Lionel Messi Dihantui Kutukan Ranking FIFA Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
- REUTERS Carlos Barria
Jakarta, tvOnenews.com - Peluang Lionel Messi membawa Timnas Argentina mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026 mendapat sorotan setelah muncul catatan statistik yang dianggap kurang menguntungkan. Media asal Argentina menyoroti sebuah fakta menarik yang berkaitan dengan peringkat FIFA menjelang bergulirnya putaran final Piala Dunia.
Argentina dijadwalkan menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Kansas City pada Minggu (12/7/2026) WIB. Tim berjuluk La Albiceleste membidik kemenangan demi menjaga peluang mencetak sejarah sebagai juara dunia dalam dua edisi secara beruntun.
Di tengah ambisi tersebut, TyC Sports mengungkap statistik yang cukup mengejutkan. Sejak FIFA mulai menerbitkan peringkat dunia pada 1992, belum pernah ada negara yang menempati posisi pertama ranking FIFA saat memasuki Piala Dunia mampu mengangkat trofi juara pada akhir turnamen.
Argentina sendiri mengawali Piala Dunia 2026 dengan status sebagai penghuni puncak ranking FIFA. Posisi itu diperoleh setelah skuad asuhan Lionel Scaloni meraih kemenangan 2-0 atas Honduras dan 3-0 atas Islandia dalam laga uji coba sebelum turnamen dimulai.
Kenaikan Argentina ke posisi teratas juga dipengaruhi hasil yang kurang maksimal dari para pesaingnya. Prancis hanya meraih satu kemenangan dan satu kekalahan, yakni takluk 1-2 dari Pantai Gading sebelum mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 3-1. Sementara itu, Spanyol gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang Irak 1-1.
Sejarah menunjukkan bahwa tim dengan status pemuncak ranking FIFA menjelang Piala Dunia selalu gagal menjadi kampiun. Pada Piala Dunia 1994, Jerman datang sebagai peringkat pertama dunia. Namun langkah mereka terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan Bulgaria dengan skor 1-2.
Empat tahun kemudian, Brasil mengawali Piala Dunia 1998 sebagai pemimpin ranking FIFA sekaligus juara bertahan. Akan tetapi, Selecao harus mengakui keunggulan tuan rumah Prancis yang menang telak 3-0 pada laga final.
Kutukan tersebut berlanjut pada Piala Dunia 2002. Prancis yang kembali berada di posisi pertama justru tersingkir lebih awal karena gagal melewati fase grup.
Brasil kembali memasuki Piala Dunia 2006 sebagai tim terbaik dalam ranking FIFA. Meski berstatus favorit, mereka harus menghentikan langkah di perempat final setelah dikalahkan Prancis.
Situasi serupa kembali terjadi pada Piala Dunia 2010. Brasil tetap memegang posisi teratas ranking FIFA, tetapi perjalanan mereka berakhir di babak delapan besar setelah Belanda menang 2-1.
Memasuki Piala Dunia 2014, Spanyol menyandang status sebagai tim nomor satu dunia. Namun juara bertahan itu justru tersingkir di fase grup. Nasib yang hampir sama dialami Jerman menjelang Piala Dunia 2018 ketika mereka datang sebagai pemuncak ranking FIFA, tetapi gagal melaju ke babak gugur.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Brasil kembali memulai turnamen sebagai tim dengan peringkat FIFA tertinggi. Meski demikian, mereka kembali gagal memenuhi ekspektasi setelah tersingkir di babak perempat final. Pada edisi tersebut, Argentina justru keluar sebagai juara dunia meski tidak berstatus sebagai pemuncak ranking FIFA saat turnamen dimulai.
Kini, Argentina kembali menghadapi tantangan yang sama. Status sebagai tim peringkat pertama dunia memang mempertegas kualitas skuad Lionel Messi dan rekan-rekannya. Namun, jika berkaca pada catatan sejarah, posisi tersebut justru belum pernah mengantarkan sebuah negara meraih gelar juara Piala Dunia.
Load more