Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya
- AFC
"Mereka menangkap kami. Semua pelaku menutup wajah. Kami ada di dalam mobil, lalu mereka menyuruh kami keluar dan berjalan. Perintahnya, letakkan tangan di mobil," terang Jahanbakhsh.
Jahanbakhsh dan temannya tampaknya mengetahui akan ada bahaya. Ia hanya membawa uang sekitar 30-40 euro setelah tiba dari Belanda.
Saat penggeledahan, seorang pria bertopeng bertanya asal-usul serta negara mereka. Jahanbaksh mulanya menjawab berasal dari Belanda.
Akan tetapi, temannya telah mempunyai pengalaman lebih tentang situasi di Meksiko. Benjamin pun berbisik kepada Jahanbaksh sambil berkata, "Ali, katakan Iran, sebut saja Iran, mereka baik-baik saja dengan Iran."
Pria bertopeng yang bertanya asal-usul mereka langsung mendadak tersenyum. Hal ini membuat Jahanbakhsh dan rekannya dilepas tanpa cedera meski uang dibawa mereka tetap digasak tanpa kehilangan benda lainnya.
"Saya tidak tahu harus menjelaskannya seperti apa. Tetapi teman saya sering ke Meksiko dan dia bilang, kenyataannya kartel-kartel itu menyukai orang Iran. Apakah benar? Ya, benar. Ini poin menarik," jelasnya.
Narasi yang Beredar Dikaitkan dengan Isu Piala Dunia 2026
Ironisnya, unggahan tersebut sengaja mengaitkan potongan video sesi wawancara Jahanbakhsh dengan isu Piala Dunia 2026. Hal ini mengingat kamp latihan Timnas Iran kini bermarkas di Meksiko.
Sayangnya pengakuan dari Alireza Jahanbakhsh dikaitkan dengan penyebab Timnas Iran memilih markas tim untuk Piala Dunia 2026 bereratan dengan isu mereka mendapat perlindungan dari kartel setempat.
Padahal sesi wawancara Jahanbakhsh menceritakan pengalaman liburan terjadi sebelum FIFA merilis daftar resmi penentuan Team Base Camps untuk 48 negara peserta Piala Dunia 2026.
Berdasarkan hasil kerja sama antara FIFA dan otoritas keamanan tiga negara tuan rumah, seperti AS, Kanada, dan Meksiko, instansi kepolisian dan militer resmi dari tiga negara tersebut telah menjamin keamanan seluruh tim, bukan hasil dari negosiasi kelompok kartel tertentu.
Dalam hal ini, penyebaran informasi Timnas Iran mendapat perlindungan dari kartel narkoba di Meksiko masuk kategori misleading context. Tujuannya untuk menggiring opini publik dan hanya mencari sensasi melalui clickbait di media sosial.
Load more