Sanggah Diintervensi Donald Trump, Presiden Gianni Infentino Pastikan FIFA Bekerja Independen
- instagram Gianni Infantino
"Ya, saya secara rutin membahas berbagai hal terkait Piala Dunia FIFA dengan Presiden Amerika Serikat. Dalam persoalan ini saya memang menerima telepon dari Presiden Donald Trump, sebagaimana saya juga menerima telepon dari kepala negara, pejabat pemerintah, pelaku sepak bola, dan para pemimpin bisnis dari berbagai belahan dunia mengenai banyak isu yang berbeda," ungkapnya.
"Dalam percakapan tersebut saya menjelaskan bahwa ada proses hukum yang sedang berlangsung melalui badan peradilan independen FIFA dan kasus itu akan diputuskan oleh lembaga yang berwenang pada waktunya. Begitulah sistem FIFA bekerja, dan prinsip itu akan selalu saya pertahankan," lanjut Infantino.
Presiden FIFA itu juga mengaku tidak selalu sependapat dengan setiap keputusan yang diambil Komite Disiplin. Meski begitu, ia tetap menghormati hasil keputusan yang telah ditetapkan.
"Saya membaca setiap keputusan Komite Disiplin FIFA ketika sudah diterbitkan. Terkadang saya terkejut. Kadang saya setuju, dan kadang saya juga tidak setuju," katanya.
"Namun yang selalu saya lakukan adalah menghormati keputusan tersebut serta otonomi lembaga yang membuatnya. Apakah secara pribadi kita menyukai suatu keputusan atau tidak, itu tidak relevan. Menghormati lembaga independen dan supremasi hukum adalah hal yang menjaga integritas kompetisi serta kredibilitas FIFA setiap saat," tegas Infantino.
Sebelumnya, Trump mengakui dirinya meminta FIFA untuk meninjau kembali hukuman Balogun setelah mengetahui bahwa kartu merah tersebut membuat striker andalan Amerika Serikat itu harus absen pada laga berikutnya.
"Awalnya saya tidak mengira dampaknya sebesar itu," ujar Trump.
"Kemudian saya mengetahui bahwa itu berarti dia tidak bisa bermain pada pertandingan berikutnya. Saya berpikir, kalau itu terjadi kepada pemain lain pun tetap tidak adil," kata Trump.
Donald Trump menyebut tidak adil jika pemainnya dihukum bahkan sebelum bertanding.
"Ketika tim kehilangan pemain terbaiknya, atau salah satu pemain terbaiknya, lalu dia tidak boleh bermain, itu sangat tidak adil. Menghukum pemain untuk pertandingan yang sedang berlangsung adalah satu hal, tetapi bagaimana mungkin Anda juga menghukumnya untuk pertandingan yang bahkan belum dimainkan? Itu sangat tidak adil. Hal seperti itu tidak boleh terjadi," pungkas Trump.
Load more