News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Permohonan untuk Datang Lebih Cepat ke AS Jelang Laga Kedua di Piala Dunia 2026 Ditolak, Timnas Iran Komplain ke FIFA

Iran dikabarkan akan layangkan komplain ke FIFA usai permintaan untuk datang lebih cepat ke Amerika Serikat jelang laga di pekan kedua Piala Dunia 2026 ditolak.
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:28 WIB
Skuad Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Daniel Cole

tvOnenews.com - Federasi sepak bola Iran dikabarkan akan melayangkan surat protes ke FIFA setelah permintaan mereka untuk datang lebih cepat ke Amerika Serikat jelang laga di pekan kedua Piala Dunia 2026 ditolak.

Iran menilai ada pembatasan perjalanan yang mengganggu persiapan tim selama mengikuti turnamen yang berlangsung di Amerika Utara itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski seluruh laga Piala Dunia 2026 mereka berlangsung di AS, Iran saat ini justru bermarkas di Tijuana, Meksiko.

Sesi Latihan Timnas Iran
Sesi Latihan Timnas Iran
Sumber :
  • REUTERS/Victor Medina

Melansir dari laman TRT World, jelang duel menghadapi Belgia di Los Angeles pada Minggu mendatang, Iran berharap bisa terbang lebih cepat ke Amerika Serikat.

Permintaan tersebut diajukan agar para pemain memiliki waktu tambahan untuk beradaptasi dengan kondisi pertandingan.

Selain itu, staf pelatih juga ingin memaksimalkan sesi latihan terakhir sebelum menghadapi laga penting melawan Belgia.

Namun, harapan tersebut tidak terwujud setelah pihak penyelenggara menolak permohonan yang diajukan federasi.

"Meskipun telah menyerahkan jadwal persiapan untuk turnamen jauh-jauh hari sebelumnya, tim nasional sepak bola Iran sekali lagi menghadapi pembatasan yang diberlakukan oleh penyelenggara, yang mempengaruhi pelaksanaan rencana staf teknisnya," kata juru bicara federasi Iran.

"Mengingat pertandingan akan dimainkan pada pukul 12:00 siang waktu setempat di Los Angeles, Federasi Sepak Bola Iran meminta agar tim diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Los Angeles dua hari sebelum pertandingan." tambahnya.

"Terlepas dari alasan teknis yang disampaikan oleh federasi, permintaan tersebut sekali lagi ditolak," tambah juru bicara federasi.

Pemain Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh, di Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh, di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Victor Medina TPX IMAGES OF THE DAY

Hal itulah yang membuat Federasi Iran berencana untuk melayangkan komplain kepada FIFA karena akses mereka memasuki wilayah AS dibatasi.

"Federasi akan secara resmi menyatakan ketidakpuasannya dan mengajukan pengaduan resmi kepada FIFA melalui saluran yang sesuai." lanjutnya.

Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat membantah adanya perlakuan tidak adil terhadap Timnas Iran.

Andrew Giuliani, direktur eksekutif Gugus Tugas FIFA Gedung Putih, menegaskan aturan perjalanan tersebut telah disampaikan sebelumnya kepada pihak Iran.

"Tim akan diizinkan masuk, satu hari sebelum pertandingan, jadi sehari sebelum pertandingan," kata Giuliani kepada CBS News.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka akan diminta untuk pergi pada hari pertandingan berakhir, yaitu pada malam hari setelah pertandingan. Dan mereka akan dapat melakukan hal itu lagi di Los Angeles." tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT