Masyarakat Adat Minang Kirim Bantuan Rendang untuk Korban Gempa NTT
Manggarai, tvOnenews.com - Masyarakat Sumatera Barat menunjukkan kepedulian terhadap korban gempa di Nusa Tenggara Timur dengan mengirimkan bantuan berupa Rendang.
Bantuan tersebut dihimpun Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) bersama Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang).
Total bantuan rendang yang ditargetkan mencapai 5 ton dan akan dikirim secara bertahap ke sejumlah wilayah terdampak gempa di NTT.
Pengiriman tahap pertama sebanyak 700 kilogram rendang daging. Makanan tersebut dikemas dalam ukuran 2,5 ons agar lebih mudah didistribusikan kepada warga pengungsi.
Rendang dipilih karena dapat bertahan cukup lama serta mudah disajikan. Pertimbangan tersebut dinilai penting mengingat sebagian wilayah terdampak bencana masih menghadapi keterbatasan fasilitas untuk memasak dan mengolah makanan.
Bantuan tersebut berasal dari donasi masyarakat Sumatera Barat. Pengiriman akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan warga terdampak di sejumlah wilayah NTT.
Sementara itu, sebanyak 388 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan, Lampung, menerima remisi umum dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari jumlah tersebut, 38 warga binaan langsung bebas setelah memperoleh remisi sesuai ketentuan yang berlaku.
Lapas Kelas IIB Way Kanan tercatat memiliki sekitar 630 warga binaan. Pemberian remisi dilakukan setelah seluruh penerima melalui proses penilaian sesuai peraturan perundang-undangan.
Proses tersebut mencakup penilaian dalam sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan untuk memastikan warga binaan yang menerima remisi memenuhi persyaratan.
Remisi diberikan sebagai bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang memenuhi ketentuan selama menjalani masa pidana sekaligus menjadi bagian dari program pembinaan di lembaga pemasyarakatan.