Warisan Lionel Messi Usai Pensiun dari Argentina: 125 Gol hingga Rekor Gila di Piala Dunia
- REUTERS/Agustin Marcarian TPX IMAGES OF THE DAY
Jakarta, tvOnenews.com - Lionel Messi meninggalkan Timnas Argentina bukan hanya dengan sederet trofi bergengsi. La Pulga juga menutup perjalanan internasionalnya dengan berbagai rekor luar biasa yang mengukuhkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia.
Keputusan pensiun membuat kebersamaan Messi dengan La Albiceleste selama lebih dari dua dekade resmi berakhir. Selama periode tersebut, pemain berusia 39 tahun itu berkembang dari seorang wonderkid menjadi figur sentral dalam salah satu generasi terbaik Argentina.
Perjalanan Messi bersama tim senior Argentina dimulai ketika dirinya masih berusia 18 tahun pada 2005. Sejak saat itu, posisinya perlahan tidak tergantikan hingga memainkan pertandingan terakhirnya pada 2026.
Total 207 pertandingan berhasil dikumpulkan Messi sepanjang karier internasionalnya. Dari jumlah penampilan tersebut, mantan bintang Barcelona itu membukukan 125 gol untuk La Albiceleste.
Namun, perjalanan Messi bersama Argentina tidak hanya bisa diukur melalui jumlah penampilan maupun gol. Berbagai kegagalan yang pernah dialaminya pada awal hingga pertengahan karier kemudian dibayar dengan sederet gelar bergengsi.
Piala Dunia 2022 menjadi puncak keberhasilan Messi ketika berhasil membawa Argentina menjadi kampiun di Qatar. Sebelum dan sesudah pencapaian tersebut, La Pulga juga mempersembahkan gelar Copa America 2021 dan 2024.
Berakhirnya karier internasional Messi kemudian meninggalkan sederet catatan individual yang tidak kalah mengesankan. Piala Dunia menjadi panggung tempat sang megabintang menciptakan sejumlah rekor tersebut.
Salah satu pencapaian paling mencolok berkaitan dengan jumlah kemenangan. Messi tercatat merasakan 21 kemenangan sepanjang partisipasinya dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.
Catatan itu menempatkan Messi sebagai pesepak bola dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Rekor tersebut semakin istimewa lantaran dibangun melalui perjalanan panjangnya bersama Argentina dalam enam edisi turnamen.
Tidak berhenti sampai di sana, Messi juga menciptakan catatan unik berkaitan dengan fase pertandingan tempat dirinya mencetak gol. Ia menjadi satu-satunya pemain yang mampu membobol gawang lawan mulai dari fase grup hingga partai final Piala Dunia.
Messi tercatat mampu mencetak gol di fase grup, babak 32 besar, 16 besar, perempat final, semifinal, dan final. Catatan tersebut memperlihatkan konsistensinya memberikan kontribusi ketika Argentina melewati setiap tahapan turnamen.
Pengaruh Messi terhadap perjalanan Argentina juga terlihat dari keberhasilannya membawa La Albiceleste mencapai tiga final Piala Dunia. Tiga kesempatan tersebut terjadi dalam rentang 12 tahun.
Final pertama berlangsung pada Piala Dunia 2014 di Brasil ketika Argentina harus puas menjadi runner-up. Delapan tahun berselang, Messi akhirnya mengangkat trofi setelah membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar.
Messi kemudian kembali memimpin Argentina mencapai pertandingan perebutan gelar pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Dengan demikian, ia membawa negaranya mencapai final dalam tiga edisi Piala Dunia berbeda.
Pencapaian tersebut membuat Messi melewati sederet legenda yang pernah menghiasi turnamen paling bergengsi di sepak bola dunia. Nama-nama seperti Pele, Diego Maradona, hingga Lothar Matthaus berada di belakangnya dalam catatan tersebut.
Usia ternyata juga tidak menghentikan Messi untuk menciptakan sejarah baru pada penampilan terakhirnya di Piala Dunia. Turnamen edisi 2026 bahkan menghadirkan rekor lain yang berkaitan dengan ketajamannya di depan gawang.
Messi menjadi pemain tertua yang mampu mencetak hattrick dalam sejarah Piala Dunia. Rekor itu dibuat ketika dirinya berusia 38 tahun 357 hari.
Tiga gol tersebut dicetak Messi ketika Argentina berhadapan dengan Aljazair pada fase grup Piala Dunia 2026. Penampilan itu sekaligus membuktikan ketajamannya tetap terjaga meski telah mendekati akhir perjalanan internasional.
Piala Dunia juga menjadi panggung yang menegaskan status Messi sebagai pencetak gol terbaik Argentina. Ia menutup kiprahnya di turnamen tersebut dengan koleksi 21 gol.
Jumlah tersebut membuat Messi meninggalkan para legenda La Albiceleste dengan selisih cukup jauh. Gabriel Batistuta berada di belakangnya dengan 10 gol, disusul Diego Maradona dan Guillermo Stabile yang sama-sama membukukan delapan gol.
Sementara itu, Mario Kempes tercatat mengemas enam gol untuk Argentina di Piala Dunia. Gonzalo Higuain berada setelahnya dengan koleksi lima gol sepanjang kiprahnya bersama La Albiceleste di turnamen tersebut.
Tidak hanya produktif mencetak gol, Messi juga meninggalkan rekor dari sisi jumlah pertandingan. Ia tercatat memainkan 34 pertandingan sepanjang enam kali keikutsertaannya di Piala Dunia.
Angka tersebut membuat Messi menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah turnamen. Konsistensinya berada di skuad Argentina selama lebih dari dua dekade menjadi salah satu faktor terciptanya pencapaian tersebut.
Kemampuan Messi menciptakan peluang untuk rekan setimnya pun menghasilkan catatan istimewa lainnya. La Pulga mengakhiri perjalanan di Piala Dunia dengan torehan 12 assist.
Deretan angka tersebut melengkapi warisan Messi setelah memutuskan meninggalkan Timnas Argentina. Ia pergi setelah mengumpulkan 207 penampilan dan 125 gol serta sederet pencapaian yang membuat namanya terus tercatat dalam buku sejarah sepak bola.
Pensiunnya Messi akhirnya menutup perjalanan selama 21 tahun bersama La Albiceleste. Trofi Piala Dunia dan Copa America menjadi warisan kolektifnya, sementara berbagai rekor individual menjadi penanda betapa besarnya pengaruh La Pulga sepanjang karier internasionalnya.
(igp/rda)
Load more