Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026
- Kolase tvOnenews.com / X @timnasindonesia / Instagram @justinkluivert
tvOnenews.com – Langkah De Oranje dipastikan terhenti secara tragis setelah tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Petualangan Belanda di turnamen akbar ini resmi berakhir pada Selasa (30/6/2026) pagi WIB.
Skuad asuhan Ronald Koeman tersebut dipaksa menyerah lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 2-3 untuk keunggulan Maroko, setelah sebelumnya bermain sama kuat 1-1 sepanjang 120 menit laga berjalan.
Kapten utama Timnas Belanda Virgil van Dijk tidak mampu menyembunyikan rasa heran dan kekecewaan mendalamnya usai didepak Maroko dari panggung Piala Dunia 2026.
- REUTERS
Belanda sebenarnya berada di atas angin dan sempat memimpin lebih dulu pada menit ke-72 lewat gol Cody Gakpo.
Namun, kemenangan di depan mata itu buyar seketika setelah Maroko sukses menyamakan kedudukan di masa injury time babak kedua lewat tandukan maut Issa Diop.
Catatan Mewah Hancur di Babak Tos-tosan
Memasuki sesi tos-tosan, dewi fortuna tampaknya benar-benar memalingkan wajah dari Belanda.
Tiga penggawa mereka, yakni Justin Kluivert, Crysencio Summerville, dan Quinten Timber, kompak gagal menceploskan bola ke dalam gawang Maroko.
Kegagalan Justin Kluivert menjadi sorotan yang paling mencengangkan. Melansir data dari media ternama Belanda, NU.nl, penyerang sayap tersebut sejatinya dikenal sebagai eksekutor penalti yang sangat andal dengan rasio kesuksesan mencapai 88 persen.
Sepanjang kariernya, ia tercatat baru pernah gagal satu kali dari delapan percobaan penalti resmi, sebelum akhirnya catatan impresif itu dirusak oleh kegagalan keduanya di laga hidup-mati ini.
Van Dijk mengaku sangat bingung dengan hasil tersebut, mengingat internal tim sudah melakukan persiapan yang sangat matang khusus untuk menghadapi skenario adu penalti.
"Kami sudah sering berlatih untuk itu (penalti). Namun sayangnya, kami tetap harus tersingkir. Pikiran saya saat ini hanyalah ingin segera menuju ruang ganti untuk melihat kondisi anak-anak," ujar Virgil van Dijk saat diwawancarai oleh stasiun televisi Belanda, NOS, usai laga.
- KNVB dan ANTARA
Load more