Orang Terpenting Nomor 3 FIFA Resmi Mundur usai Kritik Gianni Infantino soal Jual Saham Piala Dunia
- FIFA
Jakarta, tvOnenews.com - Orang terpenting nomor 3 di FIFA resmi menanggalkan jabatannya setelah melontarkan kritik kepada Presiden Gianni Infantino. Drama setelah niatan penjualan saham Piala Dunia masih bersikulasi.
Infantino tengah berada dalam desakan dahsyat semenjak akhir Juli lalu. Rencananya untuk menjual saham minoritas FIFA kepada investor swasta berujung kepada penentangan oleh banyak pihak.
Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) bahkan berniat membangun kompetisi sendiri bersama dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Amerika Utara (CONCACAF). Hal ini karena mereka tidak percaya lagi kepada FIFA.
Tak berhenti sampai di situ, Infantino bahkan didesak untuk mundur oleh banyak pihak. Namun, masih ada banyak yang menyatakan dukungan kepadanya, termasuk Indonesia, Argentina, dan Meksiko.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan kepercayaannya kepada Infantino. Dia juga mencatut perkembangan Timnas Indonesia selama Infantino menjabat di FIFA.
Namun, kritikan terhadap Infantino telah dilancarkan oleh berbagai pihak. Bahkan, dari dalam tubuh FIFA itu sendiri melalui Kevin Lamour, yang merupakan Chief Operating Officer (COO) alias orang terpenting ketiga di FIFA, menurut laporan dari France 24.
"Sekaranglah saatnya bagi para pemimpin politik sepak bola untuk mengajukan pertanyaan yang tepat kepada diri mereka sendiri dan membuat keputusan yang tepat," katanya, seperti dilaporkan oleh Associated Press pada 31 Juli.
"Jika itu berarti saya kehilangan pekerjaan, maka biarlah. Saya akan memahami dan menghormati keputusan itu. Setidaknya saya akan tidur nyenyak malam ini,” tambahnya.
Pada Senin (17/8/2026) kemarin, FIFA akhirnya mengonfirmasi kepergian Kevin Lamour. Dia meninggalkan jabatannya setelah dua tahun mengabdi.
"FIFA dapat mengkonfirmasi bahwa hubungan kerja antara FIFA dan Kevin Lamour sebagai kepala operasional FIFA telah berakhir pada 17 Agustus 2026," kata juru bicara FIFA kepada AFP, seperti dilansir France 24.
"FIFA mengucapkan terima kasih kepada Kevin atas pengabdiannya selama dua tahun dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya," lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA, Mattias Grafstrom, yang dianggap sebagai orang penting nomor dua di FIFA, beserta mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, yang menjabat sebagai pimpinan perkembangan sepak bola global, menyambut baik keputusan untuk mengakhiri proposal Infantino soal penjualan saham Piala Dunia. (rda)
Load more