News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Logis Kenapa Piala Dunia cuma Digelar 4 Tahun Sekali, bikin Fans Penasaran

Pernahkah Anda bertanya-tanya, kenapa, sih, Piala Dunia - turnamen sepak bola terbesar - cuma diadakan empat tahun sekali? Kenapa tidak dibuat setiap tahun saja biar fans puas? Ternyata, tidak semudah itu.
Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:06 WIB
Logo FIFA
Sumber :
  • Dok FIFA

Jakarta, tvOnenews.com – Ajang Piala Dunia FIFA selalu berhasil menyedot perhatian miliaran pasang mata di seluruh planet Bumi.

Apalagi pada edisi Piala Dunia 2026 kali ini, turnamen bakal makin meriah karena diikuti oleh 48 tim dan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, kenapa, sih, kompetisi sepak bola terbesar di dunia ini cuma diadakan empat tahun sekali? Kenapa tidak dibuat setiap tahun saja biar fans puas? Ternyata, ada alasan-alasan krusial di balik keputusan tersebut. Berikut penjelasannya!

1. Proses Kualifikasi yang Sangat Panjang

Sebelum bisa masuk ke babak final Piala Dunia, negara-negara di seluruh dunia harus saling sikut dulu di zona regional masing-masing (seperti Asia, Eropa, hingga Amerika Selatan).

Proses kualifikasi ini memakan waktu hingga bertahun-tahun dan melibatkan ratusan pertandingan. Jadi, mustahil jika harus diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun.

2. Butuh Persiapan Infrastruktur yang Gila-gilaan

Menjadi tuan rumah Piala Dunia itu bukan perkara gampang. Butuh perencanaan matang dan dana yang luar biasa besar untuk membangun fasilitas penunjang.

Sebagai gambaran:

- Piala Dunia 2026: Akan Menyajikan 104 pertandingan selama 39 hari di 16 stadion berbeda yang tersebar di 3 negara.

- Piala Dunia 2022 Qatar: Pemerintah Qatar bahkan harus merenovasi satu stadion dan membangun 7 stadion baru dari nol dalam waktu 12 tahun demi menyambut turnamen ini.

3. Biar Tidak Tabrakan dengan Olimpiade

Siklus empat tahunan ini sengaja dibuat mengikuti pola Olimpiade. Agar kedua event olahraga terbesar di dunia ini tidak saling tabrakan dan berebut penonton, Piala Dunia pertama (1930) sengaja digelar persis di tengah-tengah jeda dua Olimpiade. Tradisi ini pun awet dipertahankan sampai sekarang.

4. Jadwal Pemain Sudah Sangat Padat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pesepak bola top dunia bukanlah robot. Dalam setahun, mereka sudah kelelahan membela klubnya di liga domestik, turnamen cup, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub.

Belum lagi, di level negara, mereka juga harus bertanding di turnamen sewilayah seperti Euro, Copa America, atau Piala Afrika (AFCON). Jika Piala Dunia dipaksakan digelar setiap tahun, fisik para pemain dipastikan bakal rontok.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masa Depan Mason Greenwood Akhirnya Terjawab Usai Sepakat Pindah ke Klub Ini, Uang Kaget bakal Masuk Rekening MU

Masa Depan Mason Greenwood Akhirnya Terjawab Usai Sepakat Pindah ke Klub Ini, Uang Kaget bakal Masuk Rekening MU

Kabar mengejutkan datang dari mantan wonderkid Manchester United (MU), Mason Greenwood. Penyerang berusia 24 tahun ini dilaporkan sudah sepakat untuk angkat kaki dari klub Prancis, Marseille.
Pemerintah-BI Sinkronisasi Kebijakan Imbas Rupiah Terpuruk, Purbaya: Supaya Pedagang Tahu dan IRT Tidak Terbebani

Pemerintah-BI Sinkronisasi Kebijakan Imbas Rupiah Terpuruk, Purbaya: Supaya Pedagang Tahu dan IRT Tidak Terbebani

Menkeu Purbaya menyinggung kondisi pedagang tempe dan tahu yang sudah mulai menaikkan biaya produksi, lantaran bahan baku pembuatannya dibeli dari luar negeri.
Pesan Menohok Onyo untuk Kekasih Baru Sarwendah: Coba Bikin Rumah Baru Buat Bunda

Pesan Menohok Onyo untuk Kekasih Baru Sarwendah: Coba Bikin Rumah Baru Buat Bunda

Penyanyi muda Betrand Peto akhirnya memilih untuk buka suara terkait permasalahan yang tengah bergulir antara kedua orang tuanya, Ruben Onsu dan Sarwendah. Onyo
Apa yang Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Menang Melawan Mozambik di FIFA Matchday pada 9 Juni 2026?

Apa yang Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Menang Melawan Mozambik di FIFA Matchday pada 9 Juni 2026?

Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Oman dengan skor 3-0 dan naik empat peringkat di ranking dunia FIFA. Bagaimana jika mereka juga menang atas Mozambik?
Daftar Perubahan Gila di Piala Dunia 2026: Wasit Makin Sakti, Bye-bye Drama

Daftar Perubahan Gila di Piala Dunia 2026: Wasit Makin Sakti, Bye-bye Drama

Piala Dunia 2026 resmi bergulir dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Kompetisi edisi ke-23 sejak pertama kali diadakan tahun 1930 ini dijamin bakal terasa sangat berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Kebijakan Pemerintah dan BI Sudah Menyatu, Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Tak Lagi Lemah

Kebijakan Pemerintah dan BI Sudah Menyatu, Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Tak Lagi Lemah

Menkeu Purbaya menyampaikan bahwa kebijakan yang dibuat antara pemerintah dengan Bank Indonesia (BI) akan semakin sinkron dan berdampak signifikan ke ekonomi.

Trending

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman soroti debut buruk Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di FIFA Matchday. Bahkan media setempat mengakui kualitas Garuda.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Timnas Indonesia menang telak 3-0 atas Oman di FIFA Matchday Juni 2026. Media Vietnam mengaku terkejut dan menilai level Garuda mulai meningkat pesat.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Bungkam Oman 3-0

Media Vietnam Mulai Curiga dengan Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Bungkam Oman 3-0

Media Vietnam soroti kemenangan telak Timnas Indonesia atas Oman dengan skor akhir 3-0. Media Vietnam curiga Skuad John Herdman akan jadi lawan kuat di AFF 2026
Reaksi Warganet Lihat Debut Mathew Baker Bersama Timnas Indonesia Senior: Ajaib

Reaksi Warganet Lihat Debut Mathew Baker Bersama Timnas Indonesia Senior: Ajaib

Mathew Baker mencetak sejarah saat debut bersama Timnas Indonesia senior melawan Oman. Bek berusia 17 tahun itu langsung banjir pujian dari warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT