Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naas Nasib Gelandang Ghana Thomas Partey di Piala Dunia 2026: Diizinkan AS tapi Ditolak Kanada

Gelandang Timnas Ghana Thomas Partey ditolak masuk Kanada. Alhasil, ia absen membela Ghana dalam pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Panama di Toronto pada 18 Juni mendatang.
Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:13 WIB
Eks gelandang Arsenal Thomas Partey
Sumber :
  • Instagram @thomaspartey5

Jakarta, tvOnenews.com – Gelandang Timnas Ghana Thomas Partey ditolak masuk Kanada. Alhasil, ia absen membela Ghana dalam pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Panama di Toronto pada 18 Juni mendatang.

Mantan gelandang Arsenal dan pemain Villarreal itu terkena kasus hukum lantaran dituduh atas tujuh tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan penyerangan seksual yang diajukan oleh empat wanita antara 2020 dan 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah pernyataan resmi, FIFA mengonfirmasi bahwa pemain berusia 33 tahun itu tidak dapat melakukan perjalanan dari pusat pelatihan Ghana di Boston, Massachusetts setelah permohonan visanya ditolak oleh pemerintah Kanada.

“FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk pengurusan visa. Pemerintah negara tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan diizinkan masuk ke negara tersebut,” ungkap FIFA.

Sementara itu, pedoman pemerintah Kanada menyatakan: “Jika Anda telah melakukan atau dihukum karena suatu kejahatan, Anda mungkin tidak diizinkan masuk ke Kanada”, seperti dikutip dari Sportbible.

Thomas Partey membantah melakukan kesalahan, menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan yang diajukan terhadapnya, dan belum divonis bersalah atas suatu kejahatan.

Pemerintah Ghana mengeluarkan pernyataan sendiri, menyebut perlakuan terhadap Partey sebagai "sangat tidak adil" dan mengkonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan nota protes resmi yang meminta Kanada untuk meninjau kembali keputusannya.

“Pemerintah Republik Ghana menyampaikan keberatan yang kuat menyusul keputusan sewenang-wenang dan sangat tidak adil yang diambil oleh Kanada,” demikian pernyataan tersebut.

“Meskipun menghormati hak kedaulatan Kanada untuk menegakkan hukum imigrasinya, Ghana berpendapat bahwa mengandalkan tuduhan yang belum terbukti tanpa adanya putusan pengadilan menimbulkan pertanyaan mendasar tentang keadilan dan proporsionalitas”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan Thomas Partey diizinkan masuk ke AS berkaitan dengan fakta kalau dirinya belum pernah dihukum karena kejahatan, dengan seorang pejabat Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS menjelaskan:

“AS mengetahui adanya kasus pengadilan yang sedang berlangsung yang melibatkan Tuan Partey. Namun, saat ini, beliau belum dinyatakan bersalah atas suatu kejahatan dan diterima masuk ke Amerika Serikat setelah mendapatkan visa. Penentuan kelayakan masuk dilakukan berdasarkan kasus per kasus dengan menggunakan informasi penegakan hukum, keamanan nasional, dan imigrasi yang tersedia pada saat pemeriksaan. Petugas CBP memiliki wewenang untuk menanyai pelancong, melakukan inspeksi, dan menentukan kelayakan masuk sesuai dengan hukum AS. CBP menyerahkan kepada Kanada untuk pertanyaan terkait penolakan masuknya”.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Jelang bentrokan panas antara Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026, atmosfer di media sosial mulai memanas dengan berbagai aksi saling sindir antar pendukung.
Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Kabar menarik datang dari panggung sepak bola tertinggi Italia Serie A. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal memasuki babak dan era baru dalam...
Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta secara konsisten terus menertibkan perlintasan sebidang ilegal. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta mengawali kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari,
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Sengkarut rumah tangga Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah rupanya ikut memantik atensi dari pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea. Hukum di ...
John Herdman Beri Kabar Buruk Jelang Piala AFF 2026, Satu Pemain Abroad Kemungkinan Besar Batal Bela Timnas Indonesia

John Herdman Beri Kabar Buruk Jelang Piala AFF 2026, Satu Pemain Abroad Kemungkinan Besar Batal Bela Timnas Indonesia

John Herdman menilai Piala AFF 2026 tetap menjadi ajang penting bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT