News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden UEFA Dikecam 13 Federasi Dunia Imbas Kritik Format Piala Dunia 2026 yang Dianggap Terlalu Gemuk

Kritik Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, terhadap format baru Piala Dunia 2026 memicu gelombang protes. Sebanyak 13 federasi sepak bola dunia beri kecaman.
Senin, 15 Juni 2026 - 08:45 WIB
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin (kanan)
Sumber :
  • REUTERS/Annegret Hilse

Jakarta, tvOnenews.com - Kritik Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, terhadap format baru Piala Dunia 2026 memicu gelombang protes. Sebanyak 13 federasi sepak bola dari berbagai kawasan dunia kompak menyampaikan kecaman melalui pernyataan bersama.

Federasi-federasi tersebut berasal dari Afrika, Karibia, hingga Asia Tengah. Mereka menilai komentar Ceferin mengenai format Piala Dunia yang diperluas tidak mencerminkan realitas perjuangan banyak negara untuk mencapai putaran final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Ceferin mengkritik format baru Piala Dunia yang kini diikuti lebih banyak peserta. Ia juga menyebut sebagian pertandingan kualifikasi tidak cukup menarik untuk disaksikan.

Pernyataan itu langsung menuai respons dari sejumlah federasi. Mereka menegaskan bahwa setiap pertandingan dalam perjalanan menuju Piala Dunia memiliki arti penting bagi negara-negara peserta.

Dalam pernyataan resminya, koalisi federasi tersebut menolak anggapan bahwa ada laga kualifikasi yang tidak penting. Menurut mereka, setiap pertandingan merupakan bagian dari perjuangan panjang yang penuh pengorbanan.

"Bagi negara-negara kami, tidak ada pertandingan Piala Dunia FIFA yang tidak penting. Lolos ke Piala Dunia FIFA merupakan pencapaian bersejarah dan perwujudan mimpi yang diwariskan dari generasi ke generasi," tulis pernyataan bersama tersebut.

Dokumen itu ditandatangani oleh federasi sepak bola Senegal, Tanjung Verde, Curacao, Uzbekistan, Kongo, Haiti, Aljazair, Tunisia, Maroko, Mesir, Ghana, Pantai Gading, dan Afrika Selatan.

Mereka menilai komentar Ceferin mengabaikan kerja keras yang dilakukan banyak pihak. Mulai dari pemain, pelatih, klub, pengurus sepak bola, hingga jutaan suporter yang selalu mendukung tim nasional mereka.

Menurut federasi-federasi tersebut, perjalanan menuju Piala Dunia tidak pernah diraih secara instan. Setiap negara harus melalui proses panjang yang melibatkan investasi, perencanaan, dan pengembangan sepak bola selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik setiap tim nasional, ada masyarakat yang menjadikan sepak bola sebagai sumber kebanggaan. Olahraga ini juga dianggap mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu tujuan yang sama.

Koalisi tersebut turut menegaskan bahwa sepak bola merupakan olahraga global. Karena itu, mereka menilai tidak ada kelompok tertentu yang berhak menentukan nilai atau pentingnya perjuangan negara lain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion Lewat Inovasi Pelayanan, Perluas Manfaat bagi Nasabah

PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion Lewat Inovasi Pelayanan, Perluas Manfaat bagi Nasabah

PNM meraih Juara 1 Grand Genba Champion BRI Group berkat inovasi Diary AO yang meningkatkan efisiensi dan pelayanan nasabah ultra mikro.
Dua Tahun Prabowo Memimpin, Investasi Indonesia Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,4 Juta Pekerja

Dua Tahun Prabowo Memimpin, Investasi Indonesia Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,4 Juta Pekerja

Investasi Indonesia selama dua tahun pemerintahan Prabowo mencapai Rp3.923 triliun dan menyerap 5,4 juta tenaga kerja hingga triwulan III 2026.
PBVSI Berharap Bonus untuk Peraih Medali Asian Games 2026 dari Presiden Bisa Melecut Semangat Atlet Tingkatkan Prestasi

PBVSI Berharap Bonus untuk Peraih Medali Asian Games 2026 dari Presiden Bisa Melecut Semangat Atlet Tingkatkan Prestasi

Ketua umum PBVSI, Imam Sudjarwo, berharap bonus dari Presiden Prabowo Subianto untuk atlet peraih medali Asian Games bisa melecut semangat meningkatkan prestasi
Harlin Rahardjo Ungkap Alasan Jakarta Bisa Jadi Barometer Pembinaan Akuatik Indonesia

Harlin Rahardjo Ungkap Alasan Jakarta Bisa Jadi Barometer Pembinaan Akuatik Indonesia

Harlin Rahardjo menilai Jakarta berpeluang jadi barometer pembinaan akuatik nasional berkat fasilitas dan SDM unggul, dengan fokus pengembangan atlet usia dini.
Bukan Sekadar Acara Musik, Remember Fest 2026 x Cube Concert Jadi Ruang Interaktif dan Mendorong UMKM

Bukan Sekadar Acara Musik, Remember Fest 2026 x Cube Concert Jadi Ruang Interaktif dan Mendorong UMKM

Remember Fest jadi konser musik yang megah dan pertunjukan film legendaris dari layar tancap yang menggunakan pita film seluloid, juga ada 'Diskusi Kreatif'.
Skenario Persib Lolos 16 Besar ACL 2 usai Kalahkan Melbourne Victory, Ternyata Cuma Butuh Hasil Ini di Australia

Skenario Persib Lolos 16 Besar ACL 2 usai Kalahkan Melbourne Victory, Ternyata Cuma Butuh Hasil Ini di Australia

Persib Bandung hanya butuh satu poin untuk lolos ke babak 16 besar ACL 2 2026/2027. Simak skenario Maung Bandung saat menghadapi Melbourne Victory di Australia.

Trending

Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Koalisi Benjamin Netanyahu unggul tipis atas oposisi Gadi Eisenkot dalam hasil hitung sementara Pemilu Israel 2026 yang digelar pada Selasa, 27 Oktober lusa.
4 Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027, Ada Wonderkid Arsenal dan Striker 15 Gol!

4 Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027, Ada Wonderkid Arsenal dan Striker 15 Gol!

Empat pemain dikaitkan dengan naturalisasi Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Ada wonderkid Arsenal, striker 15 gol, serta bintang asal Jepang di Liga 1.
Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link live streaming Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua pada Kamis (29/10/2026), di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia kembali tampil. Rivan Nurmulki akan melawan Boy Arnez dan Farhan Halim juga unjuk gigi.
Viral Eks Napi Tolak Diberi Uang Cuma-cuma di Transjakarta, Akui Butuh Hal Ini Selain Pekerjaan Halal

Viral Eks Napi Tolak Diberi Uang Cuma-cuma di Transjakarta, Akui Butuh Hal Ini Selain Pekerjaan Halal

Kisah seorang pria bernama Pak Gigin menjadi perbincangan warganet setelah kisahnya viral di media sosial. Eks narapidana itu tolak diberi uang cuma-cuma.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Timnas Indonesia U-15 akan menantang Luksemburg di perempat final Piala Dunia U-15 2026. Mereka berhasil melalui hadangan dari Moldova dan Panama pada Rabu (28/10/2026) kemarin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT