Piala Dunia 2026: Ada Andil Tuhan, Pahlawan Kemenangan Mesir Bersyukur Bisa Kalahkan Australia Lewat Drama Adu Penalti
- REUTERS/Hannah Mckay
Jakarta, tvOnenews.com – Kiper Timnas Mesir, Mostafa Shobeir, tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya setelah membawa negaranya melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Ia menyebut keberhasilan itu merupakan buah kerja keras tim sekaligus berkat pertolongan Tuhan.
Mesir memastikan tiket ke fase berikutnya setelah menyingkirkan Australia pada babak 32 besar. Duel sengit itu harus ditentukan melalui adu penalti usai kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Shobeir menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam kemenangan tersebut. Penampilannya di bawah mistar memberi kepercayaan diri bagi rekan-rekannya hingga Mesir akhirnya keluar sebagai pemenang.
"Kami tidak percaya bisa melakukan ini dan mencapai level seperti sekarang," ujar Shobeir, dikutip dari laman resmi FIFA.
Penjaga gawang berusia 26 tahun itu mengatakan seluruh pemain telah memiliki keyakinan sejak awal turnamen. Mereka sepakat untuk tidak menyerah dalam situasi apa pun.
"Sejak hari pertama kami di sini, kami mengatakan kepada satu sama lain bahwa kami tidak akan pernah mundur," lanjut Shobeir.
Mesir sebenarnya mampu membuka keunggulan lebih dahulu melalui gol Emam Ashour. Namun, Australia berhasil menyamakan skor setelah Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri.
Skor imbang bertahan hingga babak tambahan waktu usai. Pemenang akhirnya ditentukan lewat adu penalti yang berlangsung penuh tekanan.
Pada babak tos-tosan, Mesir tampil lebih tenang dibandingkan lawannya. Mohamed Salah dan rekan-rekannya menang 4-2 setelah dua eksekutor Australia, Harry Souttar dan Lucas Harrington, gagal menjalankan tugasnya.
Bagi Shobeir, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Mesir datang ke Piala Dunia bukan sekadar menjadi peserta. Ia menegaskan timnya ingin membuktikan mampu bersaing dengan negara-negara terbaik.
"Tentu saja, Tuhan memberikan kami begitu banyak dan kami sangat bersyukur atas itu. Kami berharap bisa melangkah lebih jauh lagi," ucap Shobeir.
Ia juga memastikan semangat juang Mesir tidak akan berhenti sampai di sini. Menurutnya, seluruh pemain siap berjuang hingga tetes keringat terakhir demi negara dan para pendukung.
"Kami bertarung hingga akhir, begitu juga di pertandingan berikutnya. Bahkan jika harus memainkan lebih banyak laga, kami akan terus bertarung hingga akhir untuk para suporter, negara, dan diri kami sendiri," tegasnya.
Keberhasilan menyingkirkan Australia membuat kepercayaan diri Mesir semakin meningkat. Mereka kini bertekad melanjutkan kejutan di fase gugur Piala Dunia 2026.
Pada babak 16 besar, Mesir akan menghadapi pemenang pertandingan antara Argentina melawan Tanjung Verde. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB.
(sub)
Load more