Sindiran Menohok Jorge Jesus kepada Cristiano Ronaldo yang Mundur dari Timnas Portugal: Merasa Paling Hebat
- Liselotte Sabroe/Ritzau Scanpix via REUTERS
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, seakan memberi sindiran menohok kepada Cristiano Ronaldo. Sang megabintang memutuskan mundur dari skuad Selecao das Quinas.
Portugal akan menghadapi Denmark dalam pertandingan ketiga di UEFA Nations League 2026-2027. Duel akan dilaksanakan di Kopenhagen pada Jumat (2/10/2026) dini hari nanti WIB.
Sebelum laga, Ronaldo mengumumkan bahwa dirinya meninggalkan Timnas Portugal. Keputusan ini diambil setelah ada laporan dirinya bentrok dengan pelatih Jorge Jesus, yang mencadangkannya di sepanjang laga dalam kemenangan 2-1 atas Norwegia di Oslo.
Ronaldo mencatut konferensi pers Jesus sebagai alasan dirinya meninggalkan Timnas Portugal. Jesus sendiri membantah adanya masalah dengan CR7.
Namun, mantan pelatih Al-Nassr itu menekankan bahwa ada tantangan terbesar soal menghadapi para pemain yang memiliki ego tinggi. Dia menyebut mereka sebagai para pemain yang menganggp diri hebat.
“Tantangan terbesar? Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah ketika saya memulai karier saya bekerja dengan pemain level bawah. Yang paling sulit adalah pemain level rata-rata yang menganggap diri mereka hebat,” kata Jesus, dilansir dari situs resmi Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).
Jesus menekankan bahwa para pemain hebat memudahkan pekerjaannya. Namun, mereka yang merasa diri paling hebat adalah orang-orang yang sulit diajak kerja sama.
“Dengan pemain hebat, semuanya mudah. Mereka lebih memahami permainan, apa yang diinginkan pelatih. Semuanya lebih mudah. Yang sulit adalah mereka yang menganggap diri mereka pemain hebat, tetapi merekalah yang paling sulit untuk diajak bekerja sama," sambungnya.
Jesus juga mengatakan bahwa ada kesulitan untuk mengasah beberapa teknik, seperti serangan bola mati ofensif. Namun, mereka telah berupaya meningkatkan kualitas bola mati saat bertahan.
"Kami punya sangat sedikit waktu untuk berlatih. Ada momen-momen yang bahkan belum saya latih, seperti set piece ofensif,” katanya.
“Saya memberi tahu mereka, apa yang biasa kalian lakukan, lakukanlah. Secara defensif, di situlah kami banyak bekerja. Tetapi secara ofensif saya belum melatihnya, merekalah yang akan memutuskan, mereka akan melakukan apa yang telah mereka lakukan," tukas Jesus.
Pada saat ini, Portugal sendiri sukses memuncaki klasemen sementara Grup A4 berkat dua kemenangan di UEFA Nations League. Selain menaklukkan Norwegia, Portugal juga menang 1-0 atas Wales, ketika Ronaldo bermain dan mencetak gol yang dianulir. (rda)
Load more