FIFA Resmi Tolak Banding Belgia, Donald Trump Akui Hubungi Gianni Infantino Atas Sanksi Kartu Merah Folarin Balogun
- REUTERS/Pedro Nunes
"Tidak ada ketentuan dalam Kode Disiplin FIFA maupun Regulasi Piala Dunia FIFA 2026 yang melarang Komite Disiplin FIFA menggunakan kewenangannya berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA," tegas pernyataan FIFA.
Meski permohonannya ditolak, Federasi Sepak Bola Belgia belum menyerah. Mereka menyatakan hingga kini belum menerima dokumen lengkap yang menjadi dasar keputusan FIFA, termasuk salinan putusan, alasan hukum, maupun laporan wasit.
"RBFA telah menerima keputusan Komite Banding FIFA yang ditandatangani oleh anggotanya, Salman Al-Ansari, yang menyatakan permohonan RBFA tidak dapat diterima dan mengonfirmasi keputusan sebelumnya yang mengizinkan pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun, untuk bermain," tulis pernyataan RBFA.
"Hingga saat ini RBFA masih belum menerima dasar pertimbangan keputusan tersebut maupun informasi yang telah kami minta sejak awal proses ini, yaitu salinan keputusan, alasan yang menyatakan pemain memenuhi syarat bermain, serta laporan wasit. Hal itu merupakan pelanggaran terhadap regulasi FIFA," lanjut RBFA.
RBFA juga mengaku telah memberi tahu Federasi Sepak Bola Amerika Serikat bahwa mereka tetap mempersoalkan kelayakan Balogun apabila namanya masuk dalam daftar susunan pemain.
"Kami telah memberi tahu Federasi Sepak Bola Amerika Serikat bahwa kami menentang status kelayakan pemain tersebut apabila namanya tercantum dalam daftar pemain pertandingan. Dengan demikian, seluruh langkah hukum selanjutnya masih terbuka," tutup RBFA.
Kontroversi ini semakin menjadi perhatian setelah Presiden FIFA Gianni Infantino mengakui sempat menerima telepon dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kasus Balogun. Meski demikian, Infantino menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan badan peradilan independen FIFA.
Sementara itu, Trump mengklaim dirinya hanya meminta agar insiden kartu merah Balogun ditinjau ulang, tanpa mengintervensi hasil akhirnya.
"Yang saya lakukan hanya meminta agar kasus itu ditinjau ulang. Saya tidak mengatakan, 'Kalian harus melakukan ini," aku Donald Trump. (hfp)
Load more