Persiapan Timnas Malaysia Masih Nihil, Media Lokal Pertanyakan Keseriusan Harimau Malaya di Piala AFF 2026
- FA Malaysia
Jakarta, tvOnenews.com - Malaysia menjadi satu-satunya peserta Piala AFF 2026 yang belum melakukan pergerakan sama sekali.
Jangankan untuk mengumpulkan pemain, FA Malaysia belum memutuskan siapa pelatih yang akan mendampingi Tan Cheng Hoe memimpin Harimau Malaya di Piala AFF 2026.
Media Malaysia, Stadium Astro menyebut kondisi tersebut berbeda jauh dibandingkan pesaing lain yang menatap serius kompetisi ini.
"Vietnam, Timnas Indonesia dan Thailand masing-masing telah mengumumkan skuad awal yang nantinya akan dipilih sebagai skuad final jelang turnamen," tulis laporan Stadium Astro, Kamis (9/7/2026).
Bahkan Vietnam sudah lebih dahulu mengambil langkah dengan melakukan pemusatan latihan setelah musim kompetisi 2025-2026 berakhir Juni lalu hingga akhirnya kini berada di Korea Selatan.
"Vietnam bahkan mengambil langkah agresif dengan mengatur tiga laga uji coba di Korea Selatan untuk memantapkan chemistry tim sebelum kick off turnamen," lanjut laporan tersebut.
Sebaliknya, Malaysia masih belum membeberkan rencana persiapan secara resmi. Hal itu memunculkan pertanyaan apakah waktu yang tersisa cukup untuk membentuk tim yang benar-benar siap bersaing di ajang yang kerap disebut sebagai "Piala Dunia Asia Tenggara".
Meski demikian, Stadium Astro menyebut mantan manajer Harimau Malaya, Datuk Kamarul Ariffin, menilai situasi tersebut memang sulit dihindari.
Menurutnya, Piala AFF 2026 berlangsung di luar kalender resmi FIFA sehingga klub-klub tidak memiliki kewajiban melepas pemain ke tim nasional.
Selain itu, kompetisi Liga Malaysia juga masih berada dalam fase pramusim. Banyak klub telah menyusun agenda latihan maupun tur pramusim, termasuk sejumlah tim besar seperti Johor Darul Ta'zim (JDT), Selangor FC, dan Kuching City FC yang memiliki program latihan di luar negeri.
Kondisi itu membuat proses mengumpulkan pemain tim nasional menjadi jauh lebih rumit dibandingkan ketika turnamen berlangsung pada kalender FIFA.
Meski menghadapi tantangan tersebut, Kamarul tetap optimistis pengalaman pelatih kepala Tan Cheng Hoe mampu membawa Malaysia membentuk skuad yang kompetitif dalam waktu singkat.
Ia menilai Tan Cheng Hoe telah membuktikan kapasitasnya ketika sukses mengantarkan Harimau Malaya lolos ke Piala Asia 2023, sehingga diyakini mampu kembali memaksimalkan potensi pemain meski persiapan berlangsung singkat.
Di sisi lain, mantan Chief Executive Officer Kelantan FC, Ahmad Muzakkir Hamid, turut menyoroti kepemimpinan sepak bola Malaysia. Ia menegaskan bahwa tidak ada individu yang memiliki keistimewaan khusus dalam menjalin hubungan dengan FIFA maupun Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Menurut Ahmad Muzakkir, siapa pun yang menjabat sebagai Presiden FAM memiliki akses yang sama untuk membangun komunikasi dengan badan sepak bola dunia maupun Asia.
"Karena itu, hubungan dengan para pemangku kepentingan, baik di tingkat internasional maupun domestik, harus dibangun sebagai kekuatan institusi, bukan bergantung kepada satu sosok tertentu," tulis laporan tersebut.
Stadium Astro pun menantikan gebrakan dari FA Malaysia dan staf kepelatihan dari Harimau Malaya untuk segera merilis nama pemain dan memulai persiapan Piala AFF.
"Upaya mengumpulkan pemain terbaik dan membangun chemistry menjadi faktor penting sejauh mana Timnas Malaysia mampu menjalani Piala AFF 2026," tutup laporan tersebut.
Load more