News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piala Dunia 2026: Kecewanya Pemain Australia Usai Dikalahkan Mesir Lewat Adu Penalti di Babak 32 Besar, Sangat Menyakitkan

Australia harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan cara yang menyakitkan. The Socceroos kalah dari Mesir melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:38 WIB
Pemain Australia, Jackson Irvine di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Kai Pfaffenbach

Jakarta, tvOnenews.com – Australia harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan cara yang menyakitkan. The Socceroos kalah dari Mesir melalui adu penalti pada babak 32 besar, Sabtu (04/07/2026) dini hari WIB.

Laga berlangsung sengit hingga 120 menit tanpa pemenang. Kedua tim bermain imbang 1-1 sebelum pertandingan ditentukan dari titik putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan itu meninggalkan luka mendalam bagi para pemain Australia. Gelandang sekaligus kapten tim, Jackson Irvine, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya.

Menurut Irvine, tersingkir lewat adu penalti menjadi salah satu cara paling berat untuk menerima kekalahan. Namun, ia tetap mengapresiasi rekan-rekannya yang berani mengambil tanggung jawab.

"Kalah lewat adu penalti itu menyakitkan," ujar Irvine, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu.
Ia menilai setiap pemain yang maju sebagai eksekutor layak mendapat penghormatan. Bermain selama 120 menit lalu tetap berani mengambil penalti bukan perkara mudah.

"Tetapi siapa pun yang memiliki keberanian untuk maju dan mengambil bola itu setelah bermain selama 120 menit atau berapa pun durasi pertandingannya, menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa," lanjutnya.

Australia sebenarnya sempat tertinggal lebih dulu dalam pertandingan tersebut. Mesir membuka keunggulan melalui gol Emam Ashour yang membuat The Socceroos berada di bawah tekanan.

Harapan Australia kembali hidup setelah Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan usai.

Saat adu penalti, keberuntungan tak berpihak kepada Australia. Harry Souttar dan Lucas Harrington gagal menjalankan tugas sehingga Mesir menang 4-2.

Irvine meminta publik tidak menyalahkan kedua rekannya tersebut. Menurutnya, kegagalan bukanlah tanggung jawab satu atau dua pemain saja.

"Saya berharap semua orang tetap mendukung mereka dan memberikan dukungan penuh. Sejak awal kami sudah mengatakan bahwa kami memiliki tim juara... kekuatan kami terletak pada tim ini," tegas Irvine.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baginya, solidaritas tim harus tetap dijaga meski hasil akhir mengecewakan. Dukungan kepada pemain yang gagal justru menjadi hal paling dibutuhkan saat ini.

Kekalahan dari Mesir juga memperpanjang catatan buruk Australia di fase gugur Piala Dunia. The Socceroos kembali gagal meraih kemenangan setelah tersingkir pada edisi 2006 dan 2022.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT