News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piala Dunia 2026: Respons Thomas Tuchel Usai Bawa Inggris Juara 3, Bungkam Para Pengkritik

Thomas Tuchel akhirnya menjawab semua kritik dengan cara terbaik. Pelatih Timnas Inggris itu membawa The Three Lions finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2026.
Minggu, 19 Juli 2026 - 10:24 WIB
Pelatih Inggris Thomas Tuchel
Sumber :
  • REUTERS/Paul Childs

Jakarta, tvOnenews.com - Thomas Tuchel akhirnya menjawab semua kritik dengan cara terbaik. Pelatih Timnas Inggris itu membawa The Three Lions finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2026.

Dalam laga perebutan tempat ketiga, Inggris memastikan medali perunggu usai menaklukkan Prancis dengan skor dramatis 6-4, Minggu (19/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan di Miami itu menjadi pencapaian terbaik mereka sejak menjuarai Piala Dunia 1966.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tersebut sekaligus menjadi jawaban atas derasnya kritik yang menghampiri Tuchel. Sebelumnya, ia disalahkan setelah Inggris kalah 1-2 dari Argentina di babak semifinal.

Keputusan taktik Tuchel saat menghadapi Argentina menjadi sorotan. Suporter, mantan pemain, hingga media menilai pergantian strateginya menjadi penyebab kegagalan Inggris lolos ke final.

Namun, pelatih asal Jerman itu merasa reaksi yang muncul terlalu berlebihan. Ia bahkan mengaku mendapat perlakuan seolah Inggris tersingkir sejak fase grup.

"Konferensi pers kemarin terasa seperti kami tersingkir di fase grup tanpa meraih satu kemenangan pun," ujar Tuchel, dilansir dari Daily Mail.

Menurutnya, hanya dalam waktu 24 jam suasana berubah drastis. Inggris justru berhasil mencatatkan salah satu pencapaian terbaik dalam sejarah sepak bola mereka.

"Dua puluh empat jam kemudian kami meraih pencapaian terbesar dalam 60 tahun terakhir. Drama setelah kekalahan dari Argentina menurut saya terlalu berlebihan," katanya.

Tuchel menegaskan kritik tidak akan mengubah hasil pertandingan. Baginya, satu-satunya jawaban yang berarti adalah menunjukkan kualitas di atas lapangan.

"Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah merespons di lapangan dan memenangkan pertandingan berikutnya. Selain itu hanyalah pembicaraan," ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan tidak pernah diraih lewat komentar. Seorang pelatih dan pemain harus tetap teguh pada keyakinan mereka.

"Berbicara tidak memberi poin ataupun kemenangan. Anda harus tetap kuat, terus percaya, dan saya senang tim mampu menunjukkan respons yang luar biasa," lanjut Tuchel.

Saat menghadapi Prancis, Inggris sebenarnya sempat tampil sangat dominan. Mereka menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0.

Meski Prancis sempat bangkit pada babak kedua, Inggris mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Skor 6-4 memastikan The Three Lions membawa pulang medali perunggu.

Bagi Tuchel, pencapaian tersebut memiliki arti besar meski bukan trofi juara. Ia berharap para pemain bisa bangga dengan perjuangan yang telah mereka tunjukkan sepanjang turnamen.

Pelatih berusia 52 tahun itu juga percaya Inggris semakin mendekati level tim-tim terbaik dunia. Menurutnya, fondasi yang dibangun selama Piala Dunia 2026 akan menjadi modal penting untuk turnamen berikutnya.

Meski demikian, Tuchel mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Ia menilai Inggris harus lebih tenang saat menghadapi tekanan dan lebih disiplin dalam mengelola pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman pahit saat melawan Argentina hingga duel sengit kontra Prancis akan menjadi bahan evaluasi. Tuchel optimistis Inggris bisa tampil lebih matang ketika kembali bertanding di ajang internasional berikutnya.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Inilah jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. KRL paling pagi tersedia pukul 05:00 WIB dan yang paling malam tersedia pukul 20:30 WIB untuk pengguna Pink Line.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya membawakan kabar yang sangat membahagiakan untuk John Herdman. Sebab, sang bek tengah kini sudah pulih dan kembali bermain.
Jadwal Korea Open 2026, Selasa 3 November: Richie Duta Main, 4 Wakil Indonesia Beraksi

Jadwal Korea Open 2026, Selasa 3 November: Richie Duta Main, 4 Wakil Indonesia Beraksi

Jadwal Korea Open 2026 hari ini Selasa (3/11/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi. Salah satunya Richie Duta Richardo dari nomor tunggal putra.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT