Spanyol Juara Piala Dunia 2026?
- REUTERS/Kacper Pempel
Jakarta, tvOnenews.com – Tim Nasional atau Timnas Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia dari tangan Argentina.
Jangan kesal dahulu. Kemenangan La Furia Roja atas La Albicelestes diungkapkan oleh Superkomputer Opta.
Sebagai informasi, Spanyol kontra Argentina dalam final Piala Dunia 2026 akan digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat (AS) pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Mengutip Opta Analyst, dari 25 ribu simulasi yang dijalankan, La Furia Roja keluar sebagai pemenang dalam 59,6 persen skenario.
Secara agregat, Opta memberi probabilitas juara untuk Spanyol sebesar 59,46 persen, sementara Argentina 40,54 persen.
Partai puncak ini diproyeksikan menjadi adu gaya: pertahanan paling solid milik Spanyol berhadapan dengan lini serang paling eksplosif di turnamen yang dimiliki Argentina.
Keunggulan proyeksi untuk Spanyol tak lepas dari performa mereka sepanjang turnamen.
Tim asuhan pelatih Luis de la Fuente itu tampil rapi, disiplin, dan dominan, serta belum terkalahkan dalam 37 pertandingan internasional.
Di sepanjang Piala Dunia 2026, mereka hanya kebobolan satu gol. Kontrol permainan menjadi ciri La Furia Roja, tercermin dari rata-rata penguasaan bola sekitar 64 persen per pertandingan.
Di level antarkonfederasi, mereka menjuarai Euro 2024 dan mencapai final Liga Negara-negara UEFA, sebelum kalah dari Portugal lewat adu penalti.
Modal lain datang dari laju kualifikasi Piala Dunia yang solid: Spanyol menjadi juara grup tanpa kekalahan. Konsistensi ini menambah bobot proyeksi data yang memihak mereka.
Dari sisi individu, Lamine Yamal menonjol berkat kontribusi 41 gol dan assist di semua kompetisi musim ini bersama Barcelona.
Gelandang Manchester City Rodri kembali bugar, Mikel Merino efisien sebagai pemain pengganti, dan ketajaman Mikel Oyarzabal menambah variasi opsi di depan gawang.
Di kubu seberang, Argentina melaju ke final setelah mengalahkan Inggris dalam pertandingan dramatis.
Timnas asuhan Lionel Scaloni tersebut bertumpu pada pengalaman, mental bertanding kuat, serta peran besar Lionel Messi.
Argentina sempat tersendat di beberapa laga, termasuk saat melawan Tanjung Verde yang memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Meski demikian, produktivitas mereka menonjol dengan total 19 gol dari tujuh pertandingan. Kontras gaya permainan menjanjikan duel klasik di New Jersey.
Load more