Reaksi Media Jepang soal Sikap Matheus Cunha yang 'Menghibur' Pemain Samurai Biru usai Pamer Gestur 5 Jari
- Instagram @sportcorner_indonesia - @footra_
tvOnenews.com - Kemenangan dramatis Brasil atas Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 ternyata menyisakan cerita menarik di luar hasil pertandingan.
Bukan hanya comeback Selecao yang menjadi sorotan, tetapi juga aksi penyerang Matheus Cunha yang memperlihatkan gestur lima jari setelah peluit panjang dibunyikan.
Momen tersebut langsung mendapat perhatian media Jepang. Soccer King mengulas secara khusus tindakan Cunha sekaligus mengungkap alasan sebenarnya di balik gestur yang sempat memancing berbagai spekulasi di kalangan suporter.
- Instagram @agrandejogada
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit itu, Jepang sebenarnya membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Kaishu Sano pada babak pertama. Namun, pengalaman Brasil berbicara setelah turun minum.
Casemiro berhasil menyamakan kedudukan sebelum Gabriel Martinelli, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol kemenangan pada masa injury time sehingga membawa Selecao menang 2-1 dan melaju ke babak 16 besar.
Tak lama setelah pertandingan berakhir, kamera menangkap Matheus Cunha mengangkat tangan sambil membentuk angka lima dengan jari-jarinya.
Menanggapi peristiwa itu, media Jepang, Soccer King memberikan reaksi tak terduga.
Menurut laporan Soccer King, isyarat lima jari itu merujuk pada lima gelar Piala Dunia yang telah dimiliki Brasil.
Cunha sengaja melakukannya sebagai respons terhadap komentar penyerang Jepang, Kento Shiogai, yang sebelum pertandingan sempat mempertanyakan apakah Brasil masih memiliki kekuatan seperti era kejayaannya.
Dalam wawancara seusai laga, Cunha tidak menampik bahwa aksinya memang ditujukan kepada Shiogai.
"Saya mencoba memprovokasinya. Dia tahu betapa bersejarahnya seragam ini bagi kami, dan betapa banyak usaha dan kesulitan yang telah kami lalui untuk mengenakannya. Jika orang Brasil yang mengatakannya, saya menerimanya. Tetapi ketika seseorang yang bukan orang Brasil yang mengatakannya, itu lebih menyakitkan," ujar Cunha, seperti dikutip Soccer King.
Meski sempat menunjukkan emosinya melalui gestur tersebut, sikap Cunha berubah total begitu pertandingan benar-benar usai.
- Instagram @voguehongkong
Alih-alih larut dalam selebrasi kemenangan, striker Brasil itu justru menghampiri para pemain Jepang yang tampak terpukul akibat kekalahan menyakitkan tersebut.
Perhatian khusus diberikan kepada gelandang Ao Tanaka, yang melakukan kesalahan pada menit-menit akhir sehingga berujung pada gol kemenangan Brasil.
Tanaka terlihat menangis saat pertandingan selesai, sementara Cunha mendatanginya, merangkul bahunya, dan memberikan kata-kata penyemangat.
Soccer King menilai tindakan tersebut menunjukkan sisi lain dari seorang Matheus Cunha.
Di tengah tensi tinggi pertandingan, ia tetap mampu memperlihatkan rasa hormat kepada lawan yang baru saja dikalahkannya.
"Di sisi lain, Cunha melakukan kesalahan fatal yang berujung pada gol kemenangan, dan setelah pertandingan, ia menghampiri gelandang tim nasional Jepang Ao Tanaka yang sedang menangis, merangkul bahunya, dan menawarkan kata-kata penghiburan, menunjukkan dukungannya atas kekecewaan Tanaka," kata Soccer King.
Gestur lima jari Cunha memang sempat menjadi simbol kebanggaan Brasil atas sejarah panjang mereka di Piala Dunia.
Namun, pelukan yang ia berikan kepada Ao Tanaka setelah pertandingan ternyata justru meninggalkan kesan berbeda bagi tim lawan. (asl)
Load more