Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Mengerikan di Balik Eforia Piala Dunia 2026 yang Wajib Anda Tahu Sekarang

Sembari para penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan dengan penuh harap dimulainya Piala Dunia 2026 milik FIFA, para penjahat siber sudah bekerja keras secara online.
Selasa, 9 Juni 2026 - 19:59 WIB
Ilustrasi serangan hacker
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, tvOnenews.com – Mulai dari situs web palsu hingga undangan kalender berbahaya, berikut adalah bagaimana penjahat siber telah memanfaatkan euforia Piala Dunia 2026.

Sembari para penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan dengan penuh harap dimulainya Piala Dunia 2026 milik FIFA, para penjahat siber sudah bekerja keras secara online.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turnamen ini, yang digadang-gadang oleh penyelenggara sebagai acara terbesar sejenisnya, akan mempertemukan 104 tim yang saling beradu di 16 kota di Amerika Utara, meliputi Kanada, Amerika Serikat (AS), dan Meksiko, ketika pertandingan dimulai akhir pekan ini.

Para penjahat siber telah membuat ribuan kampanye terkait Piala Dunia dan, menjelang turnamen, pemerintah Kanada dan AS telah mengeluarkan peringatan kepada para penonton untuk tetap waspada terhadap penipuan.

Berikut adalah kampanye-kampanye yang telah berlangsung secara online dan apa yang dapat kita harapkan sambil menunggu peluncurannya.

Menurut perusahaan keamanan siber Fortinet dan Check Point, salah satu modus operandi paling populer bagi penjahat siber adalah situs web atau toko merchandise FIFA palsu.

Dalam laporan terbaru, Fortinet mengidentifikasi lebih dari 13.000 situs web bertema Piala Dunia yang terdaftar antara Januari dan Mei.

Sekitar 8 persen dari situs web ini diklasifikasikan sebagai situs web berbahaya atau mencurigakan berdasarkan aktivitas dan pola penipuan di situs web tersebut, demikian hasil analisis tersebut.

Sebagian besar situs web yang mereka identifikasi digunakan untuk menarik pengguna yang mencari informasi dan layanan turnamen dengan menggunakan kata kunci terkait Piala Dunia dan menyalahgunakan merek FIFA, kata Fortinet, seperti dikutip dari Euronews, Selasa, 9 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Fortinet, tujuan situs-situs ini adalah untuk "mencuri informasi sensitif seperti detail kartu pembayaran, data identifikasi pribadi, dan kredensial login" dengan menipu para calon penonton Piala Dunia agar membeli tiket palsu.

Sering disebut sebagai penipuan "tanpa kartu fisik", situs-situs ini telah beroperasi di acara-acara besar lainnya, seperti Piala Dunia 2022 dan Olimpiade Paris 2024, dan berupaya memanfaatkan "urgensi dan kelangkaan untuk menekan keputusan pembelian yang cepat," menurut Check Point.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Disorot Lagi karena Kasus DJKA, Ini Deretan Kontroversi Gus Miftah yang Pernah Gegerkan Publik

Disorot Lagi karena Kasus DJKA, Ini Deretan Kontroversi Gus Miftah yang Pernah Gegerkan Publik

Gus Miftah disinggung dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur ganda kereta api (double track) Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Melongok Sumber Kekayaan Gus Miftah, Namanya Kini Terseret dalam Sidang Kasus Korupsi DJKA

Melongok Sumber Kekayaan Gus Miftah, Namanya Kini Terseret dalam Sidang Kasus Korupsi DJKA

Nama pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah kembali menjadi perhatian, usai namanya disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi DJKA.
Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Didier Deschamps kembali mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan menurunkan kekuatan terbaik melawan Spanyol.
Hadirkan Harapan Baru bagi Pasien Katarak, JEC ANWARI Purwokerto Gelar Operasi Katarak

Hadirkan Harapan Baru bagi Pasien Katarak, JEC ANWARI Purwokerto Gelar Operasi Katarak

Dalam rangka memperingati Bulan Bakti PERDAMI 2026, Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto turut berpartisipasi dalam rangkaian bakti sosial operasi katarak yang diinisiasi oleh PERDAMI atau Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia.
Lebih Dari 14.000 Orang Tewas Akibata Gelombang Panas di Eropa

Lebih Dari 14.000 Orang Tewas Akibata Gelombang Panas di Eropa

Sedikitnya 14.000 orang meninggal di enam negara Eropa yang paling terdampak gelombang panas pada akhir Juni, jauh di atas tingkat kematian normal, lapor Politico.
Resmi Jadi Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri Bertekad Mengalahkan Red Sparks Musim Depan

Resmi Jadi Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri Bertekad Mengalahkan Red Sparks Musim Depan

Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, resmi kembali ke negeri ginseng untuk memperkuat Hyundai Hillstate pada Liga Voli Korea musim depan.

Trending

31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

Sebanyak 31 saksi diperiksa dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR yang diduga dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Hadapi Prancis untuk Perebutkan Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Hadapi Prancis untuk Perebutkan Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026, Rabu 15 Juli, akan menyajikan duel dua tim kandidat juara, Spanyol Vs Prancis di AT&T Stadium, Amerika Serikat.
Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Didier Deschamps kembali mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan menurunkan kekuatan terbaik melawan Spanyol.
Resmi Jadi Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri Bertekad Mengalahkan Red Sparks Musim Depan

Resmi Jadi Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri Bertekad Mengalahkan Red Sparks Musim Depan

Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, resmi kembali ke negeri ginseng untuk memperkuat Hyundai Hillstate pada Liga Voli Korea musim depan.
Disorot Lagi karena Kasus DJKA, Ini Deretan Kontroversi Gus Miftah yang Pernah Gegerkan Publik

Disorot Lagi karena Kasus DJKA, Ini Deretan Kontroversi Gus Miftah yang Pernah Gegerkan Publik

Gus Miftah disinggung dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur ganda kereta api (double track) Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
KPKP Jakarta Barat Lakukan Sidak, Ditemukan Warung Makan yang Diduga Jual Daging Anjing

KPKP Jakarta Barat Lakukan Sidak, Ditemukan Warung Makan yang Diduga Jual Daging Anjing

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat melakukan sidak pada Selasa (14/7/2026). 
Melongok Sumber Kekayaan Gus Miftah, Namanya Kini Terseret dalam Sidang Kasus Korupsi DJKA

Melongok Sumber Kekayaan Gus Miftah, Namanya Kini Terseret dalam Sidang Kasus Korupsi DJKA

Nama pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah kembali menjadi perhatian, usai namanya disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi DJKA.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT