News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Soal Drama Skorsing Balogun, Pelatih Timnas AS Ungkap Penyebab Kekalahan Anak Asuhnya di 16 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar.
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:15 WIB
Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino
Sumber :
  • REUTERS/Ian Walton

tvOnenews.com - Amerika Serikat harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar.

Kekalahan itu terjadi di tengah kontroversi Folarin Balogun yang tetap dimainkan meski sebelumnya menerima kartu merah pada laga sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, FIFA mengizinkan Balogun tampil setelah Komite Disiplin memutuskan tidak memberlakukan skorsing otomatis terhadap sang penyerang.

Pemain Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun
Pemain Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble

Keputusan tersebut memicu perdebatan luas, terlebih setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengaku meminta FIFA meninjau kembali hukuman Balogun.

Meski demikian, FIFA menegaskan keputusan itu tidak dipengaruhi oleh intervensi politik maupun permintaan dari Trump.

Buntut dari polemik tersebut, pelatih TImnas AS yakni Mauricio Pochettino mengaku kecewa karena hal itu menutupi perjuangan timnya sepanjang turnamen.

"Saya sangat frustasi dan sangat kecewa dengan orang-orang yang seharusnya memahami situasi ini," kata Pochettino dikutip dari laman France24.

Ia menuding para kritikus sepakbola mencampuradukkan politik dengan keputusan FIFA tersebut.

Meski begitu, pelatih asal Argentina itu menolak untuk menyebut kontroversi Balogun sebagai penyebab utama timnya tersingkir dari Piala Dunia.

"Saya rasa itu tidak mempengaruhi performa kami, itu bukan alasan, dan kami tidak bisa membuat alasan, ini bukan hari kami." ungkap Pochettino.

Pochettino menilai tugasnya hanya mempersiapkan tim dengan pemain yang dinyatakan layak tampil oleh FIFA.

"Tapi secara pribadi apa intinya? Menghina atau menerima banyak pesan buruk atau ancaman, jika posisi saya adalah 'Saya kepala pelatih, itu aturannya bahwa pemain tersebut boleh bermain'?" lanjutnya.

Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino
Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino
Sumber :
  • REUTERS/Ian Walton

"Posisi saya adalah melatih tim, dan jika Anda memiliki Balogun yang tersedia, karena komite disiplin FIFA mengizinkan Anda untuk memiliki pemain tersebut, itu bukan masalah," kata Pochettino.

"Secara pribadi, saya merasa sangat kecewa dengan terlalu banyak orang." tambahnya.

Balogun, yang telah mencetak tiga gol sepanjang turnamen, dipercaya menjadi starter melawan Belgia, tetapi gagal memberikan pengaruh besar bagi permainan Amerika Serikat.

Pochettino mengakui timnya tampil jauh dari performa terbaik pada laga tersebut.

"Ini adalah hari yang sangat buruk. Ini bukan hari kita, baik secara kolektif maupun individual," kata Pochettino.

"Dan kita perlu menerima bahwa terkadang hal seperti ini terjadi, tetapi dalam turnamen seperti Piala Dunia, ketika itu terjadi, Anda tidak punya kesempatan lain." pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan ini pun membuat Amerika Serikat mengikuti jejak dua tuan rumah Piala Dunia 2026 lainnya yakni Kanada dan Meksiko yang sama-sama tersingkir di babak 16 besar.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 
Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran mengungkap fakta baru terkait kasus TPPO modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat melakukan adaptasi ..
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Manchester United akan menjamu AS Roma dalam pertandingan lanjutan Liga Champions 2026-2027 pekan ini. Sedangkan Calvin Verdonk akan melawat ke Norwegia bersama Lille.
Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. mendapat panggilan perdana memperkuat Timnas Portugal U-17 untuk kualifikasi Euro 2027, sementara sang ayah berpeluang kembali ke timnas.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT