Michael Carrick Hapus Tradisi Lama Manchester United
- REUTERS/Tony O Brien
Jakarta, tvOnenews.com – Michael Carrick sudah menunjukkan otoritasnya di kursi pelatih Manchester United (MU) saat ia sedang siap-siap untuk memulai pekerjaannya di Old Trafford.
Carrick, yang menandatangani kontrak dua tahun untuk tetap menjadi manajer pada Mei lalu, telah memilih untuk menghapus tradisi lama klub berupa tur pramusim ke destinasi yang jauh, seperti dikutip dari Express, Jumat, 12 Juni 2026.
Sebagai gantinya, United telah berkomitmen untuk melakukan tur Eropa musim panas ini.
Raksasa Liga Premier telah melakukan perjalanan ke berbagai lokasi seperti Asia, Amerika Utara, dan Australia setiap pramusim sejak 2002, tetapi menghadapi tantangan untuk meraih lebih banyak trofi dengan jadwal pertandingan yang jauh lebih padat, dan manajer tampaknya ingin mengurangi risiko kelelahan.
Meskipun United tetap bermain di kandang sendiri, bukan berarti kualitasnya menurun. Bahkan, jadwal pramusim mendatang menyerupai serangkaian ujian berat yang menjanjikan tantangan besar bagi skuad Michael Carrick dalam beberapa minggu ke depan.
Manchester United sudah mengonfirmasi bahwa program pertandingan persahabatan musim panas mereka akan diakhiri dengan pertandingan melawan AC Milan di Wroclaw pada 15 Agustus.
Ini mengakhiri rangkaian enam pertandingan, yang dimulai dengan pertandingan melawan Wrexham di Helsinki pada 18 Juli.
United kemudian akan menghadapi Rosenborg di Norwegia pada 24 Juli sebelum berhadapan dengan Atletico Madrid di Strawberry Arena, Solna, pada 1 Agustus.
Mereka akan tetap berada di Swedia untuk menghadapi juara Eropa, Paris Saint-Germain, pada 8 Agustus sebelum menuju Croke Park, Dublin, untuk bertemu Leeds hanya empat hari kemudian.
Berbicara setelah konfirmasi pertandingan melawan AC Milan, yang jatuh pada malam sebelum dimulainya musim baru, Direktur Olahraga Jason Wilcox mengaku senang bisa mengakhiri tur pramusim di Wroclaw, Polandia, dengan pertandingan besar melawan AC Milan.
Tur pramusim ke luar negeri telah menjadi cara yang banyak diadopsi untuk menghasilkan pendapatan dan meningkatkan profil global sebuah klub. Namun, sejumlah pendukung United berpendapat bahwa klub tersebut semakin fokus pada keuntungan komersial dengan mengorbankan performa di lapangan dalam beberapa tahun terakhir.
Load more