Harry Maguire Kena 'Double Kill'
- REUTERS/Scott Heppell
Jakarta, tvOnenews.com – Bintang Manchester United (MU) Harry Maguire dijatuhi denda sebesar 1.000 Poundsterling (Rp24 juta) lantaran ngebut dalam berkendara. Bek tengah berusia 33 tahun itu gagal masuk dalam skuad 26 pemain Inggris pilihan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia 2026.
Kini, terungkap bahwa saat rekan-rekan setimnya di Inggris terbang ke Amerika Serikat (AS) untuk memulai persiapan pertandingan, Maguire menghadapi kekecewaan lebih lanjut karena dirinya dinyatakan bersalah melanggar batas kecepatan dengan Range Rover miliknya seharga 130.000 Poundsterling (Rp3,1 miliar).
Mengutip Manchester Evening News, Kamis, 11 Juni 2026, insiden itu terjadi pada 28 Desember 2025, ketika ia tertangkap mengemudi dengan kecepatan 37 mph di zona kecepatan 30 mph di Altringham, Greater Manchester, di rute antara stadion Old Trafford milik United dan rumahnya di Cheshire.
Bek tersebut dituntut dan divonis bersalah dalam prosedur peradilan tunggal pada pekan lalu, bersamaan dengan dua rekan setimnya di United yang juga menghadapi proses pidana atas pelanggaran batas kecepatan.
Kiper cadangan Altay Bayindir tertangkap mengemudikan mobil Mercedes Benz dengan kecepatan 41 mph di zona kecepatan 30 mph di desa Hale Barns, Greater Manchester, pada 24 November 2025.
Insiden itu terjadi sesaat sebelum pukul 11 malam waktu setempat, sekitar satu jam setelah Bayindir, 28 tahun, dan rekan-rekan setimnya kalah 1-0 dalam pertandingan Liga Primer melawan Everton.
Bintang Manchester United ketiga yang terjerat masalah hukum adalah Matheus Cunha, yang didakwa karena ngebut dan tidak menanggapi surat polisi yang memintanya untuk mengidentifikasi pengemudi kendaraan tersebut.
Dokumen pengadilan menunjukkan sebuah Mercedes Benz yang terdaftar atas nama striker Brasil berusia 27 tahun itu tercatat melaju dengan kecepatan 37 mph, tepat di ruas Jalan Hale yang sama tempat Bayindir tertangkap ngebut.
Insiden itu terjadi beberapa jam setelah kekalahan United 1-0 dari Arsenal di laga pembuka Liga Premier pada 17 Agustus 2025, di rute antara Old Trafford dan rumah Cunha di Greater Manchester.
Polisi mengatakan Cunha diminta untuk menyatakan siapa yang mengemudi tetapi tidak menanggapi surat-surat tersebut, dan sekarang dirinya dituduh melakukan pelanggaran pidana tambahan karena tidak memberikan informasi tersebut.
Load more