Cristiano Ronaldo Tak Keberatan Dihukum Federasi Portugal usai Mendadak Tinggalkan Tim Nasional
- Cornelius Poppe/NTB via REUTERS
Jakarta, tvOnenews.com - Cristiano Ronaldo menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan untuk dihukum Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). Hal ini merupakan dampak dari keputusannya meninggalkan Timnas Portugal.
CR7 menjadi bahan perbincangan publik selama periode internasional kali ini. Dia meninggalkan klub setelah pertandingan melawan Norwegia ketika dirinya tidak dimainkan sama sekali.
Kemudian, Jorge Jesus menyinggungnya dalam konferensi pers di Kopenhagen, tepat sebelum laga kontra Denmark. Sang megabintang pun memutuskan untuk hengkang seiring dengan pernyataan Jesus dalam momen tersebut.
Pada Selasa (6/10/2026) malam, Ronaldo merilis pernyataan untuk menjelaskan situasinya. Portugal sendiri sudah menyelesaikan laga-laganya pada jeda internasional ini usai menaklukkan Norwegia dengan skor 2-1 di Estadio do Dragao pada Senin (5/10/2026) dini hari WIB.
Ronaldo menjelaskan bahwa dirinya merasa dikhianati oleh Jesus dalam dua momen. Namun, dia menyadari bahwa tindakannya meninggalkan tim nasional layak mendapatkan hukuman.
Sesuai aturan FPF, seorang pemain yang meninggalkan tim nasional bisa dilarang tampil selama sebulan atau hingga enam bulan. Sang penyerang berusia 41 tahun menyadari bahwa dirinya bukan pemain yang kebal hukuman, terlebih karena dia merupakan kapten.
“Meskipun saya telah sepenuhnya melanggar janji pelatih, seperti yang dapat dibuktikan oleh mereka yang menyaksikan percakapan tersebut, saya seharusnya tidak melakukannya. Tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya,” kata Ronaldo dalam pernyataannya.
“Saya sekali lagi meminta maaf kepada rakyat Portugal, tetapi pelanggaran janji telah memberikan dampak yang sangat besar bagi saya. Saya merasa bahwa, sejak saat itu, keberadaan saya hanya akan merugikan tim, dan saya melakukan apa yang selalu saya katakan akan saya lakukan jika saya merasa tidak berguna: saya mengemasi barang-barang saya dan pergi,” tambahnya.
“Konsekuensi dari tindakan saya ini harus dinilai dan dihukum oleh Federasi Sepak Bola Portugal. Saya memahami bahwa hukuman tersebut tidak boleh memiliki faktor yang meringankan. Saya bukan sembarang pemain; saya adalah kapten tim, dan itu merupakan faktor yang memberatkan,” sambungnya.
Selain itu, Ronaldo juga menegaskan bahwa dirinya tetap bersedia kembali ke Timnas Portugal. Setelah masa hukumannya selesai nanti, dia bersedia melakoni setidaknya satu laga lagi untuk berpisah.
Load more