Piala Dunia 2026: Reaksi Terpukul Pelatih Tunisia Usai Dipermak 5-1 Swedia, Sangat Menyakitkan!
- REUTERS/Henry Romero
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Tunisia, Sabri Lamouchi, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya dihajar Swedia pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026. Kekalahan telak 1-5 itu diakuinya menjadi pukulan berat bagi skuad Carthage Eagles.
Tunisia harus mengawali langkah di Piala Dunia dengan hasil yang jauh dari harapan. Bermain di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Senin WIB, mereka kesulitan mengimbangi permainan agresif yang diperagakan Swedia sejak menit awal.
Lamouchi mengakui hasil tersebut terasa sangat menyakitkan bagi timnya. Ia menilai para pemain melakukan terlalu banyak kesalahan yang kemudian mampu dimanfaatkan lawan dengan sangat efektif.
"Memulai turnamen dengan kekalahan sebesar ini tentu sangat sulit," ujar Lamouchi seperti dikutip dari laman resmi FIFA. Ia menegaskan timnya harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup.
Menurut pelatih asal Prancis itu, sejumlah kesalahan mendasar tidak seharusnya terjadi di ajang sebesar Piala Dunia. Kesalahan-kesalahan tersebut akhirnya menjadi titik balik yang membuat Tunisia kehilangan kendali pertandingan.
Lamouchi juga menyoroti kegagalan timnya dalam menjaga fokus saat menghadapi tekanan lawan. Swedia dinilai tampil lebih siap dan mampu memanfaatkan setiap celah yang muncul di lini pertahanan Tunisia.
Meski kecewa dengan hasil yang diraih, Lamouchi meminta para pemain tidak larut dalam keterpurukan. Ia ingin timnya segera mengalihkan fokus ke dua pertandingan berikutnya yang akan sangat menentukan nasib mereka di Grup F.
Di sisi lain, Swedia tampil begitu dominan sepanjang laga. Blågult langsung menekan sejak awal dan berhasil membuka keunggulan melalui gol cepat Yasin Ayari saat pertandingan baru berjalan tujuh menit.
Keunggulan Swedia bertambah pada menit ke-30 lewat aksi Alexander Isak. Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Omar Rekik menjelang turun minum sehingga harapan untuk bangkit masih terbuka.
Namun, babak kedua sepenuhnya menjadi milik Swedia. Viktor Gyokeres dan Mattias Svanberg ikut mencatatkan nama di papan skor sebelum Ayari menutup pesta gol lewat gol keduanya pada masa injury time.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan impresif Tunisia yang sebelumnya tampil cukup solid sepanjang fase kualifikasi. Pertahanan yang selama ini menjadi kekuatan utama mereka justru terlihat rapuh saat menghadapi tekanan Swedia.
Kekalahan ini membuat Tunisia terpuruk di dasar klasemen sementara Grup F tanpa poin. Sementara itu, Swedia melesat ke puncak klasemen dan membuka peluang besar untuk melangkah ke babak berikutnya.
(sub)
Load more