sedang mengalami kemunduran luar biasa. Revolusi bisa dimulai dari mana saja, dan tentu saja setiap klub punya porsinya masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juve sendiri tidak kekurangan pemain Italia di skuadnya. Mereka memiliki Manuel Locatelli, Andrea Cambiaso, Federico Gatti, Fabio Miretti, Michele Di Gregorio, dan Mattia Perin di skuad.

Namun, kelasnya memang jauh berbeda dengan Buffon, Bonucci, Chiellini, Pirlo, Cannavaro, atau Del Piero. Keterpurukan Italia perlu disikapi dengan pembenahan bersama, dan setiap klub perlu menyadari porsinya.. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.
Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh
Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral motor listrik BGN, Kepala BGN jelaskan penganggaran masuk RPATA sesuai PMK. Realisasi 21.801 unit untuk dukung Program MBG.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT