Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Jagat media sosial X mendadak heboh. Kapten Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh mencuri perhatian publik sejak sebelum dimulainya Piala Dunia 2026.
Perhatian publik menyasar dalam sebuah unggahan video wawancara Alireza Jahanbakhsh. Berdasarkan narasi yang viral, ia disebut mendapat pesan dari kartel narkoba di Meksiko terkait Piala Dunia 2026.
Alasan Timnas Iran bermarkas di Tijuana, Meksiko disebut tak lepas mendapat jaminan keamanan khusus. Team Melli dikabarkan akan memperoleh perlindungan dari kartel narkoba di Meksiko.
Narasi tersebut datang dari unggahan akun X @papantengah pada Kamis, 11 Juni 2026. Menariknya, narasi yang beredar juga ditambahkan terkait cerita pengalaman Alireza Jahanbakhsh saat berwisata di wilayah Tulum, Meksiko.
"Alireza Jahanbakhsh ketika diwawancarai oleh SNN TV. Dia mendapat pesan dari anggota cartel yang mengatakan begini 'kami semua cinta Iran, kalian akan dibawah proteksi dan aman bersama kami!'. Iran, akan bermarkas di Tijuana, Meksiko," tulis akun tersebut dikutip, Jumat (12/6/2026).
Mengacu dari hasil penelusuran tvOnenews.com, ada persepsi yang berbeda mengenai konteks sesi wawancara kapten Timnas Iran dari pernyataan tersebut. Mari cek faktanya di bawah ini!
Kapten Timnas Iran Cerita Pengalaman Batal Dirampok Kartel Meksiko
Dalam cerita yang dituangkan di Al Jazeera, sesi wawancara di Football 360 memang mengundang Alireza Jahanbkhsh. Namun, kapten Timnas Iran hanya menceritakan pengalaman liburan pribadinya.
Kala itu, Alireza Jahanbakhsh mengulas momen lucu saat berlibur ke wilayah Tulum, Meksiko jauh sebelum Piala Dunia 2026. Ia mengaku dirinya dan rekannya bernama Benjamin dicegat kartel narkoba bertopeng dan bersenjata.
Alireza Jahanbakhsh dan Benjamin mendadak dilepaskan tanpa cedera. Penyebabnya kelompok bersenjata tersebut terkejut setelah baru mengetahui mereka warga negara Iran.
"Kartel dan mafia (Meksiko) menyukai orang Iran, saya bersumpah. Saya tidak tahu kenapa, dia (temannya Alireza Jahanbakhsh) tidak menjelaskan alasannya," kata Alireza Jahanbakhsh.
Awal mula kejadian ini terjadi saat bepergian menggunakan mobil. Mereka melakukan perjalanan untuk liburan ke Tulum, Meksiko.
Di tengah-tengah itu, kelompok bersenjata tiba-tiba mencegat mereka. Jahanbakhsh dan Benjamin pun digeledah setelah diminta turun dari mobil.
Load more