Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piala Dunia 2026: Superior Sepanjang Fase Grup, Ronald Koeman Tetap Wanti-wanti Timnas Belanda Jelang Hadapi Maroko di 32 Besar

Timnas Belanda tampil meyakinkan sepanjang fase grup Piala Dunia 2026, tetapi pelatih Ronald Koeman menegaskan timnya belum boleh terlena jelang laga 32 besar.
Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:47 WIB
Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Annegret Hilse

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Belanda tampil meyakinkan sepanjang fase grup Piala Dunia 2026, tetapi pelatih Ronald Koeman menegaskan timnya belum boleh terlena. Meski sukses keluar sebagai juara Grup F, Koeman mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya baru dimulai saat menghadapi Maroko di babak 32 besar.

Belanda memastikan finis di puncak klasemen Grup F setelah menaklukkan Tunisia dengan skor 3-1 pada laga terakhir yang berlangsung di GEHA Field at Arrowhead Stadium, Missouri, Amerika Serikat, Jumat (26/06/2026) kemarin. Kemenangan itu melengkapi catatan impresif De Oranje yang mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menjadi juara grup, Belanda juga menunjukkan ketajaman luar biasa di lini depan. Pasukan Ronald Koeman mengakhiri fase grup dengan torehan 10 gol, menjadikan mereka salah satu tim paling produktif sejauh turnamen berlangsung.

Meski demikian, Koeman menolak menganggap timnya sebagai favorit mutlak di babak berikutnya. Menurutnya, Maroko merupakan lawan yang memiliki kualitas tinggi dan tidak boleh dipandang sebelah mata.

"Saya tidak yakin apakah kami favorit dalam pertandingan melawan Maroko," ujar Koeman seperti dikutip dari laman resmi FIFA. Ia menilai lawannya memiliki kemampuan menyerang yang sangat berbahaya dan mampu mencetak gol dari berbagai situasi.

"Kami harus bersiap menghadapi Maroko karena itu akan menjadi pertandingan besar. Mereka tim bagus dengan banyak kualitas dan bisa mencetak gol dengan mudah," lanjut mantan pelatih Barcelona tersebut.

Koeman mengakui performa Belanda sepanjang fase grup memang layak diapresiasi. Namun, ia menilai masih banyak aspek permainan yang harus diperbaiki sebelum memasuki fase gugur yang menuntut konsistensi lebih tinggi.

Salah satu perhatian utama Koeman adalah lini pertahanan timnya. Meski produktif dalam mencetak gol, Belanda selalu kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir sehingga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

"Anda tidak pernah berhenti belajar dalam sepak bola. Selalu ada momen dalam pertandingan ketika sebagai pelatih Anda berpikir masih ada ruang untuk perbaikan," kata Koeman.

Pelatih berusia 63 tahun itu menjelaskan bahwa organisasi permainan masih perlu ditingkatkan. Ia menyoroti posisi pemain, kekompakan antarlini, blok pertahanan, hingga transisi dari menyerang ke bertahan sebagai aspek yang harus lebih solid.

Koeman juga menegaskan fokus Belanda saat ini sepenuhnya tertuju pada duel melawan Maroko. Ia belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai peluang menghadapi calon lawan berikutnya karena seluruh perhatian tim diarahkan untuk melewati ujian pertama di fase gugur.

"Saya tidak berpikir kami sudah berada dalam situasi untuk memikirkan hal lain setelah itu. Kami sedang menuju ujian sebenarnya dan itulah yang akan kami persiapkan," tegas Koeman.

Sementara itu, kekalahan dari Belanda memastikan langkah Tunisia terhenti di fase grup. Wakil Afrika tersebut menutup turnamen tanpa meraih satu poin setelah sebelumnya kalah 1-5 dari Swedia, 0-4 dari Jepang, dan 1-3 dari Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan hasil tersebut, Belanda melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup F. Jepang menemani sebagai runner-up, sedangkan Swedia tetap menjaga asa setelah lolos melalui jalur tim peringkat ketiga terbaik.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).
Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, petugas mengamankan delapan pemuda setelah melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Lolos 32 Besar Usai Hancurkan Selandia Baru 5-1

Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Lolos 32 Besar Usai Hancurkan Selandia Baru 5-1

Timnas Belgia sukses memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Selandia Baru dengan skor telak 5-1, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT