News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Norwegia usai Buat Keputusan Kontroversial Berujung Kekalahan Telak 1-4 dari Prancis

Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, buka suara usai keputusan kontroversialnya cadangkan seluruh pemain inti saat hadapi Prancis di Piala Dunia 2026.
Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:39 WIB
Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Dylan Martinez

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, akhirnya buka suara usai keputusan kontroversialnya mencadangkan hampir seluruh pemain inti saat menghadapi Prancis pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Meski timnya kalah telak 1-4, ia menegaskan keputusan tersebut diambil demi menjaga peluang Norwegia melangkah lebih jauh di turnamen.

Keputusan Solbakken menjadi sorotan karena Norwegia tampil tanpa sebagian besar pemain terbaiknya. Sebanyak 10 pemain utama, termasuk Erling Haaland dan Martin Odegaard, sengaja diistirahatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rotasi besar-besaran itu membuat Norwegia kesulitan mengimbangi permainan Prancis. Les Bleus tampil dominan sejak menit-menit awal dan langsung menghukum setiap kesalahan lawannya.

Ousmane Dembele menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Norwegia. Penyerang Paris Saint-Germain itu sukses mencetak hattrick pada babak pertama yang membuat Prancis menguasai jalannya pertandingan.

Norwegia yang lebih banyak diperkuat pemain pelapis beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya. Situasi tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh lini depan Prancis yang tampil sangat efektif.

Meski kalah dengan skor cukup telak, Solbakken tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya. Menurutnya, para pemain tetap memperlihatkan semangat juang sepanjang pertandingan.

"Permainan berjalan sangat cepat ketika kami kehilangan bola beberapa kali," ujar Solbakken dalam konferensi pers pascalaga, dikutip dari Reuters, Sabtu (27/6/2026).

"Namun, secara ofensif kami mampu menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan. Jadi, para pemain tetap layak mendapat apresiasi atas semangat juang mereka," tambahnya.

Norwegia sebenarnya memiliki kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan pada awal babak kedua. Mereka memperoleh hadiah penalti yang sempat membuka peluang untuk bangkit.

Sayangnya, eksekusi Jorgen Strand Larsen gagal berbuah gol. Tendangan penyerang Norwegia itu berhasil dibaca dengan baik oleh kiper Prancis, Mike Maignan.

Kekalahan tersebut membuat Norwegia menutup fase grup sebagai runner-up Grup I dengan koleksi enam poin. Mereka finis di bawah Prancis yang keluar sebagai juara grup dengan keunggulan tiga poin.

Hasil itu tetap memastikan Norwegia melaju ke babak 32 besar. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Pantai Gading dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Dallas pada 30 Juni mendatang.

"Kami akan menghadapi laga yang sangat berat melawan Pantai Gading. Secara fisik, mereka adalah salah satu tim terbaik di Piala Dunia ini. Peluang kami 50-50 dan kami harus berada dalam performa terbaik," kata Solbakken.

Solbakken kemudian membeberkan alasan utama di balik keputusannya melakukan rotasi besar-besaran. Ia menyebut kondisi fisik para pemain menjadi pertimbangan paling penting.

Menurutnya, laga sebelumnya melawan Senegal berlangsung dalam kondisi cuaca dengan tingkat kelembapan yang sangat tinggi. Akibatnya, banyak pemain utama mengalami kelelahan, bahkan kram, setelah pertandingan.

Karena alasan tersebut, tim pelatih bersama staf medis sepakat untuk tidak mengambil risiko. Mereka memilih menyimpan tenaga para pemain inti demi menghadapi pertandingan fase gugur.

Meskipun memahami kekecewaan para pendukung yang berharap melihat aksi Erling Haaland dan Martin Odegaard, Solbakken menilai keputusan tersebut merupakan pilihan paling rasional.

"Ini keputusan yang sangat mudah diambil, baik dari sudut pandang saya, tim fisioterapi, maupun para pemain sendiri. Mereka semua mengatakan akan sulit jika dipaksakan bermain," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Satu-satunya kerugian adalah para penggemar di Norwegia maupun yang hadir di stadion tidak bisa melihat Erling dan Martin (Odegaard) beraksi. Namun, jika kami memaksakan mereka tampil, perjalanan kami di Piala Dunia ini tidak akan panjang. Padahal, kami datang ke sini untuk melangkah sejauh mungkin," tutupnya.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jomblo Jangan Iri! Viral Bule Cantik Eropa ini Rela Terbang Jauh-jauh Demi Temui Pemuda Lombok yang Dicintainya

Jomblo Jangan Iri! Viral Bule Cantik Eropa ini Rela Terbang Jauh-jauh Demi Temui Pemuda Lombok yang Dicintainya

Sebuah video dan foto viral menunjukkan bule cantik atau WNA asal Eropa rela menempuh perjalanan jauh hanya ingin bertemu pria pujaan hatinya di Lombok, NTB.
Polri Dinilai Mampu Ikut Berperan Realisasi Program Prioritas Pemerintah

Polri Dinilai Mampu Ikut Berperan Realisasi Program Prioritas Pemerintah

Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menorehkan sejumlah capaian yang ikut berperan aktif dalam program nasional pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto.
4 Syarat yang Wajib Dipersiapkan dari Sekarang Jelang Pendaftaran CPNS 2026, Are You Ready?

4 Syarat yang Wajib Dipersiapkan dari Sekarang Jelang Pendaftaran CPNS 2026, Are You Ready?

Persaingan yang sangat ketat menuntut setiap calon peserta CPNS 2026 untuk melakukan persiapan matang jauh sebelum portal pendaftaran resmi dibuka.
angis Bayi Pecah di Klitikan Pasar Sleman, Ditinggalkan Dalam Kardus Beserta Perlengkapan Bayi

angis Bayi Pecah di Klitikan Pasar Sleman, Ditinggalkan Dalam Kardus Beserta Perlengkapan Bayi

Seorang bayi ditemukan di dalam sebuah kardus di kawasan klitikan Pasar Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (14/8/2026). 
Diasapi Tiga Rider Aprilia saat MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah sebut Performa Ducati Meningkat

Diasapi Tiga Rider Aprilia saat MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah sebut Performa Ducati Meningkat

Aprilia tampil dominan sepanjang MotoGP Inggris 2026 dengan menempatkan tiga pembalapnya di podium utama Silverstone.
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Kasus pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta memasuki babak baru.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
10 Pandangan Kadin Indonesia Menyambut Agenda Besar Presiden Prabowo, Sorot Fundamental Ekonomi hingga Mesin Investasi

10 Pandangan Kadin Indonesia Menyambut Agenda Besar Presiden Prabowo, Sorot Fundamental Ekonomi hingga Mesin Investasi

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan pandangan padat terkait berbagai agenda ekonomi yang disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT