Yapping 100 Menit, Marcelo Bielsa Jadi Pelatih Ketujuh yang Lengser Sepanjang Piala Dunia 2026
- REUTERS/Amanda Perobelli
Bielsa bahkan menyebut hanya satu orang yang benar-benar menunjukkan minat terhadap pengalaman dan pengetahuannya. Ia menceritakan sosok seorang insinyur yang datang dari Australia ke Montevideo untuk belajar darinya dan kini telah bekerja di dunia sepak bola Uruguay.
"Dia satu-satunya orang yang saya ingat benar-benar tertarik dengan apa yang saya sampaikan," katanya.
Di penghujung konferensi pers, Bielsa juga menyinggung dua momen yang sempat menjadi sorotan selama Piala Dunia 2026. Salah satunya adalah ekspresi dirinya yang selalu menundukkan kepala ketika kamera televisi FIFA menyorot wajahnya sebelum pertandingan dimulai.
Menurut Bielsa, dirinya memang tidak pernah merasa nyaman berpose di depan kamera sehingga tidak ada maksud tertentu dari gestur tersebut.
Selain itu, ia turut meminta maaf atas sikapnya dalam sesi wawancara televisi setelah Uruguay kalah dari Spanyol. Saat itu, Bielsa terlihat kesal kepada pewawancara sehingga memunculkan berbagai spekulasi.
"Saya ingin meminta maaf. Setelah pertandingan melawan Spanyol, saya diwajibkan memberikan wawancara kepada pemegang hak siar. Mereka memperlakukan momen penuh penderitaan seperti momen kebahagiaan," ujar Bielsa.
Ia mengaku emosinya tidak mampu dibendung karena harus menunggu cukup lama sebelum pertanyaan diajukan, sementara dirinya masih merasakan kekecewaan yang mendalam akibat kegagalan Uruguay.
"Saya bereaksi karena mereka terus menunggu sebelum bertanya, sementara saya sedang diliputi rasa sakit yang luar biasa. Mungkin karena itu saya tidak bersikap sebaik yang seharusnya," tuturnya.
Load more