Karier Paul Pogba di Eropa Terancam Tamat, MLS dan Arab Saudi Jadi Dua Opsi Masa Depan
- Instagram @paulpogba
tvOnenews.com - Masa depan Paul Pogba kembali menjadi sorotan setelah gelandang asal Prancis itu disebut berpeluang meninggalkan AS Monaco. Meski kontraknya masih berlaku hingga 2027, masalah cedera yang terus berulang membuat masa depannya di Eropa semakin tidak pasti.
Pogba bergabung dengan Monaco tahun lalu dengan harapan bisa menghidupkan kembali kariernya setelah sebelumnya menghadapi skorsing akibat kasus doping serta serangkaian masalah kebugaran.
Saat itu, kepindahannya bahkan sempat memunculkan harapan bahwa Pogba bisa kembali ke level terbaik dan memperkuat Timnas Prancis.
- AP Photo
Namun, kenyataan di lapangan tidak sesuai ekspektasi. Musim lalu, pemain yang kini berusia 33 tahun tersebut lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan. Ia hanya tampil dalam enam pertandingan Ligue 1 dengan total 115 menit bermain.
Bahkan, penampilan terlamanya hanya berlangsung sekitar satu jam ketika Monaco menghadapi Metz pada Mei lalu.
Situasi tersebut belum banyak berubah pada pramusim 2026/2027. Pogba hanya bermain selama 45 menit pada pertandingan uji coba pertama Monaco melawan AS Saint-Priest. Setelah itu, ia kembali mengalami masalah kebugaran ketika harus mengakhiri sesi latihan lebih awal akibat merasakan sakit pada paha kirinya.
Media Prancis, RMC Sport, yang mengutip laporan Nice-Matin, menyebut Pogba semakin berpeluang meninggalkan Monaco sebelum bursa transfer musim panas ditutup.
"Pogba, yang telah dihantui masalah cedera sejak bergabung dengan AS Monaco tahun lalu, semakin mungkin meninggalkan tim setelah kembali cedera musim panas ini," tulis RMC Sport.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai pemutusan kontrak Pogba. Kontraknya bersama Monaco masih terikat hingga 2027.
MLS Jadi Salah Satu Pilihan Pogba
Jika benar-benar meninggalkan Monaco, Pogba diperkirakan akan mempertimbangkan opsi di luar Eropa. RMC Sport menilai peluangnya untuk bergabung dengan klub-klub elite Eropa saat ini cukup kecil mengingat riwayat cedera yang membuatnya kesulitan mendapatkan kontinuitas bermain.
Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat menjadi salah satu destinasi yang paling mungkin.
Bursa transfer MLS sendiri masih terbuka hingga 2 September. Meskipun kondisi fisiknya menjadi perhatian, Pogba masih memiliki daya tarik komersial dan popularitas yang besar di Amerika Serikat.
Namun, persoalan struktur kontrak kemungkinan menjadi faktor penting. Dengan mempertimbangkan kondisi fisiknya, kontrak dengan gaji pokok yang lebih rendah tetapi disertai bonus berdasarkan jumlah penampilan dinilai menjadi opsi yang lebih realistis.
Arab Saudi Juga Masuk Radar
Selain MLS, Arab Saudi juga disebut sebagai salah satu opsi bagi Pogba.
Bursa transfer Arab Saudi dijadwalkan ditutup pada 10 September. Pengalaman Pogba bersama Manchester United dan Juventus serta reputasinya sebagai juara Piala Dunia 2018 masih membuat namanya memiliki nilai jual.
Namun, posisi Pogba di pasar transfer tidak lagi sama seperti beberapa tahun lalu. Cedera yang berulang membuat klub berpotensi lebih berhati-hati sebelum memberikan kontrak besar kepadanya.
Faktor gaji pun diperkirakan menjadi salah satu persoalan utama. Pogba kemungkinan tidak bisa lagi menuntut paket gaji sebesar yang pernah diterimanya pada masa puncak karier.
Karena itu, jika ingin pindah ke Arab Saudi, Pogba disebut perlu mempertimbangkan konsesi terkait besaran gaji.
Terlepas dari ketidakpastian masa depannya di Monaco, situasi tersebut tidak otomatis berarti Pogba akan mengakhiri karier sebagai pesepak bola.
Paul Pogba masih memiliki reputasi besar. Ia merupakan pemain dengan 91 caps bersama Timnas Prancis dan mencetak 11 gol. Salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya adalah membantu Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia.
- INDEPENDENT
Ketika pertama kali bergabung dengan Monaco, kepindahan tersebut dipandang sebagai kesempatan bagi Pogba untuk mengembalikan kariernya ke jalur yang tepat. Namun, setelah hampir setahun, ia justru hanya mencatat enam penampilan dengan total 115 menit dan kembali dihantui cedera.
Pemutusan kontrak dengan Monaco pun hingga kini belum dikonfirmasi. Jika perpisahan benar-benar terjadi, Amerika Serikat dan Arab Saudi menjadi dua tujuan yang paling mungkin.
Untuk Pogba, persoalan berikutnya tampaknya bukan lagi soal nama besar, melainkan seberapa siap kondisi fisiknya dan seberapa besar kompromi finansial yang bersedia ia lakukan demi melanjutkan karier.
Load more