Mengapa Rodri Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026? Ini Alasan FIFA Memilihnya Ketimbang Lionel Messi
- Instagram @rodrihernandezbr
Berdasarkan data FIFA, Rodri mencatat:
- 799 operan sepanjang turnamen
- Menjadi pemain dengan operan terbanyak di skuad Spanyol
- Menempuh jarak lari 96,23 kilometer
- Membukukan 414 offers to receive atau pergerakan membuka ruang menerima umpan
- Menjadi penghubung utama antara lini belakang dan lini depan
Sementara menurut data Opta, Rodri juga tampil dominan di sejumlah kategori lain.
Ia menjadi pemain dengan rata-rata 94 operan sukses per 90 menit, mencatat 756 operan akurat selama delapan pertandingan, serta memimpin jumlah operan sukses di sepertiga akhir lapangan dengan 204 umpan dan tingkat akurasi mencapai 91,9 persen.
Pada laga final melawan Argentina, performanya bahkan semakin impresif.
"Di laga final, pemain berusia 30 tahun itu menyelesaikan 101 dari 105 operan, memenangkan 80 persen duel, dan menciptakan dua peluang," tulis FIFA.
Sementara data lain menunjukkan Rodri menyelesaikan lebih dari 100 operan dengan akurasi di atas 95 persen sepanjang pertandingan tersebut.
Pengamat sepak bola Inggris, Jonathan Wilson, menjelaskan bahwa kehebatan Rodri tidak bisa dinilai hanya melalui statistik sederhana seperti gol atau assist.
Menurutnya, nilai terbesar Rodri terletak pada kemampuannya mengontrol ruang.
Alih-alih melakukan aksi individu spektakuler, Rodri selalu berada di posisi yang tepat untuk menerima bola, membuka jalur umpan bagi rekan setim, sekaligus menutup ruang yang ingin dimanfaatkan lawan.
Kemampuan membaca permainan seperti ini sangat sulit diukur menggunakan statistik konvensional.
Inilah alasan mengapa pelatih-pelatih yang mengutamakan penguasaan bola, seperti Pep Guardiola, Luis de la Fuente, hingga Luis Enrique, selalu menganggap gelandang bertipe Rodri sebagai fondasi utama tim.
Dominasi Rodri juga terlihat dari kokohnya pertahanan Spanyol sepanjang turnamen.
La Roja hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan dan mencatat tujuh clean sheet.
FIFA menyebut kerja Rodri di depan empat bek menjadi salah satu faktor utama keberhasilan tersebut.
"Sepanjang turnamen, kerja cerdas Rodri dalam membantu para bek menjadi salah satu faktor yang membuat Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan mereka."
Bahkan berdasarkan data analitik, lawan-lawan Spanyol hanya mampu menghasilkan sekitar 2,37 expected goals (xG) sepanjang turnamen atau rata-rata 0,28 xG per pertandingan.
Load more